Mr. Anthony & His Lady Zee

Mr. Anthony & His Lady Zee
Gejolak hati


__ADS_3

Ovan masih merenung di dalam ruang pribadinya di rumah sakit, hari ini dia ada jadwal oprasi dan dia sangat tidak bersemangat karena perasaannya yang sedang kalut antara menghubungi Azel atau menunggu Azel yang menjelaskan sendiri. Dalam hati kecilnya dia sangat rindu dengan Azel, dia ingin memeluk Azel dan mencari ketenangan, namun disisi lain dia sangat kecewa dengan Azel yang dengan mudahnya menuduh dirinya melakukan penyerangan tanpa meminta penjelasan terlebih dahulu. Dia benar- benar tidak bisa berkonsentrasi hingga akhirnya menyerahkan tanggung jawab oprasinya pada dokter Sam sang dokter senior juga kerabat ayahnya.


“uncle Sam, tolong gantikan aku untuk oprasi 3 jam lagi, aku sedang tidak bisa berkonsentrasi”


“apa karena masalah hati Van?”


“yaa seperti itulah uncle, mohon kerja samanya”


Setelah berkata demikian Ovan bergegas pulang kerumah dan menemui Daddy juga adiknya untuk membahas masalah penyerangan tersebut.


Di ruang kerja Sean Anthony


“ada apa Van? Kenapa kau lesu seperti itu?” tanya Sean


“ada sedikit masalah dad, dan ini berimbas pada hubunganku dengan Azel”


“masalah penyerangan itu maksudmu bang?” tebak Dicky

__ADS_1


“yes, dan ada pihak yang menjadi dalang dari semua ini” jelas Ovan


“baiklah aku mulai mengerti sekarang, kalian bertengkar gara- gara kau di tuduh oleh Azel telah melakukan penyerangan dengan menurunkan anak buahmu dan juga aku?” Dicky mulai mengerti akar masalahnya karena dia sudah di beritahu hal ini oleh James sebelumnya


“daddy akan membantumu mencari dalang penyerangan itu, istirahatlah dan tenangkan hatimu” Sean angkat bicara dan meminta Ovan beristirahat


Setelah Ovan pergi, Sean dan Dicky kembali membahas tentang penyerangan yang membuat hubungan Azel dan Ovan renggang.


“dad, sepertinya dalang penyerangan ini dari musuh lama kita, dan juga musuh Azel”


“sepertinya begitu son, tapi kita tidak boleh gegabah untuk hal ini, kita harus menyelidikinya”


“ya pergilah, daddy juga ada urusan”


Mereka berdua membubarkan diri dan melakukan kegiatan masing- masing. Dicky pergi menemui Bastian karena yang perlu dia bahas dengan Bastian, Dicky dan Bastian adalah teman semasa SMA dulu, oleh sebab itu ketika Azel hilang dan tiba- tiba berada dalam keluarga Anthony dia tidak segan untuk datang bahkan mengancam, hubungan mereka memang dekat sejak dulu.


“Dick, apa yang ingin kau bahas, aku tidak punya waktu”

__ADS_1


“jangan seperti orang sibuk Bas, aku tau kau hanya sibuk untuk mengejar cinta Ele”


“sudahlah ****, aku harus memperjuangkan cintaku demi bastian junior agar kau punya pekerjaan untuk mengasuh anakku nanti”


“dasar gila!, oke aku hanya ingin membahas masalah yang membuat dua hati menjadi gundah, apa kau menemukan sebuah petunjuk?”


“tidak! Aku hanya tau kalau Drak Blood adalah pelakunya. Dan tentang Azel juga bang Ovan sepertinya mereka punya rencana sendiri, ini sangat aneh jika di perhatikan secara serius Dick”


“benar, abangku yang bucin akut pada Azel tiba- tiba menjauhi Azel bukankah ini sangat tidak wajar? Dan Azel juga demikian tiba- tiba tidak mau berhubungan dengan abang dan tidak mengabari keluargaku sama sekali”


“kita harus cari solusi ****, aku tidak ingin ini menjadi pemicu perpisahan hubungan mereka, aku ingin mereka tetap bersama”


“kita harus mengahdirkan James juga karena dia adalah orang kepercayaan abang, kita akan melaksanakan penyatuan mereka dengan rencana yang kita susun bertiga nanti”


“yasudah kau atur waktu untuk kita bertemu lagi, aku harus pergi menemui pujaan hatiku,,,”


“pergilah akan ku kabari nanti”

__ADS_1


Dicky dan Bastian akhirnya berpisah, Bastian segera pergi menemui untuk berkencan dan ini berkat Azel yang mau membujuk Ele untuk mau berkencan dengan Bastian.


__ADS_2