My Ice Boy

My Ice Boy
Milik Ku


__ADS_3

“Aku menang” Ucap Keira menatap Ibram dengan alis yang di naik turun kan sambil tersenyum


“Kamu curang” Ucap Ibram


“Curang? Nggak ya” Ucap Keira


“Kamu curang, kenapa tersenyum manis hingga membuat ku terpana dan melupakan pertandingan kita” Ucap Ibram dan membuat wajah Keira memerah karena salah tingkah


“A-apaan sih” Ucap Keira memengang kedua pipi nya


“Kenapa? Salting ya?” Tanya Ibram mengejek


“Udah deh” Jawab Keira memukul dada Ibram


“Hahaha.. Cie salting” Ucap Ibram menoel hidung Keira


“Ibrammm” Rengek Keira


“Okeoke, jadi apa yang kamu minta?” Tanya Ibram


“Itu nanti aja, sekarang kita main permainan lain lagi” Ucap Keira


“Oke ayoo” Ucap Ibram


Mereka memainkan hampir seluruh permainan yang ada di sana dengan penuh tawa. Saat akan mencoba permainan baru, tiba-tiba ponsel Keiraa berbunyi.


“Siapa?” Tanya Ibram


“Temen aku yang ada di Prancis dulu” Jawab Keira


“Yaudah angkat dulu” Ucap Ibram


Keira hanya mengangguk dan langsung mengangkat telpon dari temannya itu. Mereka mengobrol beberapa saat dan di lihat dari raut wajah Keira terlihat sangat senang kita mengobrol dengan temannya bahkan sampai sambungan telpon terputus.


“Udah selesai?” Tanya Ibram dan hanya di angguki Keira


“Ayoo kita pergi dari sini” Ucap Keira menarik Ibram


“Ehh.. gak jadi main lagi?” Tanya Ibram

__ADS_1


“Nggak, kita keluar aja” Jawab Keira


Ibram hanya menurut dan mengikuti langkah Keira membawa nya pergi. Mereka terus berjalan hingga mereka menemukan sebuah bangku dan langsung duduk di sana.


“Nahh kita duduk sini aja” Ucap Keira


“Tunggu bentar, aku beliin minuman sama cemilan biar asik kalo ngobrol” Ucap Ibram


“Ide bagus” Ucap Keira tersenyum senang


“Tunggu sini, jangan kemana-mana” Ucap Ibram


“Siap bos” Ucap Keira memberikan hormat sambil tersenyum


Melihat tingkah Keira membuat Ibram mengacak-acak rambut Keira gemas


“Ihh Ibram... Kan jadi berantakan” Ucap Keira memanyunkan bibirnya dan terlihat sangat menggemaskan di mata Ibram


“Gemes banget sihh” Ucap Ibram mencubit pelan pipi Keiraa


“Udah sana pergi” Ucap Keira mendorong Ibram


Cukup lama Ibram pergi hingga membuat Keira merasa bosam menunggu nya. Saat dia akan mencoba menelpon Ibram tiba-tiba dari arah kejauhan terlihat Ibram yang sedang tersenyum ke arah nya.


“Keira” Panggil Ibram sambil menunjuk barang bawaan nya


Ibram langsung berlari dan menghampiri Keira yang tengah cemberut.


“Maaf ya lama” Ucap Ibram memberikan minuman yang di beli nya


“Hmm” Dehem Keira dan mengambil minuman yang di berikan Ibram


“Jangan ngambek dong, bukan salah aku juga kali. Salahin mereka tuh yang godain aku dan gak ngebolehin aku pergi” Ucap Ibram


“Hah? Siapa yang berani godain milik ku” Ucap Keira kesal 100%


Mendengar hal itu membuat Ibram tersenyum senang. Kata ‘milik ku’ mampu membuat nya salting brutal.


“Cepet bilang, di mana orang nya” Ucap Keira dengan mata membara penuh amarah

__ADS_1


“Ibramm cepet bilang di mana orang nya jangan senyum-senyum mulu, cepet kasih tau aku dimana orang nya biar aku kasih paham kalo kamu cuma MILIK KU.” Ucap Keira kesal dan menekan kata terakhir nya


“Aww” Ucap Ibram mleyot sambil memegang dada nya


“Ibram, kamu kenapa?” Tanya Keira panik


“Jatung ku bunyi kejedak kejeder” Ucap Ibram sambil manis


“Ihh Ibram gak lucuu” Ucap Keira memukul Keira


“Hahaha kamu sih bikin salting” Ucap Ibram tertawa sambil menoel hidung Keira


“Bikin salting apa coba” Ucap Keira masih kesal


“Gaada, ayoo kita susulin mereka aja.” Ucap Ibram sambil tersenyum


“Ihh aku masih kesel Ibrammm” Ucap Keira kesal


“Aku tetepa jadi MILIK MU Kei, mau mereka goda aku kayak gimana pun aku gak bakal ke goda. Karena aku hanya MILIK MU” Ucap Ibrammm menekan kata ‘milik mu’


Mendengar itu membuat Keira speechless sambil menatap Ibram namun beberapa detik kemudian dia sadar akan kesalahannya.


“Ohh.. Shitt. Bisa-bisa nya tadi gua ngomong kayak gitu. Argh... Keira kenapa lu begoo banget sih” Batin Keira malu


“Ayoo” Ucap Ibram menggenggam tangan Keira dan mengajak nya untuk pergi


“Hah? O-oh iya ayo” Ucap Keira gugup


Melihat itu Ibram hanya tersenyum, dia tahu bahwa Keira telah sadar dengan apa yang di dikatakannya tadi dan pasti saat ini Keira merasa sangat malu.


.


.


.


Hai guys... Gimana hari nya? Happy gak?


Maap ya ke malaman update nya Author lupa hehe... Nasih punya otak yang sering lupa. Kalian pernah gak sih waktu di bilangin/di suruh sama siapa gitu belum 5 detik aja pas selesai di bilangin/di suruh ngapain udah lupa orang nya ngomong apa. Ada yang sering kayak gitu gak sih?

__ADS_1


__ADS_2