My Ice Boy

My Ice Boy
Timezone


__ADS_3

Melihat teman-teman nya sudah pergi, Ibram langsung masuk ke dalam toko perhiasan itu.


“Halo, selamat datang di toko kami. Ada yang bisa saya bantu” Ucap penjaga toko itu


“Saya mau kalung ini” Ucap Ibram menunjuk kalung yang di sukai oleh Keira tadi dan langsung memberikan kartu nya


“Wahh selera anda sangat bagus, pasti pacar anda sangat suka. Kalung ini edisi terbatas dan hanya satu” Ucap Penjaga toko itu


“Hmm” Ucap Ibram datar


“Permisi, tolong bungkus kalung ini” Ucap Penjaga toko itu memanggil temannya


“Ini kalung nya tuan, terimakasih sudah berbelanja di sini” Ucap penjaga itu memberikan paper bag pada Ibram dan mengembalikan kartu Ibram


“Hmm terimakasih” Ucap Ibram yang langsung pergi dari sana


Ibram langsung mencari keberadaan Keira dan yang lainnya dan pada akhirnya dia melihat Keira yang sedang antri untuk membeli es krim. Tak pikir lama Ibram langsung menghampiri Keira dan berdiri tepat di belakang Keira. Antrian semakin berkurang dan kini tiba saat nya Keira memesan es krim.


“Matcha nya 1” Ucap Keira datar


“Ini kak” Ucap Penjual memberikan es krim pesanan Keira


Saat Keira akan membayar sebuah tangan yang berasal dari belakang nya memberikan uang kepada penjual. Keiraa yang melihat itu langsung menoleh kebelakang dan betapa terkejutnya dia ketika melihat Ibram ada di belakang nya.


“Ibram” Ucap Keira kaget


“Hai” Sapa Ibram dengan senyuman


“Sejak kapan di sini?” Tanya Keira


“Sejak tadi” Jawab Ibram


“Kenapa gak manggil?” Tanya Keira


“Surprise haha” Ucap Ibram sambil tertawa


“Surprise apaan sih haha” Ucap Keira yang ikut tertawa

__ADS_1


“Maaf kak, ini es krim nya” Ucap Penjual yang sejak tadi menjadi nyamuk


Mendengar ucapan penjual es krim membuat Keira berbalik dan mengambil es krim nya.


“Maaf ya kak” Ucap Keira sambil mengambil es krim


“Ayoo kita susulin yang lain” Ucap Keira pada Ibram dan langsung menggandeng tangan Ibram


Ibram hanya menurut saja di gandeng oleh Keira dan mengikuti setiap langkah Keira. Di tengah perjalanan Ibram tiba-tiba berhenti dan membuat Keira bingung.


“Ada apa?” Tanya Keira


“Ikut aku” Jawab Ibram mengandeng tangan Keira dan membawa nya pergi ke arah berlawanan


“Kita mau kemana?” Tanya Keira


“Ke tempat dimana gaada mereka” Jawab Ibram menoleh ke arah Keira sambil tersenyum


“Maksud nya?” Tanya Keira bingung


Keira pun menurut dan hanya mengikuti kemana Ibram membawa nya pergi. Cukup lama mereka berjalan akhirnya mereka sampai ke tempat tujuan.


“Timezone?” Tanya Keira menatap Ibram


“Iya, kita akan bersenang-senang” Jawab Ibram menatap balik Keira


“Ahh baiklah, ayoo kita main” Ucap Keira bersemangat dan langsung menarik Ibram masuk ke dalam.


Saat berada di dalam Keira sangat senang dan juga bingung pasal nya dia bingung harus bermain apa lebih dulu.


“Kita main apa dulu?” Tanya Ibram


“Gatau, aku bingung.” Jawab Keira


“Main itu mau?” Tanya Ibram


“Siapa yang lebih banyak masukin bola basket ke dalam ring dalam waktu 5 menit dia berhak minta apapun dari yang kalah, gimana?” Sambung Ibram

__ADS_1


“Menarik, oke kita main itu” Jawab Keiraa


Mereka langsung menuju ke tempat permain yang di maksudkan. Saat akan memulai pertandingan Keira menatap Ibram dengan tatapan persaingan.


“Persiapkan dirimu untuk kalah” Ucap Keira dan memberikan smrik


“Harusnya aku yang mengatakan itu” Ucap Ibram tersenyum dan menggeleng kan kepalanya seolah mengejek Keira


“Baiklah, mari kita buktikan” Ucap Keira


Mereka langsung melemparkan bola basket ke dalam ring dan selama permainan poin mereka sama dan itu membuat Keira semakin bersemangat untuk mengalahkan Ibram. Ibram yang melihat kemampuan Keira membuat nya merasa takjub tanpa Ibram ketahui Keira sangat jago bermain basket. Jadi, tak heran kenapa Keira tetlihat mahir memasukkan bola ke dalam ring.


“Wahh... Ternyata kamu jago juga” Ucap Ibram sambil bermain


“Tentu saja” Ucap Keira tersenyum manis


“Cantik” Gumam Ibram yang tak sengaja melihat senyum manis Keira hingga membuat nya tak konsen.


Keira melihat sekilas ke arah Ibram yang tengah menatap nya sambil tersenyum dan tak lagi memainkan permainan. Hal itu di manfaatkan oleh Keira untuk menang karena waktu tinggal sedikit lagi akan habis.


Kringg...


Waktu telah habis dan suara alarm itu membuat Ibram sadar dari lamunannya dam langsung menatap score yang mereka dapat kan.


.


.


.


Hai guys... Apa kabar?


Selama ini masih belum ada konflik yang cukup lama ya? author masih bingung mau kasih konflik yang gimana dan pada akhirnya author udah dapett konflik yang author mau. Author mau kasih bocoran dikit nih... Konflik nya sebentar lagi bakal ada gabakal berat-berat kok tenang aja. Author suka pusing kalo baca konflik berat jadinya author kasih konflik yang ringan-ringan aja ya..


Oh ya? gimana soal visual nya? Kalian suka gak? Sebenarnya author deg-degan takut kalian gak suka. Author milih visual itu susah banget banyak yang di diskualifikasi lohh haha... dan pada akhirnya author cocok sama visual yang itu.


Satu lagi, jadwal nya ganti yaa gegara lebaran author capekk banget... jadi ga sempet buat nulis bab lanjutan. Sebenarnya kan kemarin harus nya author update bab baru tapii author gantii, kemarin author update bab baru nya novel kedua author dan sekarang giliran novel yang ini. Udah deh itu aja curhat nya jadi kepanjangan soal nya, maap ya.

__ADS_1


__ADS_2