
Mendengar itu membuat Ibram berfikir apa mungkin Keira menyukai nya namun dia menyembunyikan perasaan itu?.
“Apa sikap gua selama ini gak bikin dia tahu kalo gua suka sama dia?” Tanya Ibram
“Masuk akal” Ucap Rifki
“Lu dari tadi ngomong masuk akal – masuk akal terus dah” Ucap Rafka memukul lengan Rifki
“Author nya bingung mau ngasih dialog bagian gua nya” Ucap Rifki menyalahkan author
“Parah sih nyalahin author, di kick baru tahu rasa lu” Ucap Rafka
“Hehe maap author” Ucap Rifki cengengesan
“Sifat kalian tiba-tiba kebalik” Ucap Ibram melihat tingkah kedua sahabat nya itu
“Kadang kalo kembar emang gitu bro” Ucap Rifki
“Tapi ucapan lu tadi emang masuk akal sih Bram, gak mungkin Keira gatau perasaan lu kan?” Sambung Rifki
“Lu kayak gatau Keira aja dah, pertama kali kita ketemu dia dingin banget dan keliatan nya dia tipe orang yang gak pekaan” Ucap Rafka
“Eh mau ke mall gak?” Tanya Rifki tiba-tiba
“Tumben lu” Ucap Rafka
“Gua baru di kasih tau Alisa kalo mereka ada di sana” Ucap Rifki
Tanpa pikir panjang Ibram langsung beranjak dari duduk nya dan hanya mengatakan satu kata saja.
“Ayo” Ucap Ibram berjalan keluar dari rumah mereka
“Tuh anak kalo bucin gitu yaa” Ucap Rafka menggelengkan kepalanya heran
“Biasalah” Ucap Rifki yang ikut beranjak dari tempat duduk nya
“Ayoo kita susulin” Sambung Rifki
“Oke” Ucap Rafka yang ikut beranjak juga untuk menyusul Ibram
Sedangkan di mall, Keira dkk sedang menikmati makanan yang mereka pesan.
“Bang, jujur deh sama gua. Lu kerasukan apa sih? Tumben banget baik” Tanya Keiraa
“Ada-ada aja lu, sekali-kali bahagiain adek” Jawab Arta
“Terserah apa kata lu deh, thank you yaa abangg ku sayang” Ucap Keira memberikan senyum manis nya
__ADS_1
“Sama-sama, gimana seneng gak?” Tanya Arta
“Seneng lah” Jawab Keira tersenyum senang
“Abis ini kemana?” Tanya Arta pada yang lainnya
“Pulang aja?” Jawab Sheila
“Jangan!” Cegah Alisa
“Why?” Tanya Keira
“Belum puas?” Tanya Arta
“Bukan itu bang, cuma... Rifki sama yang lainnya mau kesini hehe” Ucap Alisa cengengesan
“Ibram juga gak?” Tanya Keira
“Heem, mereka udah otw” Jawab Alisa
Mendengar jawaban Alisa membuat Keira tersenyum senang bukan main.
“Disamperin crush nihh” Ejek Arta
“Apaan sih bang” Ucap Keira malu
“Geli gua” Sambung nya
“Bodoamat wle” Ucap Keira menjulurkan lidah nya
“Nanti kalo mereka kesini gua jadi nyamuk dong” Ucap Arta
“Gak bang, ntar lu sama gua” Ucap Sheila
“Bukannya kamu deket ya sama Rafka?” Tanya Arta
“Dih ogah” Jawab Sheila
“Jangan gitu lu, ntar suka lagi” Ucap Keira sambil meminum minuman nya
“Amit-amit” Ucap Sheila bergidik
“Jodoh tau rasa” Ucap Alisa
“Udah deh jangan bahas gua” Ucap Sheila kesal
“Yaudah kita keluar yukk jalan-jalan” Ucap Arta menengahi
__ADS_1
“Hmm” Dehem Keira yang kemudian beranjak
Mereka semua beranjak dari restoran tersebut dan langsung pergi berjalan-jalan melihat isi mall. Saat berjalan-jalan Keira melihat sebuah kalung yang cantik di toko perhiasan. Kalung itu cukup menarik perhatian nya hingga ia tertinggal oleh yang lainnya.
“Aku akan membeli mu nanti” Ucap Keira melihat Kalung itu
“ABANG TUNGGU” Teriak Keira dan berlari menghampiri Arta
Sementara tak jauh dari posisi Keira tadi ada Ibram Dkk yang baru saja sampai dan langsung mencari keberadaan Keiraa.
“Nahh itu Keira” Ucap Rafka menunjuk Keira yang tengah memperhatikan sebuah kalung
“Kita samperin yukk” Ucap Rifki berjalan menghampiri Keira dan fi ikuti oleh Rafka dan juga Ibram
Saat mereka akan menghampiri Keira, Keiraa tiba-tiba berlari ke arah Abang nya dan yang lainnya.
“Tuh anak di samperin malah kabur” Ucap Rafka yang berdiri di toko tempat Keira memperhatikan kalung tadi
“Yokk Bram, kita susulin” Ucap Rifki
“Kalian duluan aja” Ucap Ibram datar
“Lu mau kemana?” Tanya Rafka
“Bentaran doang” Ucap Ibram
“Yaudah kita duluan” Ucap Rifki yang merangkul Rafka dan mengajak nya pergi menyusul Keira dan yang lainnya
.
.
.
Hai guys... Apa kabar? Aku mau kasih visual semoga kalian cocok sama visual nya
Ibram Andara Movic
Keira Knightley Adelio
Selamat hari raya Idhul Fitri bagi yang muslim..
Mohon maaf lahir batin, maaf jika selama ini author ada salah sama kalian yaa..
__ADS_1
Sebenarnya author bimbang mau update siang, sore, atau malam. Kalo pagi pasti kalian masih sibuk keliling ke rumah tetangga atau saudara-saudara kan? jadi nya author pilih antara siang, sore, atau malem. Pilih siang aja kali ya? Ahh bingung.... Pilih siang deh.. Eh sore aja kali ya? Ahh jangan-jangan. Malem kayak nya enak? Oke pilih malem dehh hehe