
Niel dan Ray tidak berani melangkah karena nyawa Mike dan James ada di tangan pria tersebut. Benar- benar tidak ada yang berani menolong keempat orang tersebut karena tau siapa yang mereka hadapi, dia adalah Sean Anthony ayah dari Ovan dan Dicky. Siapapun pasti akan memilih diam dan menuruti ucapannya karena setiap yang diucapkan akan benar- benar di lakukan. Niel dan Ray benar- benar tidak menyangka tuan besar Anthony akan melakukan hal tersebut,
“apa maksudnya ini tuan besar Anthony?” tanya Niel dingin
“kau pasti tau apa maksudku tuan Niel, ternyata tanpa bekerja keras aku dapat melumpuhkan kalian dan kalian datang untuk menyerahkan nyawa” jawab Sean tenang
“Dad? Apa ini? Ada apa dengan daddy?” tanya Ovan sambil bersedekap
“dad menginginkan Dark Angel lenyap Van, dad tidak suka di ganggu apalagi melihatmu dekat dengan Zee”
“are you serious dad?!”
Tidak ada jawaban dari Sean, namun dengan kejam Sean menendang juga menginjak Mike dan James yang sedari tadi berlutut di depannya. Setelah melakukan hal tersebut dia menghampiri Azel dan juga Dicky yang sudah tergeletak tak berdaya.
“ternyata hal yang mudah untuk melumpuhkanmu Zee, hanya tergores begini saja kau sudah tak mampu berdiri, hahaha” ucap Sean dengan tertawa mengejek
“dan kau juga ternyata sangat lemah anak sialan!” tendang Sean pada Dicky
Setelah melakukan hal tersebut Sean memerintah anak buahnya untuk membawa Dicky dan Azel ke ruang bawah tanah.
“bawa mereka ke ruang bawah tanah!” titah Sean
__ADS_1
“baik King!”
Di ruang bawah tanah
Azel dan Dicky di tempatkan di ruangan yang berbeda namun mereka sama- sama diikat dengan besi pada tangan dan kakinya. Dicky di obati dan jahit luka bekas tusukan pedangnya, Azel juga demikian. Saat ini Sean berada di ruangan Dicky,
“siram dengan air dingin!”
Anak buah Sean langsung menyiram Dicky dengan air dingin dan benar saja hal itu dapat membuat kesadaran Dicky kembali.
“D- Dad... Daddy disini? Lepaskan ikatan ini dad tolong” pinta dicky ketika melihat Sean di depannya
“memohonlah tuan muda, memohonlah hingga mengeluarkan air mata darah, hahaha” ucap Sean mengejek
Sean tidak menjawab pertanyaan Dicky namun malah meminta anak buahnya untuk mencambuk Dicky dengan cambuk bergerigi, teriakan demi teriakan Dicky terdengar menggema dalam ruangan tersebut, perlahan darah mulai menetes dari punggung Dicky dan luka jahitan di perutnya pun kembali terbuka, satu jam berlalu hingga Dicky sudah tak sadarkan diri akibat rasa sakit yang dia terima.
Sedangkan di ruangan Azel perlakuan yang dia dapat juga tak kalah mengerikan, Azel memang tidak di cambuk namun dia mendapat luka sayatan belati di seluruh tubuhnya. Tidak ada teriakan atau air mata dari Azel, dia hanya berdiri dengan tenang sambil sesekali meringis ketika luka yang dia dapat terkena air lemon (dari pada cambuk bergerigi air lemon lebih menyiksa ya dear)
“ternyata Lady Zee sangat tangguh” ucap Sean ketika masuk ke ruangan Azel
“ini tidak seberapa tuan!” jawab Azel sambil menyeringai
__ADS_1
“kau nikmati tubuhnya hingga dia memohon ampun dan tak berdaya!” tunjuk Sean pada salah satu anak buahnya
Pria yang di tunjuk tersebut hanya mengangguk tanpa menjawab, setelah pria tersebut mendekati Azel Sean keluar bersama anak buahnya yang lain hingga menyisakan Azel dan pria itu saja. Azel tak bergeming ketika pria itu semakin mendekat dan membuka bajunya, bahkan ketika pria itu merobek baju Azel dengan kasar pun dia masih tidak bergeming, segala yang dilakukan pria itu benar- benar tidak bisa membuat Azel memohon sama sekali meskipun di perlakukan dengan kasar dan dinikmati berulang- ulang dia tetap diam seperti patung. Hingga akhirnya pria itu lelah dan memutuskan untuk berhenti sebentar, selama satu hari satu malam Azel benar- benar dinikmati pria tersebut hingga organ intimnya membengkak bahkan mengeluarkan sedikit darah. Dan mungkin akan terus berlanjut hingga Azel memohon.
Di tempat lain
“tuan, Dark Angel dan Dark Blood berperang dan berakhir dengan kekalahan sang Lady di tangan tuan besar Anthony” lapor sang asisten
“kau sudah menyelidiki kebenarannya?”
“sudah tuan, ini bukti- buktinya”
Setelah melihat bukti- bukti yang di berikan oleh sang asisten, akhirnya dia memberi perintah untuk melakukan penyerangan pada dua markas tersebut karena tau jika kedua markas tersebut sedang kacau dan pemimpin mereka juga sedang sibuk dan lengah, tidak sia- sia dia bekerja sama dan mengeluarkan uang banyak untuk tuan besar Anthony. Benar apa yang di katakan Ovan bahwa ketika mereka melakukan perang tangkapan besar akan muncul, namun sayang sesuatu yang tidak terduga malah terjadi diantara mereka, sesuatu yang tidak di rencakan dan sesuatu yang sungguh merugikan malah menimpa, Ovan tidak pernah menyangka jika ayahnya akan melakukan hal kejam seperti itu. Selama ini dia mengira ayahnya benar- benar baik dan merestui hubungannya dengan Azel, tapi ternyata semua itu hanya kedok belaka bahkan ayahnya dengan tega menyiksa Dicky yang selama ini selalu patuh.
Pria itu benar- benar akan melakukan penyerangan pada Dark Angel dan Dark Blood dia harus memanfaatkan kesempatan emas ini, dan otomatis dia akan menduduki kasta tertinggi dalam dunia mafia karena dua mafia terkuat telah takluk di tangannya.
***
nah loh siapa lagi ini yang memanfaatkan Sean Anthony sehingga Sean Anthony kalap seperti itu?
ceritanya emang sedikit muter ya dear meskipun mungkin gaada kejutan tapi konflik mereka akan segera selesai kok, dan untuk adegan Azel dan pria suruhan Sean sengaja di buat seperti itu ya biar ga di tolak sama editor 🙏
__ADS_1
see you next eps dear.. 🥰🥰🥰