
Daddy Reza hanya mengangguk kepalanya saja sambil menikmati teh buatan istri tercinta nya. Sementara di sisi Ibram dia baru saja membaringkan Keira di ranjang nya.
“Bahkan saat tertidur pun kamu masih sangat cantik” Ucap Ibram menatap wajah Keira dan mengelus lembut pipi Keira
“Selamat tidur tuan putri” Ucap Ibram dan memberikan kecupan di dahi Keira
Setelah mengucapkan selamat tidur Ibram langsung keluar dari kamar Keira dan langsung menuju ke bawah untuk menemui calon mertua dan calon kakak ipar.
Mendengar pintu sudah tertutup orang yang berada di ranjang dengan posisi tertidur tadi tiba-tiba membuka matanya.
“Kenapa dengan diriku?” Ucap Keira memengang dada nya yang terus berdebar kencang saat Ibram mencium kening nya
“Kening ku” Ucap Keira memengang kening nya
“Aaaaa” Ucap Keira kegirangan dan menutupi wajah nya dengan bantal sambil berguling-guling di ranjang nya.
Ntah kenapa dia begitu merasa senang ketika Ibram mencium kening nya hingga dia sampai bertingkah seperti ini. Sebenarnya Keira sudah terbangun sejak terdengar suara orang tua nya yang sedang panik menanyai tentang diri nya. Namun dia tidak berani membuka mata saat berada di gendongan Ibram, jadi dia terus memejamkan matanya hingga sampai di kamar dan mulai membuka nya ketika Ibram sudah pergi dari kamar nya. Dia tidak pernah menyangka bahwa Ibram akan mencium kening nya saat dia sedang tertidur.
Plak
“Gak, gaboleh gini” Ucap Keira menampar pipi nya
“Aduhh sakit” Sambung nya mengelus pipi nya
__ADS_1
Keira terdiam membayangkan semua perkataan Ibram dan kecupan yang di berikan. Saat membayangkan hal itu Keira tersenyum manis namun senyum itu hilang seketika saat dia mengingat sebuah surat yang dia temukan di danau. Dia langsung bergerak mengambil surat yang berada di atas nakas nya dan membuka surat itu kembali.
“Kamu terlambat, seperti nya aku mulai menyukai orang lain.” Ucap Keira menatap kertas itu
Setelah mengatakan itu Keiraa merebahkan tubuhnya kembali dan menaruh kertas itu di atas nakas nya. Sementara di bawah Ibram baru saja duduk bersama keluarga Keira.
“Jelaskan” Ucap Daddy Reza tegas
Arta bingung apakah dia harus menjelaskan semua nya ketika Mommy ada di sini? Jika Mommy nya tahu pasti Mommy nya akan merasa sedih melihat putri nya di perlakukan seperti itu. Tak menemukan jawaban nya dia pun menatap Ibram untuk bertanya apakah dia harus mengatakan sekarang saat ada nyokap nya? Melihat itu Ibram hanya mengangguk kan kepalanya dia berfikir “Orang tua” Keira harus tahu. Jika hanya Mommy nya yang tidak di beri tahu bukankah lebih sakit jika mendengar perkataan buruk tentang putri nya dari orang lain? Begitulah pikir Ibram.
“Oke Arta jelasin. Tapi sebelum nya Daddy dan Mommy jangan terlalu emosi terutama Mommy jangan sampai Mommy sedih. Berjanji lah.” Ucap Arta serius
“Kenapa sih Ar?” Tanya Mommy nya
“Janji dulu” Jawab Arta
“Jadi begini Mom Dad. Arta dapat kiriman foto Ibram sedang bertelanjang dada dan baru posisi nya baru saja dari gudang-” Ucap Arta terhenti ketika Daddy nya menyauti ucapannya
“Lalu apa hubungannya?” Potong Daddy Reza
“Jangan potong dulu ucapan Arta” Ucap Arta kesal
“Yaya lanjutan” Ucap Daddy Reza
__ADS_1
“Ck, jadi gini waktu itu Ibram gendong Keira dengan posisi bertelanjang dada dan seragam Keira tidak tertutup sepenuhnya-“ Jelas Arta namun lagi lagi terpotong ucapan Daddy nya.
“Sialan nih orang, ngejelasin nya seolah gua jadi tersangka” Batin Ibran menatap Arta kesal yang masih menjelaskan kejadian tadi.
“APA?” Teriak Daddy Reza menatap Ibram dengan tatapan tajam
Begitu juga dengan Mommy Keyza dia terkejut mendengar ucapan Arta. Dia kira laki-laki yang ada di depannya ini laki-laki baik yang tadi terlintas di pikiran nya untuk di jadikan mantu. (Hayolo Bram gagal jadi mantu haha)
“Kamu berani-beraninya menyentuh anak saya hah” Ucap Daddy Reza menarik baju Ibram
“Duhh sorry Bram, gua gak maksud jadiin lu tersangka. Tapi Daddy gua nih kebanyakan motong omongan gua.” Batin Arta sambil menatap Ibram melas
“JANGAN DAD” Teriak Arta ketika melihat Daddy nya akan memukul Ibram
Mendengar teriakkan Arta, Daddy Reza menghentikan niat nya dan menatap Arta dengan tajam.
“KENAPA KAMU BELAIN DIA HAH” Teriak Daddy Reza kesal
“Mangkanya dengerin ceritanya dulu jangan main potong, Ibram bukan tersangka nya di sini. Sekarang Daddy duduk dulu” Ucap Arta sambil memegang kening nya
Daddy Reza menuruti perkataan Arta namun tatapan nya masih menatap tajam kepada Ibram.
“Jelaskan” Ucap Daddy Reza dengan nada dingin
__ADS_1
“Tadi nya saat Arta melihat foto itu Arta juga bersikap seperti reaksi Daddy barusan. Arta memukuli Ibram namun Keira menjelaskan bahwa bukan Ibram yang menyakiti nya namun orang lain dan Ibram juga menjelaskan bahwa pelaku nya masih ada di gudang saat itu Arta langsung berlari ke sana menghampiri pelaku itu namun tidak ada orang sama sekali Arta berniat mengecek CCTV yang ada di sekitar sana dan Arta liat Keira di hadang oleh Arif dan teman-teman lalu mereka memukul Keira dengan balok dan membuat Keira pingsan dan membawa Keira masuk ke dalam gudang.” Jelas Arta
“Setelah itu Ibram bakal jelasin kejadian nya karena dia yang nolong Keira dari sana” Sambung Arta