
Wildan dan Anton adalah orang yang sangat bisa membedakan masalah pribadi dengan masalah perusahaan, seperti saat ini dimana Anton yang tau jika Alvaro sudah menuju rumah orang tuanya pun baru saja mengirim file yang bisa saja di buka saat rapat dewan direksi tadi.
" aku bisa saja mengirim file ini pada seluruh anggota dewan direksi saat rapat jika aku ingin membuat kamu malu, tapi aku masih mempunyai perasaan dan aku hanya ingin kamu tau bagaimana busuknya ayah yang selama ini kamu banggakan dan akhirnya sifat itu juga menurun padamu "
Begitulah isi pesan yang tiba tiba saja masuk ke dalam ponselnya yang masih di pegang oleh Bu Natasha.
" pah, kenapa papa sampai membunuh ayah hanya demi harta ?" tanya Bu Natasha saat mengingat isi file yang pertama dimana di sana ada video cctv bagaimana pak Alexander sengaja melepas alat bantu nafas pak Wilson setelah berhasil menandatangani surat peralihan harta warisan.
" apa papa tidak percaya sama ayah kalo ayah akan menyerahkan semuanya untuk kita ?" tanya Bu Natasha yang masih bersuara lembut.
" jawab pah... " ucap Bu Natasha yang sudah tidak bisa mengontrol emosinya.
" APA SALAH AYAH, JAWAB " bentak Bu Natasha karena pak Alexander masih memilih bungkam.
" lalu apa salah mommy hingga papa tega mengkhianati mommy ? " tanya Bu Natasha yang sudah ambruk di hadapan suaminya yang tak memberikan jawaban dari setiap pertanyaan yang iya berikan.
" bangun mom " ajak Alvaro yang tak tega melihat mommy nya seperti itu.
" kenapa papamu sangat tega sama mommy !!" ucap Bu Natasha yang di bantu berdiri oleh Alvaro putranya.
" papi khilaf jika tentang wanita itu " ucap pak Alexander membuka suara.
" papi di jebak hingga akhirnya wanita itu hamil anak papi " ucap pak Alexander saat mengingat malam yang iya lalui bersama dengan saudara Clarisa hingga akhirnya membuahkan hasil.
" dan clarisa tau jika papi menikah dengan kakaknya " ucap pak Alexander yang sudah tak ingin menutupi apapun lagi.
" apa itu benar Clarissa ?" tanya Alvaro yang merasa sudah di khianati oleh sahabat sekaligus teman terdekatnya.
" maaf Al.. Aku terpaksa " ucap Clarisa yang tak ingin Alvaro marah padanya.
" SUDAH CUKUP " teriak Bu Natasha yang tak ingin mendengar apapun lagi baik dari suaminya maupun dari Clarisa.
__ADS_1
" dan untuk kamu " tunjuk Bu Natasha pada Clarisa.
" pergi kamu dari rumah ini dan jangan pernah muncul lagi di hadapan ku maupun Alvaro putraku " ucap Bu Natasha yang sudah tidak ingin melihat wajah Clarisa lagi karena memang wajah Clarisa sangat mirip dengan wajah saudaranya yang ternyata sudah merusak rumah tangga nya selama ini.
" Tante tidak bisa melakukan itu sama Clarisa " ucap clarisa yang tak ingin semua usahanya menjadi sia sia setelah berhasil memisahkan Alvaro dengan Nanda.
" bagaimana dengan anak yang ada dalam kandungan Clarisa jika Clarisa berpisah dengan Alvaro ?" tanya Clarisa menjadikan anak sebagai alasan untuk bisa terus berada di samping Alvaro.
" apa kamu yakin jika kamu hamil ? Dan apa anak itu benar benar anak Alvaro ?" tanya Bu Natasha yang tak ingin membiarkan Clarisa terus berada di sekitar nya.
" mommy tenang " ucap pak Alexander mencoba mendekati istrinya yang sudah lebih dari dua puluh lima tahun menemaninya selama ini.
" LEPAS, JANGAN SENTUH MOMMY " ucap Bu Natasha sambil menjauh dari pak Alexander seolah tak rela di sentuh oleh suaminya lagi.
