
Ovan dan Azel masih sibuk di ruang pribadi Azel untuk membahas sesuatu yang penting, namun di luar markas terjadi kegaduhan karena kedatangan tamu tak di undang. Hingga akhirnya Mike memberanikan diri untuk melapor pada lady kesayangannya.
“lady di luar ada tuan Gerry yang memaksa masuk”
“biarkan dia masuk Mike, sambut dengan baik”
Tak lama Gerry masuk dengan senyum mengembang,
“ selamat siang gadis manis, seperti inikah sambutanmu?”
“apa yang kau inginkan tuan? Aku tidak punya banyak waktu” jawab Azel datar
“kau selalu saja manis seperti biasa, aku dengar kau mencari dalang kerusuhan kemarin, aku akan dengan senang hati membantumu”
__ADS_1
“membantuku? Cih, apa kau pikir aku bodoh tuan?” decih Azel
“oh ayolah, aku bersungguh- sungguh, aku bisa membantumu dengan mudah, aku tau setiap kelemahannya dan aku juga siap menurunkan pasukanku” Gerry bernegosiasi
“apa imbalannya?”
“tak banyak, berpura- puralah jadi kekasihku 2 jam saja di depan orang tuaku agar aku tak di jodohkan”
“satu jam, tidak akan terjadi hal yang merugikanmu, aku jamin itu”
Ketika Azel hendak mejawab, sang pawang muncul dengan muka sangarnya, siapa lagi kalau bukan si posesif Ovan.
“jaminan apa yang kau berikan tuan hingga kau berani melibatkan kekasihku?” tanya Ovan dengan tatapan tajam
__ADS_1
“selamat siang tuan Anthony, sungguh keberuntungan bertemu dengan anda, anda adalah idola saya” Gerry berdiri lalu membungkuk hormat, tidak ada ada seringai licik
“begini tuan, nona Zee hanya satu jam bersama saya untuk saya kenalkan kepada orang tua saya, agar mereka tidak menjodohkan saya dengan gadis ular, hanya sekedar makan malam biasa, nona Zee tidak akan terseret untuk waktu selanjutnya, dia akan aman dengan berbagai penjagaan ketat, setelah satu jam itu nona Zee tidak terikat lagi dengan apapun jadi hidup nona Zee kembali normal” jelasnya dengan sungguh- sungguh
“apa jaminannya Zee bisa tetap tenang dan aman?” tanya Ovan
“nyawa saya, seluruh anak buah saya dan seluruh yang saya miliki”
“oke deal! Berikan aku informasi secepatnya” putus Azel
Gerry sangat bahagia mendengar hal itu, dia bergegas pergi untuk mengambil seluruh informasi yang diinginkan Azel dan dia bertekad untuk tetap membantu Azel tanpa permintaan dan sepengetahuan Azel. Meskipun Gerry juga mafia tapi dia tidak pernah mengusik Azel dan Ovan sedikitpun bahkan dia sangat mengidolakan tuan muda Anthony yang menurutnya sangat cocok menjadi panutan. Gerry selalu memanggil Azel dengan sebutan gadis manis karena ketika pertemuan pertamanya Azel terlihat sangat manis dan menggemaskan meskipun waktu itu sedang berkelahi untuk menolong Gerry yang di serang musuh. Sejak saat itu Gerry selalu mencari tahu tentang Azel dan melindungi Azel namun saat Azel tiba- tiba hilang Gerry menggila, dia mencari ke berbagai negara hingga hampir putus asa, ketika Azel kembali muncul di depan publik sebagai bagian dari keluarga Anthony, Gerry sangat bahagia dia bahkan sempat mengucapkan terimakasih pada tuan besar Anthony karena sudah menjaga Azel. Bagi Gerry Azel seperti adik kandungnya sendiri yang selalu terlihat manis meskipun Azel selalu dingin padanya.
Setelah kepegian Gerry Ovan dan Azel kembali ke ruang pribadi Azel dan meneruskan pembahasan yang tertunda. Meneruskan penyusunan rencana untuk melumpuhkan musuh. Karena musuh yang di hadapi kali ini adalah musuh dari masalalu Azel dan ada kaitannya dengan keluarga Anthony, jadi mereka tidak boleh gegabah dalam mengambil tindakan dan harus menyusun rencana dengan matang. Hanya Ovan dan Azel yang tau rencana besar ini dan anggota inti lainnya hanya akan mengetahui sebagian rencana tersebut, tentu saja Azel dan Ovan mengantisipasi akan adanya pengkhianat dalam kelompok, bukan tidak mungkin anggota inti yang sangat bisa dipercaya akan melakukan pengkhianatan. Dan Azel juga sudah menyiapkan penutup telinga ketika nanti Bastian mengomel karena dia tidak di beri tahu rencana besar secara utuh, meskipun Bastian takut terhadap Lady dan Master nya itu namun tetap saja mulutnya yang tidak memiliki rem itu akan mengomel seperti emak- emak komplek.
__ADS_1