My Ice Boy

My Ice Boy
Kotor


__ADS_3

Sesampainya di perpustakaan dia langsung masuk ke dalam dan mengelilingi perpustakaan namun Keira juga tidak ada di sana. Ibram sangat frustasi tidak menemukan Keira dimana-mana hingga pada akhirnya dia ingat akan rooftop. Ibram pun segera lari keluar dari perpustakaan menuju rooftop, saat akan menaiki tangga menuju rooftop dia mendengar sebuah teriakan tak jauh dari rooftop yang dia perkirakan itu berasal dari gudang sekolah.


Ibram pun langsung berlari ke arah gudang dan berhenti ketika dia sudah berada di depan pintu gudang itu.


“Perasaan apa ini? Kenapa aku merasa Keira berada di sini? Semoga kamu baik-baik saja” Batin Ibram


Ibram pun langsung mendobrak pintu gudang itu dan melihat Keira dengan keadaan yang tak pantas untuk di lihat


Brakk....


Mendengar suara dobrak itu membuat arif membalikkan tubuh nya untuk melihat siapa yang telah berani mengganggu waktu bersenang nya.


“Ibram” Batin Keira merasa lega


“Brengsek” Ucap Ibram marah langsung menghampiri Arif dan meninju nya.


Terjadi perkelahian antara mereka, mengingat bagaimana keadaan Keira membuat Ibram memukuli Arif dengan gila hingga Arif terjatuh dan pingsan.


Setelah melihat Arif pingsan, Ibram pun langsung menghampiri Keira yang sedang berjongkok sambil menangis. Melihat Keira menangis membuat hati Ibram terasa sangat sakit. Dia berjongkok tepat di depan Keira dan langsung memeluk nya. Keiraa pun semakin menangis menjadi-jadi ketika berada di pelukan Ibram.


“A-aku.. aku...” Ucap Keira sambil terisak-isak


“Sts...Udah diem ya” Ucap Ibram menenangkan Keira


“Aku kotor bram hiks hiks” Ucap Keira yang semakin menangis


Mendengar apa yang di ucapkan Keira membuat hati Ibram merasa bersalah karena tidak langsung mengikuti Keira sejak perasaan tidak enak muncul di hati nya. Ibram pun membiarkan Keira terus menangis di pelukan nya, setidaknya itu bisa membuat Keira sedikit lebih lega. Setelah cukup lama menangis Keira pun akhirnya berhenti menangis melihat Keira sudah berhenti menangis Ibram pun melepaskan pelukan nya dan langsung membuka seragam nya dan memberikan nya pada Keira. Seragam Keira sudah tidak layak untuk di gunakan melihat ada beberapa sobekan di baju nya.


“Pakai ini” Ucap Ibram memberikan seragam nya dan langsung membalikkan badannya

__ADS_1


Keiraa langsung memakai seragam Ibram dengan air mata yang masih menetes.


“Udah” Ucap Keira


Mendengar ucapan Keira Ibram pun membalikkan badannya lagi mengarah ke Keira. Dia melihat Keira yang menatap ke arah lain dengan tatapan kosong dan itu membuat hati Ibram terasa begitu sakit melihat wanita yang membuat hari-hari nya terasa indah menjadi seperti ini.


“Aku gendong” Ucap Ibram yang langsung menggendong Keira dengan gaya bridal style


Mereka keluar dari gudang itu dan meninggalkan Arif yang masih pingsan di sana. Di dalam perjalanan Keira masih diam dengan pandangan nya yang kosong beberapa kali Ibram mengajak mengobrol namun tak ada jawaban sama sekali dari Keira.


“Kita ke rooftop” Ucap Keira tiba-tiba sambil menatap Ibram


Mendengar ucapan Keira Ibram pun memberhentikan langkah nya dan menatap Keira.


“Kita harus ke UKS” Ucap Ibram


“Mau ke rooftop” Ucap Keira sambil memalingkan wajahnya


Ibram pun melanjutkan jalannya dan menuju ke rooftop dan setelah pembicaraan tadi Keira mulai diam lagi bahkan saat mereka sampai di rooftop. Ibram pun menurunkan Keira di sofa dan duduk di samping Keira yang menatap lurus ke depan.


“Keira” Panggil Ibram namun tak ada sahutan dari Keira


Ibram pun mengerti perasaan Keira dan dia juga ikut diam menemani Keira yang melamun. Mereka pun hanya berdiam saja di sana dengan waktu yang cukup lama hingga tiba-tiba ada seseorang yang membuka pintu rooftop dengan keras dan langsung memukuli Ibram.


“BRENGSEK” Ucap Orang itu yang tak lain adalah Arta


“LU APAIN ADEK GUA HAH” Ucap Arta marah dan meninju wajah Ibram


“Abang?” Lirih Keira

__ADS_1


“BANG BERHENTI” Teriak Keira menghentikan perkelahian itu


“DIA BRENGSEKKK KEI” Ucap Arta yang masih memukuli Ibram


Ibram tak membalas pukulan dari Arta dan hanya membiarkan Arta memukul nya dia juga sedikit terkejut karena Keira dan Arta adalah kakak adik. Melihat Ibram tak membalas membuat Keira maju untuk melindungi Ibram.


“Abang berhenti” Ucap Keiraa yang berada di depan Arta untuk menghalangi Arta memukul Ibram lagi


“Kamu belain dia?” Ucap Arta yang tak paham dengan adik nya


“Dia udah lecehin kamu dan kamu masih belain dia?” Ucap Arta kesal dengan adik nya


“Dia yang nyelametin Keira bang hiks hiks” Ucap Keira yang kembali menangis mengingat kejadian tadi.


“Apa maksud mu? Seseorang melihat mu dan dia, sehabis dari gudang. Dan dia bertelanjang dada bahkan abang punya foto dia memeluk mu dengan baju nya yang lusuh.” Ucap Arta


“Pelaku yang sebenarnya masih di gudang” Ucap Ibram berdiri dan mengusap sudut bibir nya yang terluka.


“Arif” Ucap Ibram membuat Arta mengepalkan tangannya


.


.


.


.


Hai guys... I'm comeback uhh kangen kalian.....

__ADS_1


Jaga kesehatan ya guys jangan sampe sakit, cukup author aja yang kemarin sakit kamu jangan. yaelah dilan banget dah. Oh ya guys kemarin terakhir Author update kan author bilang ada 30 orang yang baca kan? nahh terus 2 hari kemudian itu ada 24 orang yang baca seneng banget beneran dahh. Lop kalian banyak-banyak.


__ADS_2