My Ice Boy

My Ice Boy
Ketiduran


__ADS_3

Setelah melihat Arta pergi, Keira langsung merebahkan badan nya yang terasa remuk akibat perkelahian tadi.


“Cape bangett gua” Ucap Keira sambil merebahkan tubuh nya


“Berapa jam lagi sih makan malam” Ucap Keira lalu meraih ponsel nya


“1,5 jam lagi. Tidur dulu kali ya? Okee pasang alarm duluu” Ucap Keira lalu mengatur alarm yang ada di ponsel nya.


Setelah memasang alarm dia langsung mencari posisi terenak dan dalam sekejap dia tertidur pulas. Waktu terus berjalan hingga alarm yang di pasang oleh Keira berbunyi namun dia masih tertidur dengan pulas hingga alarm tersebut mati. Sedangkan orang-orang yang berada di bawah sedang menyiapkan makan malam.


“Arta, panggil Keira” Ucap Mommy Keyza


“Dia gak makan malem di rumah Mom, dia mau pergi sama Ibram” Ucap Arta


“Ibram?” Tanya Daddy Reza


“Cowo tadi, cowo yang minta izin ke Daddy buat jagain Keira” Ucap Arta


“Jadi cowo tadi yang pernah nolongin Keira waktu itu?” Tanya Mommy Keyza


“Lah gimana sih kalian? Masa udah lupa” Ucap Arta menggeleng heran


“Udah lama gak ketemu dia semakin tampan ya, apa karna luka pukulan yang kamu sebabkan itu hilang? Sehingga Mommy tidak mengenalinya” Ucap Mommy Keyza


“Kalian udah tua, mangkanya cepet lupa” Ucap Arta


“Sembarangan kamu” Ucap Mommy Keyza memukul lengan Arta


“Aduhh sakit Mom” Ucap Arta mengeluh


“Rasain” Ucap Mommy Keyza


Bel rumah berbunyi, bibi langsung bergegas untuk membukakan pintu.


“Suruh langsung kesini aja bi tamu nya” Ucap Arta

__ADS_1


“Baik tuan” Jawab Bibi


Di depan pintu sudah berdiri Ibram dengan bunga dan sekatung plastik yang berisi makanan. Tak lama bibi membuka kan pintu dan melihat seorang laki-laki tampan yang membuat nya terpesona.


“Malem, Keira nya ada?” Tanya Ibram sopan namun sikap dingin nya masih terpancar


“Emm a-ada tuan, silahkan masuk” Ucap Bibi tergagap dan langsung membuka pintu nya lebar


“Terimakasih” Ucap Ibram melangkah masuk


“Mari tuan, saya antar” Ucap Bibi


Ibram hanya mengangguk kan kepala nya dan hanya mengikuti langkah orang yang ada di sebelahnya.


“Astaga, pacar nona Keira tampan sekali” Batin Bibi sambil mencuri pandang ke arah Ibram


“Maaf tuan, ini tamu nya” Ucap Bibi ketika sampai di meja makan


“Terima kasih bi, sekarang bibi boleh pergi. Makan lah setelah itu beristirahat lah” Ucap Arta


“Hahaha seperti nya bibi terpesona dengan mu” Ucap Arya tertawa ketika melihat bibi sudah menghilang


“Padahal umur nya sudah 67 masih aja suka sama brondong” Sambung Arta geleng-geleng lalu bangkit dan bersalaman dengan Ibram


“Mommy juga terpesona meskipun umur Mommy sudah hampir kepala 4” Ucap Mommy Keyza yang ikut bangkis lalu memberikan pelukan kasih sayang terhadap Ibram


“Mom... Gaboleh peluk-peluk” Ucap Daddy Reza bangkit dan menarik Mommy Keyza agar sedikit menjauh dari Ibram


“Udah tua masih aja cemburuan” Ejek Mommy Keyza


“Kamu, langsung ke kamar Keira sana. Panggil sendiri” Ucap Daddy Reza menunjuk Ibram


“Baik om, terimakasih. Saya izin ke atas.” Ucap Ibram


“Hmm” Jawab Daddy Reza

__ADS_1


Setelah mendengar jawaban Daddy Reza, Ibram langsung naik ke atas dan mengetuk pintu kamar Keira.


“Keiraa...” Panggil Ibram


Panggilan dari Ibram tak mendapat sahutan dari sang pemilik kamar. Dia mencoba mengetok sekali lagi dan memanggil nya.


“Keii.. Keiraa... Ini aku Ibram” Ucap Ibram


Namun sekali lagi panggilan itu tak mendapat sahutan. Ibram pun berencana untuk masuk dan melihat apa yang terjadi hingga Keira tidak menjawabnya.


Klekk..


“Gak di kunci” Ucap Ibram pelan


Ibram langsung masuk ke dalam kamar Keira dan melihat Keira sedang terbaring tidur membelakangi nya. Dia berjalan menghampiri Keira dan langkah yang sangat hati-hati karena takut membangunkan Keira.


“Pulas sekali” Ucap Ibram mengusap rambut Keira dengan lembut


Ibram hanya diam dan duduk di pinggiran ranjang kasur sambil menatap Keira yang pulas dalam tidur nya.


“Pemandangan cantik ini jika tidak di abadikan akan sangat sayang sekali” Ucap Ibram lalu mengeluar kan ponsel nya


Ibram mengambil beberapa gambar Keira ketika dia sedang tertidur pulas dan memilih satu gambar yang tidak menunjukkan wajah Keira dengan jelas lalu memposting nya di story ig nya.


“Aku pergi dulu yaa... Selamat tidur tuan putri” Ucap Ibram dan memberikan kecupan di dahi Keira


Setelah memberikan ucapan selamat tidur Ibram langsung keluar kamar dan langsung turun kebawah untuk berpamitan dengan orang tua Keira.


.


.


.


Hai guys... Apa kabar? Gimana hari nya?

__ADS_1


Lama tidak berjumpa? Udah 9 hari gak update. Selalu aja gitu tiap kali mau rajin update selalu mentok ide sampai berhari-hari. Kadang kesel tapi mau gimana lagi namanya mentok ide susah buat lanjutin. Maaf yaa guys... Author bakal berusaha semaksimal mungkin buat ngabarin kalian dan terus update.


__ADS_2