
“HAI EVERYONE, MAS RAFKA YANG GANTENG BALIK NIHH” Teriak Rafka lalu menghampiri mereka
“Jijik Rap” Ucap Keira datar
“Savage hahaha” Ucap Sheila tertawa
“Sakit hati ku” Ucap Rafka dramatis sambil memegang dada nya
Melihat itu Keira hanya memutar bola matanya malas melihat ke lebay an Rafka yang super akut itu.
“Ehh btw itu kenapa termos nya bisa kalian bawa?” Tanya Arta
“Nambah duit dapat termos” Jawab Rafka
“Mantap bro” Ucap Dimas memberikan jempol nya
“Ohh iya dong, nihh bang buat lu” Ucap Rafka melempar kan 1 POP ME
“Nahh kalian milih aja sendiri” Sambung Rafka meletakkan katung kresek itu di tengah-tengah mereka
Mereka mengambil mie itu dan mulai menyeduh nya dengan air panas. Mereka benar-benar menikmati piknik mendadak ini. Setelah puas di pantai selama beberapa jam dan waktu juga sudah mulai malam akhirnya mereka memutuskan untuk pulang.
“Pulang yokk” Ajak Keira
“Ayoo, udah cape banget gua” Jawab Alisa
“Yaudah ayoo” Ucap Arta
Mereka semua mengemasi barang-barang mereka dan mulai masuk ke mobil mereka masing-masing. Mereka langsung melajukan mobil nya pergi dari area pantai.
“Gimana tadi? Seneng gak?” Tanya Ibram ketika mobil sudah mulai berjalan
“Seneng banget dong bisa piknik bareng-bareng” Jawab Keira senang
“Syukur lah kalo gitu, usaha mereka gak sia-sia” Ucap Ibram
“Padahal aku udah gapapa loh” Ucap Keira
“Kamu emang bilang gapapa tapi sebenarnya masih ada rasa takut kan di pikiran mu” Ucap Ibram
“Iya sih itu semua terjadi secara mendadak dan ngebuat aku ngerasa shock+takut” Ucap Keira menyandarkan kepala nya
“Kamu kalo cape tidur aja” Suruh Ibram yang melihat Keira kelelahan
__ADS_1
“Ntar kamu gaada temen ngobrol” Jawab Keira
“Aku udah biasa diem” Ucap Ibram
“Aku lupa kalo kamu si Ice Boy” Ucap Keira sambil tertawa kecil
“Sebenernya aku bukan orang yang kayak gitu, malah aku tuh kebalikan dari yang orang-orang yang bilang aku Ice Boy” Ucap Ibram
“Oh ya? Tapi kenapa kamu selalu bersikap dingin ke semua orang? Terlebih lagi ke perempuan” Tanya Keira
“Itu karena...” Ucap Ibram menjeda kalimat nya
“Karena apa?” Tanya Keira menatap Ibram
“Karena aku selalu berusaha menjaga perasaan buat orang yang selama ini menunggu ku Kei” Batin Ibram sambil menatap Keira
“Kok malah diem sih” Ucap Keira kesal
“Itu karena alasan pribadi” Jawab Ibram
“Ohh pribadi ya” Ucap Keira menganggukkan kepalanya
“Aku menyukai mu dan aku mengkhianati orang yang selama ini menunggu ku. Kenapa aku sebrengsekk ini?” Batin Ibram menatap lurus ke depan
“Hoamm...” Keira menguap
“Tapi kamu?” Ucap Keira
“Gapapa” Jawab Ibram
“Aku tidur ya, ntar kalo sampe bangunin” Ucap Keira
“Iyaa” Ucap Ibram menatap sekilas Keira sambil tersenyum
Setelah mendengar jawaban dari Ibram, Keira mulai mencari posisi ternyaman untuk tidur. Dia menyadarkan kepalanya di jendela dan mulai memejamkan matanya. Melihat Keira mulai tertidur membuat Ibram tersenyum manis.
Perjalanan pulang mereka masih cukup lama dan akan memakan waktu di tambah ada nya macet mungkin mereka akan sangat telat untuk tiba di rumah.
Saat terjebak macet Ibram melihat ke arah Keira yang tertidur pulas. Dia merapikan rambut Keira yang menutupi wajah nya dan menautkan nya di daun telinga Keira.
“Cantik” Ucap Ibram tersenyum lebar
“Aku akan selalu menjaga mu” Sambung Ibram
__ADS_1
Tinnnnnn
Mobil belakang mengklakson dengan sangat keras karena jalanan sudah mulai lancar dan mobil Ibram masih berdiam di sana. Melihat itu Ibram dengan cepat langsung melajukan mobil nya kembali jika terlalu lama Ibram takut suara klakson itu akan membangun Keira yang tertidur pulas.
Setelah beberapa lama akhirnya mereka berdua sampai di rumah Keira, Ibram yang melihat Keira masih tertidur pulas tak tega untuk membangun kan nya. Ibram keluar dari mobil lebih dulu dan membuka pintu mobil di samping kiri lalu mengangkat Keiraa dan menggendong nya ala bridal style.
Ibram membawa masuk Keira ke dalam rumah nya. Saat berada di ruang keluarga dia melihat Arta dan kedua orang tua Keira langsung berdiri menghampiri Ibram yang menggendong Keira.
“Adek gua kenapa?” Tanya Arta panik
“Keira kenapa” Tanya Orang tua Keira dengan panik
“Ssstt.. Keira cuma tidur” Bisik Ibram
“Ohh... Bawa dia ke kamar nya. Ada di atas nomor 3 dari kamar pertama” Bisik Arta
Ibram hanya mengangguk kan kepalanya dan langsung pergi ke lantai atas menuju kamar Keira.
“Dia siapa?” Tanya Daddy Reza datar ketika melihat Ibram sudah pergi dari sana
“Duduk dulu dad” Ucap Mommy Keyza
“Dia temen nya Keira dad” Jawab Arta ketika sudah duduk
“Kenapa dia bisa sama Keira?” Tanya Daddy Reza
“Kami tadi pergi pantai dan Keira bareng sama Ibram” Jelas Arta
“Lalu apa maksud mu menyuruh Daddy untuk mencabut saham Daddy di perusahaan RCS Company?” Tanya Daddy Reza
“Habis ini Arta jelasin ketika Ibram sudah turun” Jawab Arta.
.
.
.
.
Hai? Gimana kabar kalian?
Oh ya maap ya gak update selama beberapa hari othor lagi ngambek+sedih. Soal nya statistik nya turun teruss mana turun drastis lagi huhuhu. Karena itu mood othor jadi jelek dan males update tapi sekarang mood othor udah agak membaik dan lagian othor juga kangen kaliann....
__ADS_1
...Love you guys...
...Happy Reading ...