Mr. Anthony & His Lady Zee

Mr. Anthony & His Lady Zee
Bastian Hilang


__ADS_3

Peperangan terus terjadi hingga markas rusak hampir 50 persen di bagian depan dan samping kanan, Azel belum juga datang sedangkan Niel sudah hampir tumbang karena kehilangan banyak darah tapi beruntungnya ada bala bantuan yang datang tepat waktu hingga peperangan di menangkan oleh pihak Niel.


“tuan apa anda masih bisa bertahan?” tanya salah satu dari pihak yang membantu


“aku masih sanggup bertahan, bantu aku mengeluarkan peluru dari lengan ku” Niel menjawab dengan lemah


“baik tuan, maafkan kami yang terlambat, kami harus menunggu persetujuan pimpinan kami dahulu sebelum membantu anda” sesal pria itu


“tidak apa- apa, sungguh aku berterimakasih pada kalian, mungkin aku dan anak buahku akan habis di tangan mereka jika kalian tidak datang, siapa pimpinan kalian?”


“maafkan kami tidak dapat memberitahu anda tuan, tapi nanti anda akan tahu karena pimpinan kami akan datang”


“baiklah, tolong cari keberadaan Bastian”


“baik tuan, saya permisi”


Setelah kepergian pria tersebut Niel perlahan memejamkan matanya, dia sangat lelah dan juga lemas karena kehilangan banyak darah, namun baru beberapa menit dia terpejam dia kembali terjaga karena Lady nya datang dengan keadaan yang tak kalah kacau. Ternyata Azel sudah sampai saat markas di serang saat dia akan membantu anak buahnya dia melihat Bastian dibawa pergi musuh, tentu saja dia langsung mengejar namun sayang Bastian sudah dibawa pergi dan Azel tak bisa mengejar karena di hadang oleh musuh.


“Niel, are you oke?”

__ADS_1


“I’m oke Lady, but.. Bastian menghilang, maafkan aku Lady”


“no, ini bukan salahmu Niel, sepertinya target musuh memang aku dan Bastian”


“dokter Sam akan datang Niel, beristirahatlah dulu, aku harus menemui sesorang”


“baik Lady, kita di bantu oleh seseorang dan pimpinan mereka akan kemari, and thank’s Lady”


“kau kakak ku, sudah sewajarnya aku memperhatikanmu”


Azel bergegas menemui seseorang, dia adalah orang yang membantu melawan musuh siapa lagi jika bukan Gerry. Gerry diam- diam menaruh anak buahnya untuk menjaga markas dan Azel, hanya untuk membantu ketika ada penyerangan seperti tadi tidak ada maksud lain. Gerry sudah menunggu Azel di atap markas.


“terimakasih Gerry kau sudah membantu kami”


“anak buah Anthony? Kapan mereka mengetahui penyerangan ini? Dan siapa yang memberitahu mereka?”


“mereka datang ketika anak buahku sudah mengalahkan musuh dan tepat ketika Bastian dibawa pergi musuh Zee”


“siapa yang memimpin mereka?”

__ADS_1


“tuan James Zee, tuan muda Anthony sepertinya juga mengalami penyerangan ketika dalam perjalanan kemari”


“oh my, kenapa mereka jadi terlibat”


Gerry tidak lagi menjawab dia sedang berfikir dan menyusun strategi juga menunggu anak buahnya memberi kabar, kali ini dia benar- benar tidak mendapatkan jejak sedikitpun hingga dia kesulitan mencari pelaku, dia juga harus memastikan agar Azel tidak ikut turun untuk mencari Bastian, ini berbahaya dia takut Azel adalah target utama dan Bastian hanya di jadikan sebagai umpan agar Azel keluar. Sepertinya ada pihak yang memanfaatkan renggangnya hubungan Azel dan Ovan hingga dia berani melakukan penyerangan secara terang- terangan dan langsung seperti ini, penyerangan juga dilakukan pada Ovan ketika akan menolong Azel meskipun Ovan tidak terluka dia cukup kualahan mengahadapi musuh yang tidak seimbang.


Di sebuah bangunan tua


Seorang pria sedang menghubungi seseorang untuk melaporkan keberhasilannya membawa Bastian ke markas mereka dengan keadaan utuh tak kurang apapun dan hanya sedikit luka di tubuhnya


“saya sudah menangkap tuan Julien dalam keadaan hidup, saat ini dia berada di penjara bawah dan belum sadar”


“......”


“baik, akan saya laksanakan. Anda tenang saja”


Setelah memutuskan panggilan pria itu segera menemui Bastian dan memerintahkan anak buahnya agar memberi pelayanan yang layak untuk Bastian juga tidak ada yang boleh membuka suara dan menyentuh Bastian sedikitpun. Mereka harus menjaga dan melayani Bastian dengan baik sesuai perintah boss, jika tidak maka nyawa menjadi taruhannya.


“kau orang yang baik tuan, aku tidak memiliki masalah denganmu namun sayang kau harus aku jadikan sandera”

__ADS_1


Setelah mengucapkan itu pria itu bergegas pergi untuk memberi laporan secara langsung tentang tangkapan besarnya tersebut. Dia harus berhati- hati karena tiga kelompok besar sedang mengincarnya saat ini.


up nya lambat 😭 sedang ada kendala di dunia nyata author 🙏🙏 yok support yok... like yookk ❤❤❤


__ADS_2