
Sesampainya di perpustakaan ibram langsung menuju rak buku dan memilih buku random kemudian dia duduk di bangku yang sudah ada di sana. Sedangkan di sisi keira Dkk mereka semua tengah memakan makanan nya hingga pada saat Keira selesai terlebih dahulu dan memutuskan untuk pergi ke suatu tempat.
“Gua udah selesai, gua mau pergi dulu” Ucap Keira yang kemudian beranjak berdiri
“Abang ikut” Ucap Arta menahan tangan adek nya
“Kita juga ikut kei” Ucap Sheila yang di angguki Alisa
“Gausah, gua cuma mau ke perpustakaan” Ucap Keiraa menyingkirkan tangan Arta
“Yaudah kalo ada apa-apa cepet hubungin abang” Ucap Arta
“Hmm” Jawab Keira yang kemudian pergi dari kantin
“Protective banget bro” Ucap David menepuk pundak Arta
“Gua cuma khawatir, soal nya kami tadi ketemu Arif dan gua takut Keiraa bakal jadi target aja” Jelas Arta
“Lu serius ta?” Tanya Dimas
“Emang muka gua ada lawak nya?” Ucap Arta kesal
“Lu harus lebih jagain Keira sih, arif kan masih dendam banget sama lu dan lagi yang orang tahu Keiraa itu cewe lu dan pasti nya arif bakal balas dendam ke elu dengan menggunakan Keira” Ucap Dimas
“Maka dari itu gua jadi over protective” Ucap Arta
“Kenapa sih bang” Ucap Alisa yang tak mengerti
“Iya nih ada masalah apa sih bang?” Tanya Sheila
“Gapapa guys kalian lanjut makan aja” Ucap Arta
Sedangkan di sisi keira dia sedang memilih buku untuk di baca dia terus berjalan menyusuri rak-rak itu dan dia pun akhirnya memutuskan untuk membaca novel.
Melihat semua bangku sudah penuh dia kebingungan harus duduk dimana namun mata nya tertuju pada seseorang yang sedang membaca buku dengan aneh, dia pun menghampiri orang tersebut dan duduk di sana karena hanya di situ lah yang tersisa 1 bangku lagi.
__ADS_1
“Kalo gak niat baca gausah baca” Ucap Keiraa pada orang itu yang tak lain adalah ibram
Mendengar suara yang tak asing di telinga nya dia pun menurunkan buku nya yang semula menutup semua wajah nya.
“Ngapain lu di sini” Ucap Ibram datar
“Lu gak liat?” Ucap Keira menunjukkan novel nya
“Kenapa harus duduk di sini” Ucap Ibram
“Penuh” Ucap Keiraa singkat
Ibram pun melihat sekeliling dan ternyata benar semua bangku memang sudah penuh oleh siswa-siswi. Tak mau pusing dia pun melanjutkan untuk membaca buku nya.
“Hebat banget lu” Ucap Keira menatap Ibram
“Hah?” Ucap ibram tak mengerti
“Lu baca buku tapi buku nya kebalik” Ucap Keira
“Lagi trend” Ucap Ibram datar yang kemudian membenarkan buku nya
Mendengar itu Keira tersenyum dan menggeleng kan kepala nya dia sangat heran dengan orang yang ada di depannya. Melihat Keira tersenyum membuat hati ibram yang tadi di penuhi rasa kesal seketika menghilang.
“Gua tau gua cantik tapi gausah gitu juga” Ucap Keira yang sedari tadi melihat ibram terus menatap nya
“Ck, pd banget” Ucap ibram datar
“Terserah lu” Ucap Keiraa yang mulai melanjutkan membaca novel nya
Saat melihat keira membaca novel nya dia diam-diam mengambil ponsel di saku nya dan secara diam-diam juga mengambil foto Keira yang sedang membaca.
“Sangat cantik” Batin Ibram ketika melihat hasil fotonya
“Kalo mau foto gua bilang aja kali, fans” Ucap Keiraa dengan mata yang masih tertuju pada buku nya.
__ADS_1
“H-ha?” Ucap Ibram gelagapan
“Siniin hp lu” Ucap Keira menatap ibram
“Buat apa?” Tanya ibram
“Sini” Ucap Keira datar mengadahkan tangan nya
“Nihh” Ucap ibram memberikan hp nya
Cekrek... Cekrek...
“Nihh” Ucap Keira setelah mengambil beberapa gambar dirinya
“Lain kali gausah ngefoto diem-diem” Ucap Keira datar dan mulai beranjak pergi dari sana, dia memutuskan untuk meminjam novel itu untuk di baca di rumah nya.
“Argh.. sial, malu banget” Ucap ibram mengacak kasar rambut nya
.
.
.
.
.
.
.
.
Dikit lagi ya daripada gak up haha haha
__ADS_1