
Ibram yang melihat Keira kesakitan langsung berhenti berlari menghindari Keira dan langsung menghampiri Keira yang tengah kesakitan.
“Kamu kenapa?” Ucap Ibram panik dan langsung berjongkok melihat kaki Keira
Ibram bingung telapak kaki Keira baik-baik saja kenapa Keira merasa kesakitan pada akhirnya dia menyadari bahwa dia di tipu oleh Keira. Ibram mendongak melihat ke arah Keira yang sedang tersenyum puas berhasil mengerjai Ibram.
“Kena jebakan” Ucap Keira tersenyum licik dan langsung menyerang Ibram dengan air pantai.
“Kamu licik” Ucap Ibram yang terkena cipratan air dan langsung membalas Keira dengan menyiramkan air ke Keira.
“Wahh ngajak perang” Ucap Keira yang merasa tertantang
Merasa tertantang Keira langsung menyirami tubuh Ibram dengan air pantai dengan sangat bersemangat. Mereka saling menyirami tubuh masing-masing di iringi tawa keduanya yang terlihat sangat bahagia.
“Aku cape” Ucap Keira mengangkat tangan nya pertanda bahwa dia menyerah
“Basah kuyup” Ucap Ibram melihat dirinya lalu menatap Keira
“Pakai ini” Ucap Ibram melepaskan Hoodie nya dan memberikan nya pada Keira.
Meskipun Hoodie Ibram dan seragam Keira sama-sama basah tapi setidak nya hoodie Ibram bisa menutupi bentuk tubuh Keira.
“Terus kamu?” Tanya Keira
“Aku mah gapapa, udah pakek aja” Ucap Ibram
“Oke” Ucap Keira memakai Hoodie Ibram.
“Kita cari baju” Ucap Ibram menarik Keira dari pantai
Mereka berjalan mencari penjual baju setelah beberapa lama mengelilingi pinggir pantai akhirnya mereka menemukan penjual baju.
“Ituu di situ” Ucap Keira menunjuk penjual baju
Mereka menghampiri penjual baju itu dan langsung memilih baju yang cocok untuk mereka, karena mereka saat ini berada di pantai baju yang di juak pun hanya baju-baju pantai dan bergambar sebuah pantai juga, mau tidak mau mereka harus membeli nya daripada masuk angin pikir mereka berdua.
“Berapa pak?” Tanya Ibram
__ADS_1
“250 ribu nak” Ucap Penjual baju itu
Ibram langsung membayar baju itu dan langsung pergi mencari toilet atau semacam nya untuk berganti pakaian. Tak jauh dari penjual baju itu terlihat ada sebuah toilet, mereka langsung pergi ke sana untuk berganti pakaian.
Setelah beberapa menit mereka keluar dari toilet dengan setelah baju pantai itu. Baju pantai itu terlihat sangat cocok untuk Keiraa celana pendek dan baju lengan pendek namun itu tidak cocok dengan Ibram dia keluar dengan menutupi wajah nya karena malu, bagaimana tidak malu baju pantai itu berwarna-warni dan sangat terlihat tidak cocok dengan tubuh Ibram. Melihat pakaian Ibram membuat Keira menertawakan Ibram karena baju itu sangat terlihat lucu.
“Hahaha kamu lucu Bram” Ucap Keiraa menertawakan Ibram
“Tau gini tadi gausah beli” Gumam Ibram
“Cocok kok cocok” Ucap Keira memberikan jempol nya namun dia masih tertawa dengan keras
“Aduhb perut ku sakit” Ucap Keira memengang perut nya yang terasa kram karena terus tertawa
“Udah yokk kita balik” Ucap Ibram yang malu terus di tertawa kan Keira dan memutuskan untuk kembali ke tempat piknik mereka tadi.
“Oke oke” Ucap Keira mengehentikan tawa nya
Mereka kembali tempat piknik dadakan mereka, saat sampai di sana mereka semua yang melihat ke arah Ibram dan Keira yang terlihat serasi menggunakan baju pantai meskipun Ibram terlihat sangat lucu dengan baju nya itu.
“Diem lu” Ucap Ibram menatap tajam Rafka
“Kalian kok couple baju gini? Ada apa?” Tanya Arta
“Kita tadi main air, terus baju kita basah dan akhirnya beli baju karema cuma ada baju pantai yaudah kita beli aja, di aku nya sih keliatan keren tapi di Ibram keliatan lucu hahaha” Jelas Keira menertawakan Ibram
Mendengar ucapan Keira mereka juga ikut menertawakan Ibram yang terlihat lucu dan aneh saat menggunakan baju pantai.
“Udah dong Kei” Rengek Ibram
“Hahaha oke oke” Ucap Keira mengendalikan tawa nya
“Ehh makan mie gini enak nihh” Ucap Sheila
“Nahh ide bagus, kebetulan juga kan gua baru selesai main air nihh” Ucap Keira menyetujui ucapan Sheila
“Beli yokk” Ajak Sheila
__ADS_1
“Lu aja deh sama Rafka, gua cape banget” Ucap Keira
“Alasan aja sih lu, yaudah ayoo rap” Ucap Sheila langsung menarik Rafka
“Sabar dongg” Ucap Rafka yang sempat terseret Sheila
“Lu lama” Ucap Sheila yang langsung berjalan mendahului Rafka
Sedangkan Rafka tetap berjalan di belakang Sheila namun Sheila tiba-tiba menghentikan langkahnya dan hampir membuat nya menabrak Sheila. Sheila langsung membalikan badanya dan akhirnya menabrak dada Rafka.
“Aduhh... Lu ngapain sih di belakang gua banget” Ucap Sheila kesal
“Lah elu lah yang kenapa tiba-tiba berhenti mendadak” Ucap Rafka yang tak terima
“Tau ah, minggir lu” Ucap Sheila mendorong Rafka
“ALISA AYOO IKUT GUAA LU JUGA RIP” Teriak Sheila
Padahal jarak mereka tidak jauh namun tetap saja Sheila berteriak memanggil Alisa dan Rifki.
“OKE” Teriak Alisa
Alisa dan Rifki menghampiri Sheila yang bersama Rafka, mereka membeli POP ME bersama. Cukup lama akhirnya mereka kembali dengan POP ME sekantung plastik sedang berjumlah 2 dan mereka juga membawa termos air panas yang juga berjumlah 2. Ntah bagaimana mereka bisa mendapatkan Termos nya juga saat membeli POP ME.
.
.
.
.
.
Hai guys? Gimana hari kalian?
Hari ini aku Crazy Up lohh gatau sihh ini namanya Crazy Up atau bukan yang penting aku up nya banyak hehehe dan yahh aku nepatin ucapan ku loh yaa buat Readers yang minta nama nya masuk cerita dan Readers lain yang minta aku Crazy Up ini juga buat ngerayain Popularitas ku udah 3K lebih dan View nya Udah 1200 lebih sama Statistik nya terus naik yeay.... Seneng banget loh aku, ini semua berkat kalian yang selalu dukung author. Thank you guys and Love you all😭❤️
__ADS_1