
Di malam hari, Alisa berkunjung ke rumah Sheila dia berniat untuk menanyakan apa sebenarnya salah Leyla hingga Sheila begitu membenci nya.
“Lu kenapa sih, akhir-akhir ini cuek banget. Ngalahin Keira aja” Ucap Alisa kesal
“Gapapa” Jawab Sheila yang sibuk dengan film yang berada di laptop nya
“Kenapa? Lu kesel karena Leyla gabung sama kita? Ayolah Sheil, kita udah dewasa jangan bersikap kayak anak kecil. Lagian Leyla orang nya baik” Omel Alisa
Mendengar apa yang di katakan oleh Alisa membuat Shiela menghembuskan nafas nya dan menutup laptop nya lalu menatap Alisa yang tengah marah kepadanya.
“Lu pikir dia baik? Heh, kalian tertipu dengan wajah nya yang sok lugu itu” Ucap Sheila yang tak kalah kesal
“Lu kok ngomong gitu sih, Leyla tuh baik. Dia juga pernah nolong lu waktu lu hampir keserempet motor tadi.” Ucap Alisa
“Baik lu sama Keira tahu gua sejak kecil, kalo gua udah gak suka sama orang pasti orang itu punya niat buruk” Ucap Sheila menaikkan nada suara nya
“Udah terbukti selama beberapa bulan ini, dia gak ada ngelakuin apa-apa kan. Lu jangan terus-terusan kayak gini dong” Ucap Alisa kesal
“ITU KARENA LU GAK TERLALU MERHATIIN DIA ALISA” Teriak Sheila yang sudah muak dengan pembicaraan ini
Alisa yang tidak biasa mendapatkan perlakuan seperti ini membuat mata nya berkaca-kaca. Dia tidak pernah melihat Sheila semarah ini pada nya. Sebenarnya Sheila merasa bersalah telah membentak sahabat nya namun dia lebih memikirkan hal positif dari kejadian ini. Dia berharap Alisa tahu apa yang dia maksud dan mulai mengerti kenapa Sheila bersikap seperti ini.
“Gu-gua mau pulang” Ucap Alisa yang menahan tangis nya lalu beranjak dan langsung pergi dari kamar Sheila
Sementara di rumah Keira, dia juga sedang kedatangan tamu yaitu Leyla.
“Wahh ini foto kamu waktu kecil Kei?” Tanya Leyla melihat bingkai di nakas Keira
“Iya”
“Terus cowok ini yang sering kamu ceritain waktu di Perancis bukan?” Tanya Leyla
“Iya itu dia”
“Cakep juga ya hahaha” Ucap Leyla tertawa
__ADS_1
“Dia Ibram”
Leyla langsung terdiam, dia berbalik menatap Keira dengan bingung. Keira yang tahu wajah bingung Leyla langsung menyuruh nya untuk duduk bersama nya.
“Gau juga baru tahu akhir-akhir ini kalo orang yang gua cari adalah Ibram” Ucap Keira tersenyum
“Terus lu udah bilang sama Ibram?” Tanya Leyla bersemangat mendengar cerita ini
“Belum”
“Yahh kok belum sih”
“Tapi gua udah ngerencanain besok buat ngomong sama Ibram” Ucap Keira tersenyum senang membayangkan reaksi Ibram
“Kalo dia gak percaya gimana?” Tanya Leyla
“Ada ini” Ucap Keira menunjukkan gelang couple milik nya
“Ini? Ini terlihat sangat pasaran Kei” Ucap Leyla mengambil gelang itu dan melihat nya
“Oh iya, ada dong. Wahh keren banget” Ucap Leyla
“Dan kayak nya kamu pernah bilang kalo Ibram manggil kamu Ley tapi ini dalem liontin nya kok K? K kan berarti Keira, kenapa dia gak manggil kamu Keira?” Tanya Leyla bingung
“Aku memperkenalkan diri sebagai Ley lagian Ley juga ada di namaku ‘Knightley’ dia juga memperkenalkan namanya juga Bram waktu itu”
“Kisah kalian terlalu rumit” Ucap Leyla dan di tertawa ii oleh Keira
**
Keesokan hari nya, Keira sangat bersemangat pagi ini dan membuat keluarga nya bingung.
“Kamu kenapa? Kok kayak nya seneng banget” Tanya Daddy Reza
“Lu gak gila kan” Tanya Arta dan langsung membuat Keira mengubah ekspresi nya
__ADS_1
“Lu mau mati bang?” Tanya sinis Keira
“Hahaha ini baru adek gua” Ucap Arta sambil tertawa
“Udah sarapan dulu, nanti kalian telat lagi” Ucap Mommy Keyza
“Siap mom”
Di sekolah, Keira baru saja memarkirkan mobilnya bersamaan dengan mobil Alisa dan Sheila yang baru datang.
“Hai Kei” Sapa Alisa
“Hai guys” Sapa balik Keira
Tak lama setelah itu, mobil Leyla juga datang. Dia langsung turun dari mobil nya dan menyapa Keira DKK.
“Morning guys” Ucap Leyla
“Morning” Jawab Alisa dan Keira
Sheila tak menjawab dan langsung pergi begitu saja meninggalkan mereka bertiga.
“Gua harus bicara sama Sheila nanti” Batin Keira sedih melihat Sheila berubah
“Ayo masuk” Ajak Alisa dan di angguki oleh mereka berdua
.
.
.
Hai guys.. Apa kabar? Gimana Hari nya?
Maaf author udah jarang update
__ADS_1