My Ice Boy

My Ice Boy
Bertelepati


__ADS_3

“Widihh makan cilok nihh” Ucap Alisa yang baru saja duduk di depan mereka dan di ikuti oleh yang lainnya


“Mau lu?” Tanya Keira


“Mau mau” Jawab Alisa dengan mata yang berbintang


“Beli lah” Ucap Keira songong


“Hahaha sabar ya Lis” Ucap Sheila yang melihat tatapan Alisa berubah datar karena di php


“Kamu mau?” Tanya Rifki


“Mau sih tapi yaudahlah” Jawab Alisa menatap Rifki dengan senyuman


“Tunggu sini bentar” Ucap Rifki yang langsung beranjak dari tempat duduk nya


“Mau kemana?” Tanya Alisa memegang tangan Rifki


Rifki yang merasa di pegang tangannya pun langsung menoleh dan menatap pegangan tangan dari Alisa. Alisa yang mengira tindakannya membuat Rifki tak nyaman pun langsung melepas kan gengaman nya.


“Ehh maaf” Ucap Alisa


“Gapapa, lucu banget sih kamu” Ucap Rifki sambil mengacak-acak rambut Alisa


Alisa yang di perlakukan seperti itu membuat seluruh wajah nya memerah karena salah tingkah.


“Wajah lu kenapa Lis?” Tanya Sheila menggoda


“Sheilaaa” Rengek Alisa sambil menutup wajah nya dengan kedua tangan nya


Hahaha....


Semua orang tertawa melihat tingkah Alisa yang malu-malu kucing kecuali Ibram yang hanya memasang wajah datar nya. Saat Rifki sudah pergi dari sana suasana menjadi sangat sunyi hingga akhirnya Sheila angkat bicara.


“Kei nanti kita kerumah lu ya” Ucap Sheila


“Siapa aja?” Tanya Keira


“Gua sama Alisa doang” Jawab Sheila


“Terserah kalian” Ucap Keira yang mengambil minum di meja


Keira mencoba membuka botol minuman itu namun ntah kenapa tutup nya sangat sulit dibuka padahal biasa nya sangat mudah. Ibram yang melihat Keira kesulitan membuka tutup botol pun langsung mengambil minuman Keira dan membuka nya.

__ADS_1


“Nihh” Ucap Ibram memberikan botol yang sudah terbuka


“Makasih” Ucap Keira langsung meminum nya


“Hmm” Jawab Ibram dengan deheman dan senyuman tipis


“Lis, lu suka sama Rifki” Tanya Keira gamblang


Mendengar pertanyaan Keira membuat Alisa sangat malu dan membuat nya mengumpat dalam hati.


“Sialann si Keira, kalo ngomong enteng banget gatau apa kalo di depannya ada kembaran Rifki” Batin Alisa mengumpat kesal namun berbeda dengan wajah nya yang tersenyum manis menatap Keira


“Iya, tapi nih yang harus lu tau kalo suka sama orang mah bisa ke semua orang beda lagi kalo cinta” Ucap Alisa


“Tunggu, lu gak sakit kan?” Ucap Sheila yang menaruh telapak tangannya di jidad Alisa


“Tumben lu bisa berkata-kata biasa nya tuh otak lemot banget” Sambung Sheila


“Sialann lu” Ucap Alisa kesal


“Dia mah kalem kalo di depan Rifki aja” Ucap Keira dengan senyum mengejek


“Sabar Alisa... Orang di depan lu itu sahabat lu. Jangan sampe lu mutilasi” Batin Alisa kesal


“Widihh kembaran gua udah dapet cewe aja nihh” Ucap Rafka menggoda Alisa


“Cinta gak sama aku?” Ucap seseorang yang baru saja datang yang tak lain adalah Rifki


Semua orang menatap Rifki yang lagi berjalan ke arah mereka dan langsung memberikan pesanan Alisa dan duduk di samping Alisa.


“Jadi?” Tanya Rifki


“Jadi apa?” Tanya balik Alisa


“Jadian lah hahah” Ucap Sheila dengan tawa


“Paan sih lu” Ucap Alisa menabok Sheila yang berada di sisi kiri nya


“Jadi? Cinta gak?” Tanya ulang Rifki


“I don’t know” Ucap Alisa mengangkat kedua bahu nya


“Okey” Ucap Rifki yang langsung membagi kan cilok pada Rafka dan Sheila

__ADS_1


“Sabar brader, bukan cuma elu kok yang di tolak di sini” Ucap Rafka sambil menepuk pundak adik nya dan menatap ke arah Ibram


“Mau mati lu?” Tanya Ibram dengan tatapan datar


“Hehe ampun bos” Ucap Rafka cengengesan


“Yaa setidaknya kita senasib yakan Bram” Ucap Rifki menatap Ibram


“Tau” Ucap Ibram menyadarkan kepala nya di pundak Keira


“Emang Ibram di tolak siapa?” Tanya Keira


“Ya siapa lagi kalo bukan el-” Ucap Rafka terpotong


“Bener-bener mau mati nih anak” Potong Ibram


“Hehe sorry, lupain aja Kei” Ucap Rafka


“Kasar banget pak” Ucap Keira sambil mengelus pipi Ibram yang kepala nya masih berada di pundak nya


Ibram yang mendapat perlakuan seperti itu membuat nya senang bukan main berberda dengan Alisa dan Sheila yang saling tatap seolah mereka sedang bertelepati.


“Aneh kan Lis” Batin Sheila menatap Alisa


“Ya lu bener Sheil, Keira gak kayak biasa nya. Kalo ada cowo yang nempel dia pasti udah di banting sama tuh anak tapi ini?” Batin Alisa menjawab ucapan Sheila seolah mereka memang bertelepati


“Nahh kan itu juga yang gua pikirin. Ntar kita intograsi dia” Batin Sheila


Alisa hanya mengangguk kan kepalanya seolah setuju dan tau apa yang di maksud oleh Sheila.


“Manja banget lu” Ucap Rafka yang melihat Ibram terlihat manja ketika berada di sisi Keira


“Iri bilang” Ucap Ibram dengan nada songong


.


.


.


Hai guys... Gimana hari nya?


Author Up lagi nihh... Khusus buat kalian dan otak author lagi lancar-lancar nya jadi bisa update lagi dan sesuai yang author bilang waktu itu, selama bulan puasa author KEMUNGKINAN bakal sering update

__ADS_1


...Happy Reading


...


__ADS_2