
Satu bulan setelah kedatangan Gerry
Azel tengah sibuk merias diri untuk makan malam bersama keluarga Arnold, sedangkan Ovan sudah uring- uringan karena Azel akan makan malam bersama keluarga Gerry dan terlihat cantik, Ovan tidak rela gadisnya akan di pandang memuja orang lain, meskipun tau kalau Azel tidak akan berpaling namun Ovan takut kalau Azel di jebak oleh keluarga licik tersebut.
“babe, apa kau yakin untuk datang menemui keluaga Gerry Arnold? Bagaimana kalau mereka menjebakmu?” khawatir Ovan yang sedang memperhatikan Azel di depan meja rias
“aku yakin Van, tenanglah tidak akan terjadi apa- apa padaku, jangan berlebihan begitu”
“aku hanya khawatir babe, harusnya dulu aku tetap melarangmu, kau tau seperti apa keluarga Arnold?”
“ya aku sangat tau Van, tenanglah,, semua akan baik- baik saja” Azel terus berusaha untuk menenangkan dan membujuk Ovan hingga akhirnya Ovan menyerah dan membiarkan Azel pergi bersama Gerry
Gerry sudah menunggu Azel di ruang tamu sejak beberapa menit yang lalu, setelah Azel dan Ovan turun Gerry langsung berdiri dan membungkuk hormat pada Ovan.
“selamat malam gadis manis, selamat malam tuan Anthony”sapa Gerry ketika Azel dan Ovan sudah berada di hadapannya.
“selamat malam tuan Arnold” jawab Azel ramah sedangkan Ovan hanya mengangguk.
“bisa kita berangkat sekarang nona?”
“mari kita berangkat, bukankah kita hanya memiliki waktu satu jam lagi?” setuju Azel
__ADS_1
Akhirnya mereka berangkat dan tak lupa pengawal bayangan yang dikirim Ovan juga ikut berangkat.
Di kediaman keluarga Arnold
“pa, apa kau yakin kalau Gerry akan datang bersama wanita?” tanya Seren ibu Gerry
“dia akan datang bersama wanita ma, 5 menit lagi mereka sampai” jawab Hamizan Arnold
Dan benar saja 5 menit kemudian Gerry dan Azel datang
“selamat malam pa, ma Gerry sudah membuktikan kalau Gerry memiliki kekasih sesuai permintan kalian perkenalkan namanya Zee Zee Winston”
“selamat malam Zee, benarkah kau kekasih bocah kurang ajar ini? Jangan membohongi aunty”
“benar aunty,”
“baiklah, sini sayang duduk di sebelah aunty, kita makan malam bersama”ucap Seren seraya menepuk kursi di sebelahnya
Akhirnya mereka semua makan malam bersama dengan hangat dan tenang,tidak ada obrolan sedikitpun dan tidak ada rasa canggung, namun Hamizan memperhatikan tingkah Azel dan Gerry, dia merasa ada kejanggalan dengan sikap anaknya itu, dan dia juga merasa tidak asing dengan gadis yang dibawa anaknya,hingga akhirnya setelah makan Hamizan mengajak Gerry dan Azel untuk berbicara.
“Gerry katakan pada papa yang sebenarnya!” ucap Hamizan setelah mereka masuk di ruang kerja Hamizan
__ADS_1
“apanya pa?” Gerry pura- pura tidak paham
“jangan berpura- pura bodoh atau papa akan benar- benar menuruti mama mu”
“ya ya.. seperti yang papa duga, aku dan Zee tidak ada apa- apa kami hanya sebatas teman dan aku menganggapnya sebagai adik”
“nona Zee, bukankah kau anak dari tuan Edgar Winston?” pandangan matanya beralih menatap Azel
“benar uncle, uncle mengenal daddy?”
“ya uncle mengenalnya namun bukan sebagai kawan namun sebagai lawan, maafkan uncle jika ini melukai hatimu”
“tidak uncle, Zee juga bukan bagian dari keluarga Winston lagi”
“jadi rumor itu benar? Kau boleh menganggap uncle sebagai papa mu, dan jangan mau membantu bocah ini lagi jika kau tak mendapat imbalan yang sesuai”
“papa! Kenapa jadi mengajari dan mendukung Zee untuk minta imbalan pada Gerry?” sahut Gerry tak terima
“karena kau bocah tengik yang tak tau terimakasih Gerry!, dan nona Zee ingat jangan mau membantu tanpa imbalan atau kau akan rugi”
Azel tidak menjawab lagi, dia hanya mengangguk dan tersenyum pada Hamizan, suasana menjadi hangat dengan beberapa obrolan ringan dan kini waktunya Gerry mengantarkan Azel pulang, Azel berpamitan pada ibu dan ayah Gerry kemudian bergegas pulang karena ada bayi besar yang menunggunya. Bayi besarnya pasti sudah uring- uring tidak jelas di rumah dan kekacauan akan terjadi, benar saja ketika Azel sampai di rumah kekacauan benar- benar terjadi, Ovan marah- marah tidak jelas pada pelayan dan penjaga yang berada di rumah sedangkan pengawal yang di kirim juga tak luput dari amukan singa jantan pencemburu itu. Azel melihat itu hanya geleng- geleng kepala dan meminta penjaga untuk kembali bekerja dan pelayan untuk membereskan kekacauan yang di buat Ovan, sedang Ovan sendiri sudah menempel manja pada Azel gadis kesayangannya dan penyebab kekacauan yang Ovan buat tentunya.
__ADS_1