Mission Of Love Struggle

Mission Of Love Struggle
#LEON DANIEL


__ADS_3

"Jadi...?"


..FLASHBACK ON.. (PERTEMUAN ALEXA & ANDRIAN)


"akh... Ka..kak Leo kau ja...ha..t" kata seorang gadis dengan terbata. Ia adalah Alexa, mata bulatnya yang selalu memancarkan kecerian itu dengan kejam nya redup di renggut oleh pengkhianatan kekasih nya sendiri.


Perlahan dan perlahan... Mata bulat yang indah itu tertutup. Yang ditanggapi tawa senang oleh Leo sang kekasihnya.


Sungguh Leo telah menganggap Alexa telah menutup mata untuk selamanya, yang berarti dia telah mengira Alexa sudah mati akibat tembakan yang sengaja ia lakukan dan mengenai punggung Alexa.


Tanpa mamastikan lebih lanjut, Leo pergi meninggalkan Alexa yang tergeletak begitu saja dari gedung tua dan terletak jauh dari orang, yang ia hias sedemikian rupa untuk mengelabui Alexa.


Malam itu tepat malam valentine. Malam yang penuh cinta, malam yang sangat romantis bagi para pasangan yang di gundrung kasmaran.


Leo mengajak Alexa untuk makan malam romantis di gedung tua itu. It's okey Alexa happy, dia tidak merasa takut atau curiga.


Karena gedung tua itu telah Leo hias dengan cantik dan begitu elegan. Tanpa ia tahu bahwa ada maksud tertentu dalam itu semua.


Sampai waktu tragedi itu terjadi, Leo menembak Alexa begitu saja saat Alexa menolak keras untuk ia sentuh.


Brengsek, pencundang, monster iya itu ada di dalam diri seorang Leon daniel.


Dan ternyata Alexa belum meninggal kan dunia yang kejam ini begitu saja, ia hanya berpura-pura. Setelah ia memastikan Leo benar-benar sudah pergi.


Alexa mencoba berdiri dan berjalan keluar, dengan tertatih-tatih ia berjalan seorang diri dengan tujuan entah kemana.


Alexa meminta tolong namun tidak ada orang pun di sana.


Sampai akhir nya mobil sedan bmw putih berhenti di depan Alexa.


Orang yang berada di mobil itu keluar dan ternyata seorang pria, dia adalah Andrian.


"hei... Kau kenapa? Mari aku akan membawa mu kerumah sakit" tanpa menunggu jawaban dari Alexa, Andrian mengangkat ala bridal dan menengkurap kan nya di kursi penumpang.


Andrian segera menancap gas menuju rumah sakit terdekat namun Alexa tidak mau.


"Jangan aku tidak mau kesana, bawa aku ke tempat sepi, ku mohon bawa aku" rancau Alexa dengan mata terpejam menahan sakit nya.


"lalu bagaimana dengan luka mu?" kata Andrian dan menepi kan mobil nya.


"Obati saja secara sembunyi, ku mohon" Lirih Alexa lalu pingsan.


Andrian semakin bingung sekaligus panik melihat Alexa sudah tidak berkutik. Tanpa mengindahkan perkataan Alexa tadi, ia segera menancap gas secepat mungkin dan


membawa kerumah sakit milik keluarga nya.


...


Dua hari setelah Alexa koma, akhir nya ia sadar juga dan menjadi histeris saat mengetahui ia berada di rumah sakit.


Andrian yang mendengar itu terbangun dari tidur nya di atas sofa.


"Kau sadar, hei tenang kenapa kau berteriak" panik Andrian.


"Bawa aku jauh-jauh dari keramaian ini, tolong bawa aku. Bantu aku untuk pergi dari keramaian ini ku mohon" raung Alexa menarik-narik tangan Andrian.


"Kau jangan banyak bergerak, jahitan mu bisa terbuka" khawatir Andrian. Andrian memencet tombol untuk memanggil dokter.


mendengar perkataan Andrian, Alexa seketika diam. But... mulut nya selalu meminta ingin pergi dari keramaian.


Dokter datang dan memeriksa kondisi Alexa yang masih lemah dan masih harus di rawat. Mendengar itu Alexa kembali meraung ingin pergi.


Andrian bingung kemana Alexa harus ia bawa.


"emm bagaimana kalau di apartemen ku, di sana lumayan sepi" tawar Andrian dan di tanggapi gelengan oleh Alexa.


"di villa?" tawar Andrian lagi tapi masih si tanggapi gelengan.

__ADS_1


"bagaimana kalau di hutan yang di ujung kota itu?"


"apakah di sana ada rumah?" Alexa sedikit tertarik mendengar itu.


"heum" Andrian menganguk ragu.


"aku sengaja membangun itu untuk..." Andrian menggantung ucapan nya.


"untuk?" beo Alexa.


"Rahasia" jawab Andrian dengan menjawil hidung Alexa.


"baiklah aku memilih tinggal di hutan saja, tidak apa-apa kan?"


"no promblem"


"siapa nama mu" kata Alexa.


"Andrian... and you?" Andrian mengulurkan tangan nya.


"Alexa" Alexa menyambut uluran tangan Andrian.


...


"kau bisa melakukan apapun di sini dan di luar juga ada dua bodyguard untuk menjaga mu, tenang saja mereka tidak akan macam-macam dengan mu" jelas Andrian.


Mereka sudah berada di rumah dalam hutan setelah beberapa hari ini Alexa menyelesaikan rawat jalan nya di apartemen Andrian.


