Mr. Anthony & His Lady Zee

Mr. Anthony & His Lady Zee
Cinta Bastian dan rencana untuk lady


__ADS_3

Bastian Julien Xavier adalah pria berperawakan sempurna, tubuh tinggi tegap, kulit putih bersih, hidung mancung dan memiliki mata sipit khas Asia, dia adalah campuran dari Korea dan Amerika namun wajah Korea ayahnya lebih dominan. Dia besar dalam keluarga yang berkecukupan bahkan dapat dikatakan Bastian adalah anak Sultan namun dia lebih memilih untuk hidup mandiri dan bekerja dalam perusahaan orang lain. Bastian awalnya bekerja di perusahaan keluarga Winston milik ayah Azel namun karena sebuah masalah dalam keluarga Azel yang melibatkan perusahaan hingga dia memilih untuk keluar dan mengikuti Azel karena dia tau Azel adalah orang yang layak untuk di jadikan pimpinan dan Azel memiliki kemampuan yang luar biasa, Azel juga orang yang harus dilindungi karena dia tau kalau keluarga Azel tidak akan melepaskan Azel begitu saja. Bastian terus menemani Azel dan Uncle Albert hingga Azel mendirikan sebuah perusahaan dan juga mendirikan organisasi Mafia, jadi bukan hal yang mengejutkan jika hubungan Azel dan Bastian terlihat sangat dekat. Bastian sejak pertama bertemu Azel sudah menggapnya sebagai adik jadi tidak ada cinta antara mereka, Bastian sejak dulu selalu menutup rapat hatinya karena dia menganggap cinta adalah hal yang merepotkan dan akan menghambat pekerjaannya saja. Hingga suatu hari dia bertemu dengan Eleonora ketika sedang menemani Azel dalam sebuah pertemuan petinggi beberapa perusahaan besar dan kebetulan Ele adalah anak dari salah satu petinggi yang mewakili ayahnya, disitulah awal cinta Bastian di mulai.


Bastian terus berusaha untuk dapat menaklukan Ele yang sedingin es, hingga dia selalu meminta Azel untuk membantu (yaaa Bastian memang payah wkwkwk). Seperti saat ini dia dapat bertemu dengan Ele juga berkat bantuan Azel.


“ehm, halo Ele..” sapa Bastian


“halo tuan Bastian” jawab Ele


“ayolah jangan formal begitu”


“ya ya, ada apa Bas?”


“aku hanya ingin berdua denganmu, apa tidak boleh? Oh ayolah Ele, aku mencintaimu, benar- benar mencintaimu, aku tidak bercanda kali ini”


“aku butuh waktu Bas, meskipun kau mencintaiku namun aku belum bisa menerima cintamu”


Meskipun Ele dapat melihat guratan kekecewaan di wajah bastian namun dia tetap belum bisa menerima cinta tulus Bastian, ada sesuatu yang membuat Ele bertahan dengan kesendiriannya, ada sesuatu yang Ele tutupi dari semua orang. Keheningan menghampiri mereka, mereka sibuk dengan pemikiran masing- masing untuk beberapa waktu hingga Ele membuka percakapan lag.


“oh ya Bas, aku dengan ada masalah antara Azel dan Ovan, apa kau tau tentang hal ini?”


“iya, memang sedang ada masalah diantara mereka, dan kau tau Ele aku membenci perpisahan terutama antara mereka berdua. Aku bingung harus bagaimana untuk membuat mereka bersatu”

__ADS_1


“kita harus punya rencana yang matang Bas untuk menyatukan mereka, mereka sama- sama keras kepala dan memiliki gengsi yang besar”


“lalu apa rencanamu Ele?”


“kita satukan mereka dengan beberapa langkah, meskipun ini cukup ekstrim namun aku pikir ini akan berhasil, aku akan mengambil bagian melalui bisnis dan proyek, lalu kau melalui yang lain, kau tentu tau kan apa yang aku maksud?”


“lantas aku harus melakukan penyerangan begitu maksudmu?”


“yaa bisa seperti itu atau kita gunakan orang lain sebagai umpan agar mereka tak terluka”


“baiklah aku mengerti dan aku akan menjalankan itu secepatnya!”


“kau mau ku antar?”


“tidak, aku sudah di jemput”


Ele melambaikan tangan sambil tersenyum pada Bastian dan tentu saja hal ini membuat Bastian melayang diangkasa, untuk pertama kalinya Ele tersenyum manis pada Bastian dan untuk pertama kalinya Ele bersikap manis pada Bastian. Setelah ini Bastian akan memasak untuk Azel sebagai bentuk kebahagiaanya, dan dia akan memasak setiap hari agar di bantu terus oleh Azel (dasar licik kau Bas!)


Dan benar saja Bastian langsung memasak untuk Azel ketika sampai di markas, tidak perduli Azel ada atau tidak yang penting dia memasak dulu. Ketika bastian sedang asyik memasak tiba- tiba Duuaarrr... markas di serang musuh, Bastian panik dan segera melihat keadaan luar


“tuan, markas di serang! Gawat... banyak anak buah kita yng tumbang karena tidak memiliki persiapan hanya tuan Niel yang memimpin pasukan” lapor Mike

__ADS_1


“sial! Siapkan senjata, kita harus melawan mereka dan aku akan mengabari Lady”


“eh dimana Lady Mike?” sambung Bastian


“beliau sedang menuju kemari tuan”


Bastian hanya mengangguk kemudian bergegas menyiapkan senjata namun tidak lupa dia mengamankan masakannya.


Dor dor dor


Bastian menembak pada musuh yang hendak menyerang Niel, dia juga menembak kepala penembak jitu yang menargetkan Mike, timah panas melintas dengan cepat dan berhasil melukai lengan Niel, Bastian buru- buru mengejar sang penembak. Aksi tembak- tembakan dan kejar- kejaran terus terjadi antara Bastian dan orang yang menembak Niel, hingga mereka menemui jalan buntu, mereka berkelahi tanpa senjata tajam namun sret paha Bastian tergores cukup dalam, beberapa musuh sudah mengepung mereka, tentu saja ini akan menyulitkan Bastian karena dia sendirian tanpa senjata.


“apa kau takut tuan Julien? Lihat kau bagai domba yang di kepung srigala”


“hahaha.... kau bilang takut? Tentu saja aku takut.. lihatlah aku sudah gemetar”


“bedebah! Serang dia!”


Perkelahain satu melawan lima tak terhindarkan namun ketika Bastian hampir menang, tiba- tiba dia tertembak dan tumbang saat itu juga


“sial! Apa ini, kenapa tubuhku terasa mati” ucap bastian sebelum akhirnya menutup mata

__ADS_1


__ADS_2