" mulai saat ini papi keluar dari rumah mommy dan mommy mau kita berpisah " ucap Bu Natasha yang sudah tak bisa menerima semua yang sudah di lakukan suaminya padanya.
" apa mommy serius dengan yang mommy katakan ?" tanya pak Alexander yang seolah tak ada beban jika dirinya berpisah dengan istri yang selama ini menemaninya.
" baiklah, papi akan menceraikan mommy hari ini juga dan asal mommy tau jika semua harta peninggalan ayah Wilson sudah Atas nama papi dan mommy tak memiliki hak apapun di dalam nya " ucap pak Alexander yang kini berubah bak lintah penghisap darah.
Degg
Bu Natasha dan Alvaro sampai tak percaya jika papi yang selama ini mereka jadikan teladan dan panutan bahkan mereka anggap bisa melindungi mereka dari semua yang ingin menghancurkan keluarga nya kini bisa melakukan hal sekejam itu bahkan pada anak dan istrinya sendiri.
" terserah kalian mau menganggap papi apa, tapi papi lah pemilik semua harta yang selama ini kita tempati dan kita miliki " ucap pak Alexander yang kini sudah berbalik meninggalkan anak dan istrinya yang masih tak percaya dengan semua yang di ucapkan pak Alexander.
" PAPI NGGA BISA MELAKUKAN ITU SAMA MOMMY " teriak Bu Natasha yang tak terima apa yang selama ini orang tuanya perjuangkan di ambil begitu saja oleh laki laki yang tak lain adalah suaminya sendiri.
" TERSERAH " ucap pak Alexander membatu dan tetap meninggalkan semua yang ada di sana.
" mom " Alvaro yang tak tega melihat ibunya yang terlihat sangat terpukul pun langsung menarik ibunya dalam pelukannya.
__ADS_1
" kita akan pergi kemana Al " ucap Bu Natasha di sela sela tangisnya.
Alvaro pun melihat ke arah Clarisa yang masih diam di tempat nya meski tadi sempat di usir oleh Bu Natasha.
" kita akan tinggal di apartemen Clarisa mom " ucap Alvaro memutuskan sepihak bahkan tanpa persetujuan dari Clarissa.
Jika di rumah Alvaro sedang terjadi drama besar bahkan kini sudah terbongkar kebusukan yang selama ini tersimpan rapi oleh pak Alexander, lain halnya dengan Nanda yang kini sudah bersiap menuju pengadilan agama untuk memasukan gugatan perceraian nya dengan Alvaro.
" kamu sudah yakin bukan ?" tanya Wildan yang tak ingin jika Nanda nanti kembali goyah saat bertemu dengan alvaro di pengadilan nanti.
" sudah kak, bahkan setelah sidang perceraian Nanda dan alvaro selesai Nanda baru akan mengajukan peninjauan kembali kasus kecelakaan yang di alami ayah dan bunda agar papi Alexander bisa membayar semua yang sudah iya lakukan " ucap Nanda tapi tatapannya mengarah ke jalanan yang seperti sedang berlari mendekatinya.
" lalu setelah itu apa yang akan kamu lakukan " tanya Wildan antusias, Nanda pun melihat sekilas ke arah Wildan yang juga sedang menatap padanya.
" apa ? mungkin mengurus perusahaan dengan benar dan berusaha memajukan perusahaan agar bisa lebih berkembang lagi " ucap Nanda yang malah memberi jawaban tidak seperti yang di harapkan Wildan.
" apa kamu tidak ingin menikah lagi ? Tanya Wildan yang sontak saja membuat Nanda terbatuk mendengar kata menikah.
" uhhukkk uhhukk "
" kenapa ? Apa kamu tidak mau membuka lembaran baru bersama orang yang baru ? "
" maaf bukan orang yang baru tapi dengan orang yang sudah kamu kenal tapi dengan status yang baru "
✍️✍️✍️ duh Wildan kamu tuh melamar atau apa sih kok ngga jelas amat ngomongnya !!🤭🤭 apa Nanda mengerti arah pembicaraan Wildan ? Dan bagaimana jawaban yang akan Nanda berikan dari pertanyaan yang Wildan utarakan ?
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi update nya
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak biar R-kha lebih semangat lagi update nya
Love you moreee 😘😘😘
__ADS_1