"kak andri kau boleh menyuruh pulang para bodyguard itu, aku tidak perlu" ujar Alexa, ia hanya ingin sendiri, belajar mandiri dan belajar menjadi kuat.


"apa kau tidak takut?"


"tidak" jawab Alexa yakin.


"baiklah, aku akan sering mengunjungi mu apabila tidak ada kesibukan. Semua fasilitas juga lengkap termasuk bahan-bahan makanan, kau bisa memasak nya." kata Andrian.


"dan ini ponsel untuk mu, untuk menghubungi ku apabila ada hal mendesak, di sini juga sudah tersedia jaringan"


"tidak masalah, saling membantu itu hal wajar. Aku pulang dulu baik-baik ya disini" pamit Andrian.


"hati-hati kak andri"


"hem"


Tinggalah Alexa sendiri di tengah hutan, di tengah hati nya yang gudah memikir kan keluarga nya yang mungkin syok atas ketidak adaan diri nya.


"Huh" Alexa membuang nafas kasar.


"So ... goodbye all of them and goodbye Leo, thank you for the wound you gave.


(Jadi... Selamat tinggal semua nya dan selamat tinggal leo terimakasih atas luka yang kau berikan)" lirih Alexa.


Air mata yang selama ini jarang terlihat, menjadi meluncur dengan begitu mudah nya.


..FLASHBACK OFF..


"sejak dari itu aku mengenal kak andri. Kak andri adalah malaikat tak bersayap yang telah tuhan kirim kan untuku. Sekali lagi terimaksih kak andri" ujar Alexa menatap Andrian dengan tersenyum tulus.


"ah...tidak masalah" kata Andrian malu-malu dan meleparkan pandangannya kearah lain.


Rajendra dan Rico yang melihat tingkah Andrian yang malu-malu menjadi geli sendiri, biasanya si Andrian ini hanya bisa malu-maluin.


"aku jadi mengerti sekarang tentang arah curhatan Alexa dahulu" batin Rajendra.


"tapi nama kekasih alexa itu sama dengan nama yang di selalu di sebut dia" batin Rajendra lagi.


"kiranya DIA siapa yang di maksud Rajendra?"

__ADS_1


"apa sekarang kau masih mencintai manusia singa itu?" tanya Rajendra pada Alexa.


"manusia singa apa yang kak Rajen maksud?" bingung Alexa.


"Mungkin maksud rajendra si leo" timpal Andrian.


"ouwhh" Alexa menganggukan kepala nya.


"hem tidak tau" Alexa mengangkat bahu nya acuh.


Rajendra menaikan sebelah alisnya mendengar jawaban Alexa.


"sudah-sudah sebaik nya alexa menjelaskan pertemuan nya dengan rajendra"


"it~~" ucapan Alexa terpotong oleh Rajendra.


"aku berjalan kehutan lalu bertemu dengan Alexa, setelah nya Alexa ingin ikut dengan ku, yasudah done" jelas Rajendra dengan begitu simple. So Rajendra cukup menjelaskan intinya saja.


"sesingkat itu kah" ujar Andrian mengerutkan alis nya.


"yes. Yasudah Alexa mari kembali, aku sudah banyak membuang waktu berharga ku di sini" Rajendra berdiri dan menarik tangan Alexa.


"Kau sangat perhitungan dengan waktu rajen, sebentar lagi mari kita ngoobrol dulu" ujar Andrian mencegah Rajendra pergi, bukan lebih tepat nya ia masih ingin bersama Alexa.


"lalu apa masalahmu" ketus Rajendra.


"Tidak ada, kau sudah banyak memiliki uang untuk apa lagi terlalu kau ladeni pekerjaan mu" ujar Andrian.


"Lalu perusahan ku bangkrut, bagaimana dengan perusahaan ayah mu?" Rajendra menaikan sebelah alisnya.


"Hehe, yasudah pulang sana cepat" sekarang Andrian malah mengusir Rajendra.


"Rico ayo" kali ini Rajendra tidak lupa dengan Rico.


"iya tuan besar. Tuan andrian saya pamit"


"Eh rajen tunggu dulu, siapa yang akan membayar pesanan ini" kata Andrian


"Aku rasa kau tak miskin, lagian itu kau sendiri yang memesan aku tidak" setelah itu Rajendra meninggalkan Andrian dengan Alexa yang dia gandeng dan tak lupa di iringi oleh Rico.


Saat menuju parkiran Alexa mendengar percakapan pasangan yang melintas di samping mereka.


"kamu mau makan apa by"


Suara itu suara yang sangat familiar di telinganya, suara yang dulu sangat ia sanjung, sekarang menjadi suara yang sangat ia benci sungguh sangat benci.


Untuk memastikan Alexa berbalik untuk melihat apakah benar-benar orang itu atau bukan.


"Shit"


ternyata memang benar orang itu, walau membelakangi tapi Alexa sungguh kenal betul dengan punggung dan perawakan nya.


Rajendra yang merasa ada hal aneh dengan tatapan Alexa pada pasangan yang barusan melintas di samping mereka bertanya.


"Siapa dia?"


"dia...?


●●●


**TBC GUSY...


Like, komen, favorite and vote♡


✤✤✤**


***MISSION OF LOVE STRUGGLE

__ADS_1


Selasa 1 juni 2021●Teluk Kepayang.


LICH❣***


__ADS_2