
“Ehh nanti ke mall yukk” Ajak Alisa
“Gua males Lis, kayak nya baru kemarin deh kita ke mall” Ucap Keira
“Ada sepatu edisi terbaru yang harus gua bel, ayolah” Ucap Alisa merengek
“Gua boleh ikut? Sekalian gua mau lihat-lihat kota ini” Ucap Leyla
“Boleh banget, tapi bujukin nohh temen lu” Ucap Alisa menunjuk Keira menggunakan dagu nya
“Ayoo yaa Kei, pliss gua belum pernah loh ke kota ini” Ucap Leyla
“Okeoke” Ucap Keira malas
“Sorry gua gak ikut” Ucap Sheila
“Loh? Kenapa?” Tanya Alisa
“Ada acara sama nyokap” Jawab Sheila
“Yahh gak asik dong kalo lu gak ikut” Ucap Alisa yang berubah muram
“Have fun kalian” Ucap Sheila dengan cuek nya
Sebenernya Keira dan Alisa paham dengan sikap Sheila yang sulit menerima Leyla dalam pertemanan mereka. Namun, Keira dan Alisa berpikir kedepannya pasti Sheila bakal bisa nerima Leyla.
...----------------...
Di mall, kini ketiga orang itu sedang asik memutari mall setelah mendapat apa yang mereka mau. Hingga warna langit berbuah menjadi gelap baru lah mereka berfikir untuk pulang.
“Wahh gilakk, ini udah malem loh. Ayo pulang” Ajak Alisa ketika melihat jam di tangannya
“Baru jam set 7” Ucap Keira
__ADS_1
“Ya kita kan dari jam 4 tadi”
“Maaf ya Ley, kia gak jadi ajak kamu buat muter-muter kota ini.” Ucap Alisa meminta maaf
“Gapapa, lagian kita emang keasikan belanja” Ucap Leyla memaklumi
“Yaudah pulang yuk” Ucap Keira dan di angguki oleh kedua nya
...----------------...
Pertemanan mereka sudah terjalin hingga 3 bulan dan hubungan Leyla dengan Alisa, Keira dan Ibram Dkk semakin dekat. Namun ada hal yang tak pernah berubah sejak Leyla bergabung bersama mereka yaitu sikap Sheila masih saja tetap sama, cuek.
Saat ini mereka semua sedang berada di depan supermarket, mereka baru saja berjalan-jalan berkeliling kota dan memutuskan untuk mampir sebentar ke supermarket untuk membeli sesuatu. Setelah mendapat kan apa yang mereka mau, mereka memutuskan untuk kembali ke mobil.
“Udah semua kan?” Tanya Rafka
“Udah deh kayaknya” Jawab Leyla
“Oke kita pergi”
“WOYY BANGST SINI LO” Teriak Rafka kesal
“Lu gapapa kan?” Tanya Leyla panik
“Gausah sok baik deh lu” Ucap Sheila menatap tidak suka kepada
“Gausah sok baik deh lu” Ucap Sheila menatap tidak suka kepada Leyla dan menghempaskan genggaman Leyla begitu saja dan masuk ke dalam mobil Rafka
“Haish.. tuh anak kenapa sih” Ucap Alisa yang sudah cukup kesak dengan sikap Sheila akhir-akhir ini
“Mungkin masih belum bisa nerima kehadiran gua di circle ini” Ucap Leyla tersenyum dan memaklumi sikap Sheila terhadapnya
“Maafin dia ya emang susah kalo bertemen sama dia, harus butuh waktu lama buat jadi temen dia” Ucap Keira meminta maaf
__ADS_1
“Iya gapapa kok” Ucap Leyla tersenyum
“Kayak nya kita tunda dulu deh acara kali ini” Ucap Ibram
“Gua setuju, mood Sheila juga kelihatan gak baik” Ucap Rifki
“Iya boleh, bisa lain kali kita lanjutin acaranya” Ucap Keira
“Yaudahh, kita pulang ke rumah masing-masing” Ucap Rafka yang di angguki oleh semua nya
“RAFKA AYO PERGI” Teriak Sheila membuka jendela mobil
“Iyaa, sabar” Ucap Rafka
“Gua duluan ya” Sambung Rafka dan di angguki yang lainnya
“Ayo Kei” Ucap Ibram menggandeng tangan Keira
Selama beberapa bulan ini hubungan kedua nya sudah semakin dekat. Namun Keira juga masih belum mengaku siapa dirinya sebenarnya.
“Kita duluan ya” Ucap Keira
“Gua sama Rifki juga mau pergi” Ucap Alisa
“Hati-hati ya guys” Ucap Leyla tersenyum dan melambaikan tangannya kepada teman-teman nya.
Setelah melihat teman-teman nya sudah mulai menghilang dari pandangannya. Dia mulai masuk ke dalam mobil nya sendiri dan pergi dari sana.
.
.
.
__ADS_1
Hai guys... Gimana kabar nya?
Seneng deh hari ini author update lagi buat kalian. Makasih udah dukung author sejauh ini. love you guys...