
Mereka berdua melakukan perjalanan hingga sampai ke danau yang ingin mereka tuju.
“Gimana? Indah kan?” Tanya Ibram
“Duhh harus bilang apa nih gua? Kan udah sering kesini jadi view nya kayak biasa aja” Batin Keira sambil menatap pemandangan di depannya
“Kei.. Keiraa” Panggil Ibram melambaikan tangannya di depan wajah Keira
“Ha? Kenapa?” Tanya Keira saat sadar
“Kok ngelamun” Tanya Ibram
“Terpesona sama keindahan danau ini” Jawab Keira dengan senyum yang canggung
“Emang bagus di sini, kita duduk yukk” Ucap Ibram yang kemudia duduk di tanah
Keira ingin mengikuti nya untuk duduk di tanah namun Ibram menghentikan aksi nya.
“Tunggu, jangan duduk dulu” Ucap Ibram
“Why?” Tanya Keira
“Kau cariin alas dulu biar pakaian mu gak kotor” Ucap Ibram yang ingin beranjak namun di cegah oleh Keira
“Gausah, enak gini tau” Ucap Keira yang kemudian duduk di samping Ibram
“Oh ya, emang Ley gamarah kalo kamu ajak aku kesini?” Tanya Keira basa basi
“Dulu sewaktu kecil kita pernah bilang gini Kalo emang kita saat dewasa nanti kita mulai mencintai yang lain, ajaklah pasangan mu ketempat ini. Setidaknya kita bisa berkenalan secara tidak langsung” Ucap Ibram
Mendengar ucapan Ibram membuat Keira terdiam dan mengingat hal itu dan saling berjanji jika memang itu terjadi.
“Jadi, tunggu aku selesai dengan masa lalu ku dan aku akan langsung menjadikan mu milik ku Kei” Sambung Ibram menatap tulus Keira
Keira tidak menjawab nya dan hanya memberikan senyuman. Dia berpikir bahwa dia sangat beruntung, takdir nya bersama Ibram masih belum terputus. Dia beruntung mendapatkan Ibram yang terlihat sangat tulus mencintai nya.
“Kamu tadi bawa apa?” Tanya Keira mengalihkan pembicaraan
__ADS_1
“Bawa kotak isi surat sama kamera polaroid” Ucap Ibram mengambil kotak nya dan memberikannya pada Keira
“Surat buat Ley?” Tanya Keira
“Umm, buka aja” Suruh Ibram
Keira langsung membuka kotak nya dan terlihat ada 2 buah kertas di dalam nya dan beberapa snack kesukaan Keira. Keira langsung mengambil kertas itu dan berniat membaca nya namun dia terlihat bingung karena kedua kertas itu terlihat kosong dan tidak ada satupun tulisan.
“Kok gaada tulisan nya?” Tanya Keira menunjuk selebar kertas kosong
“Memang, karena aku akan mengisi nya bersama mu” Ucap Ibram
“Kenapa harus bersama ku?” Tanya Keira
“Karena kamu perempuan yang ku cintai setelah Ley” Jawab Ibram
“Benarkah kamu mencintai ku?” Tanya Keira
“Iya. Jadi, tunggu aku Kei” Jawab Ibram memegang tangan Keira dan menatap Keira dengan penuh cinta
Mendengar jawaban Keira membuat Ibram sangat senang hingga memeluk Keira dengan erat.
“Ayo kita tulis surat ini bersama-sama” Ucap Keira melepaskan pelukan nya
“Ayo” Ucap Ibram bersemangat
“Rasa nya sangat aneh aku menulis surat untuk diriku sendiri” Batin Keira
Mereka sibuk menulis surat bersama-sama hingga akhirnya baris terakhir selesai. Ibram langsung memutuskan untuk berselfie bersama Keira dan menaruh nya di dalam kotak.
“Ayoo foto” Ucap Ibram menyiapkan kamera nya
“Ayoo” Ucap Keira dan geser lebih dekat ke arah Ibram
Mereka mulai mengambil beberapa gambar dengan gaya biasa, romantis dan bahkan kocak.
“Hahaha ini lucu bangett” Ucap Keira mengambil polaroid
__ADS_1
“Yang ini juga lucu” Ucap Ibram memberikan salah satu polaroid yang ada di tangan nya
“Hahaha iya kamu bener” Ucap Keira tertawa melihat hasil foto nya
“Kita masukin yang ini aja ya?” Ucap Ibram menunjuk polaroid dengan gaya biasa
“Oke, semoga Ley bisa menerima ku” Ucap Keira
“Perkataan macam apa itu? Aku menerima dikiriku sendiri? Hahaha terdengar lucu” Batin Keira menertawakan dirinya sendiri
“Dia pasti menerima mu Kei” Ucap Ibram sambil mengelus rambut Keira dengan lembut
“Semoga” Ucap Keira tersenyum menatap Ibram
Ibram menatap Keira dengan dalam dan tangannya masih mengelus rambut Keira. Dia terus menatap Keira hingga tatapannya tertuju pada bibir Keira.
“Bolehkah? Sekali saja” Tanya Ibram
Keira yang mendengar pertanyaan seperti itu seolah tersihir dan mengganggukan kepala nya. Suasana yang sangat mendukung membuat nya tak bisa berpikir hal lain lagi.
Melihat persetujuan dari Keira membuat Ibram tersenyum dan langsung mendekatkan wajah nya ke arah wajah Keira. Semakin dekat wajah Ibram membuat Keira memejamkan matanya. Melihat Keira memejamkan matanya membuat Ibram tersenyum manis karena ekspresi Keira saat ini terlihat sangat lucu.
Cupp
Sebuah kecupan mendarat di pipi Keira, Keira langsung membuka matanya dan melihat Ibram dengan bingung.
“Tunggu saat kamu jadi milik ku” Ucap Ibram tersenyum
“SIALANN, MALU BANGETT... IBRAM SIALANN AWAS LU YA” Batin Keira bertiak malu sekaligus kesal dan terdapat rona merah di kedua pipi nya
.
.
.
Hai guys, Apa kabar? Hari ini author up lagii setelah sekian abad haha.. Waktu terakhir kali update author nungguin komenan kalian yang bikin author semangat ehh gaada yang komen padahal author nunggu nya kek orang kesetanan bentar-bentar ngecek NT bentar-bentar ngecek NT gitu terus😭
__ADS_1