Mr. Anthony & His Lady Zee

Mr. Anthony & His Lady Zee
Rencana Baru


__ADS_3

Azel kembali ke markas dengan terburu- buru karena harus segera menyusun rencana dengan Niel dan anggota lainnya untuk penyelamatan Bastian. Dia tidak akan menuruti ucapan Mr. A untuk melepaskan Bastian begitu saja.


“Niel hubungi Gerry dan Anthony!”


“baik lady”


Setelah kepergian Niel, Azel menghubungi Sean untuk mengatur pertemuan rahasia bagi mereka berdua, Sean mengiyakan dan menentukan waktu serta lokasinya. Sean dan Azel memiliki rencana tersendiri untuk menyelematkan Bastian dan hanya mereka berdua yang tau tentang rencana tersebut.


“lady, tuan Gerry akan kesini saat makan siang dan tuan Anthony akan kesini nanti malam setelah melakukan operasi”


“baik, kau boleh istirahat Niel”


Niel pamit undur diri setelah mendapat perintah dari Azel, tubuhnya sangat lelah dan dia sangat lapar saat ini. Dia akan mencari restoran dan mencarikan Azel makanan dan beberapa camilan sehat. Namun saat dia sedang di restoran menunggu pesanannya datang, dia tidak sengaja mendengar percakapan seseorang dan suaranya terdengar tidak asing.


“apa kau sudah melaksanakan tugasmu?” tanya pria berpakaian hitam


“tugas yang mana? Tugasku terlalu banyak tuan, untuk memasang chip penyadap di ruangan lady sudah aku laksanakan, untuk menyampaikan surat ketika penyergapan tadi malam sudah aku laksanakan namun untuk memberikan foto Bastian belum terlaksana” jawab pria berpakaian santai


“segera laksanakan! Taun besar tidak suka menunggu!”


“baik tuan, saya permisi”


Niel mulai berpikir keras untuk mengingat pemilik suara tersebut, lapar membuatnya tidak dapat megingat dengan cepat dan dia benci hal itu. Dia memilih tidak mengikuti orang tersebut dan hanya mengirimkan percakapan tadi pada Azel dan dia melanjutkan makan.


Di ruangan Azel


“Zee, ini informasi yang kau minta, kita sedang di sadap saat ini jadi aku tidak bisa berbicara secara langsung” tulis Gerry pada pesan singkat


“ya aku tau, ikuti aku kita bahas di tempat lain”


Gerry tidak membalasnya dan segera bergegas keluar dari ruangan Azel yang kemudiaan di ikuti Azel di belakangnya. Mereka menggunakan mobil masing- masing menuju apartemen baru Azel, disana lebih aman dari pada di tempat Azel yang lain.


“masuklah bang, disini aman bahkan sangat aman”


“yes Zee, ah nyaman sekali tapi aku haus Zee”

__ADS_1


“ambil sendiri bang! Jangan manja”


Setelah Gerry kembali dengan nampan penuh cemilan dan minuman barulah Azel membahas informasi yang di berikan Gerry.


“jadi dia adalah Alan Andreas? Tapi aku tidak mengenalnya bang”


“apa kau yakin tidak mengenalnya? Dia adalah fans mu sejak remaja Zee, lebih tepatnya fans rahasia”


“what? Ah tapi aku lupa siapa dia, tapi tunggu dia menggunakan nama Andreas di belakangnya, bukankah itu nama keluarga Zean mantan kekasihku?”


“yes, dan dia adalah saudara kembar Zean yang tidak di ketahui siapapun”


“oh my, thank you bang.. selebihnya akan aku baca nanti, aku ingin istirahat”


“ya isitirahatlah, aku akan ke club”


“jangan sembarangan memilih wanita bang”


“ya aku tau gadis manis”


Setelah berkata demikian Gerry segera keluar dari apartemen Azel namun tidak lupa mencuri ciuman di pipi Azel dan segera berlari keluar sebelum dia di hajar Azel.


“halo babe, how are you?”


“i’m fine Van dan aku harap kamu juga sama”


“seperti yang kau lihat sayang, aku sangat merindukanmu” bisik Ovan ketika tangan kekarnya memeluk Azel dari belakang.


Azel hanya mengangguk dan berbalik menghadap Ovan, Ovan menikmati bibir Azel yang sudah dia rindukan, perlahan- lahan sentuhan Ovan berubah semakin menuntut. Tangan Ovan sudah meraba sana sini yang menimbulkan getaran pada diri Azel. Ciuman Ovan semakin menuntut, hingga saat ini mereka sudah hampir memasuki acara inti. Namun sebelum itu Ovan bertanya pada Azel


“babe, can i..”


Azel hanya mengangguk sebagai jawaban, Ovan kembali menyerang Azel. Ovan bergerak dengan lembut dan berhati- hati. Permainan itu terus berlanjut dengan berbagai gaya, Azel yang berada di atas dan bergerak liar di atas tubuh Ovan. Nyanyian merdu terdengar dari bibir mereka hingga ketika Ovan hampir mencapai puncak dia membalik tubuh Azel agar berada di bawahnya, dia mengehentakkan dengan cepat dan tidak berapa lama mereka mencapai puncak permainan. (udah segini aja, tadinya panjang eh ga lolos terus 😑)


“thank’s babe, i love you”

__ADS_1


“hmm, me too Van”


“mandi dulu babe, setelah ini kita makan malam”


Azel hanya mengangguk dan membiarkan Ovan menggendongnya menuju kamar mandi, waktu mandi mereka berlangsung 1 jam lebih lama karena kelakukan nakal Ovan.


“babe, kau mau aku masakkan apa?” tanya Ovan ketika sudah selesai ganti baju.


“apa saja Van”


Ovan hanya membuat steak dan Pasta untuk mereka dan juga susu untuk Azel. Mereka makan dengan tenang tanpa obrolan, setelah selesai makan barulah mereka akan membahas tujuan mereka bertemu malam ini. (tentu saja harus kembali ke tujuan awal, bukan sekedar membahas kerinduan wkwkwk)


Di ruang kerja Azel


“apa langkah kita selanjutnya Van?”


“rencana B babe, jika kita terus menggunakan rencana A maka kita akan kalah sebelum berperang”


“baiklah, jadi kita harus saling menyerang?”


“ya, dan disitu musuh akan muncul, dan boom tangkapan besar di dapatkan”


“hmm baiklah, kita laaksanakan besok, aku tidak bisa mengulur waktu lagi, Bastian di tangan mereka dan aku tidak mau dia terluka apalagi terbunuh”


“aku pun begitu babe, mari kita tidur babe, aku sangat lelah”


Mereka kemudian menuju kamar dan tidur dengan saling berpelukan, tidak ada adegan panas malam ini karena mereka sama- sama lelah dan juga besok pagi mereka harus menjalankan rencana yang sudah disusun dengan matang.


Rencana A adalah rencana yang selama ini mereka jalankan, yakni berpura- pura bertengkar dan saling tuduh hingga bawahan mereka ikut tersulut emosi, namun rencana itu tidak berjalan dengan baik dan mereka harus menjalankan rencana B dimana mereka akan berperang dan saling angkat senjata.


***


Jadi dear, mereka tidak benar2 bermusuhan makanya pas ketemu langsung 👉👈 tidak ada adegan canggung2 lagi..


maaf ya dear kalo up nya lama dan terkesan berbelit2 ceritanya,

__ADS_1


udah 2x ngajuin di tolak terus padahal banyak yang lebih vulgar. so, kali ini adegannya sampe situ aja yaa


see u next dear 🥰🥰🥰


__ADS_2