My Life With You(Hidupku Bersamamu)

My Life With You(Hidupku Bersamamu)
Eps.27 "Amsterdam"


__ADS_3

Waktu menunjukkan 06.00 am.. Itu artinya pesawat yang di tumpangi oleh Ferel dan kedua orang tuanya akan segera lepas landas menuju Amsterdam tujuan dan Harapan untuk Farel bertemu dengan Istrinya...


"Semoga kau berada di sana sayang..."


Doa Farel semoga pencariannya kali ini membuahkan hasil..


"Farel ayo kita menaikki pesawat.. Pasti istrimu berada di sana papa yakin dengan hal itu.. "


Farel yang di dampingi oleh kedua orangtuanya untuk menemukan istrinya... Berjalan dengan sedikit pincang.. Karena tadi pagi dia terlalu bersemangat sehingga terjatuh dari tangga rumah papanya walau pun tidak parah tetap saja kakinya sedikit bengkak.


Di dalam pesawat...


Farel tidak melakukan apapun hanya berpikiran tentang istrinya saat ini.. Hingga dia tertidur pulas perjalanan yang mereka tempuh cukup lama...


"Sayang sepertinya Farel benar-benar lelah... Semoga saja Tiara berada Di Amsterdam "


Harap dari susi..


"Aku yakin bukan Tiara yang mengajukan perceraian itu... Dari awal Toni sudah tidak terlalu menyukai Tiara menikahi Adiknya... "


Ucap Fendo sangat yakin


"Kau tidur saja.. Jangan berpikiran macam-macam.. Aku akan membangunkan kalian jika sudah sampai ketempat tujuan"


Susi melihat suaminya juga kelelahan mengurus segala permasalahan putranya dengan anak menantunya yang di bawa pergi oleh Toni kakak dari Tiara bersama dengan seluruh keluarganya.

__ADS_1


Susi memandang wajah dari Farel sungguh mereka hampir melakukan kesalahan yang fatal saat itu.. Jika Tiara tidak muncul di hari pernikahan Farel mereka akan hidup dengan rasa penyesalan seumur hidup kepada Tiara menantunya.


****


Beberapa jam kemudian pesawat mereka sudah mendarat dengan selamat sampai tujuan..


Langkah farel sedikit lebih ringan ketika menginjakkan kakinya di Amsterdam..


"Tiara... Aku sudah sampai.. Tunggu aku menemukan keberadamu sayang.. "


Fendo menelepon seseorang yang dikenalnya untuk segera menjemput mereka di bandara.. tidak lama ada mobil mewah yang menghampiri tempat mereka berdiri...


"Tuan Fando... silahkan masuk..."


"Terima kasih.. siapa yang membawamu... "


tanya fendo karena merasa penasaran..


"Saya di kirim oleh Tuan Wira untuk menjemput anda ke kediamannya.. " kata supir tersebut dengan sopan.


Fendo mengangguk paham Karena ia sudah menelepon sahabatnya yang tinggal di Amsterdam dan mengatakan bahwa dia anak dan istrinya berada di Amsterdam untuk waktu yang sedikit lama...


mereka bertiga masuk kedalam mobil yang telah di kirim oleh sahabatnya.. Farel mengamati pemandangan yang tampak jauh berbeda dari tempat asalnya memerhatikan jalanan yang ditepuh olehnya berharap ada sebuah keajaiban .. istrinya sedang berjalan di pinggir jalan kota tersebut..


Farel tersenyum kecut karena dia tau bahwa kondisi dari istrinya tidak memungkinkan untuk keluar untuk sekedar jalan-jalan..

__ADS_1


"Farel sayang.... "


farel mendengar panggilan seseorang... Katika tersadar ternyata hanya khayalannya saja..


Farel terus melamun hingga sampai tempat tinggal dari sahabat papanya..


"Farel kita sudah sampai... turunlah... "


panggil Fendo kepada putranya yang tidak bergerak.


"Maaf ternyata sudah sampai... sampaikan rasa terima kasihku kepada Tuanmu.. bahwa sudah menerima kami untuk tinggal di kediamannya selama beberapa waktu kedepan... dan untuk kau Ini ambillah.. jangan menolak rezeki "


ucap farel yang tersadar dari lamunanya kepada sopir yang sudah menjemputnya dari bandara tadi..


"Tidak apa-apa Tuan aku hanya melakukan tugas yang diberikan kepadaku.. jika ada keperluan silahkan panggil diriku saja tuan... kalau tidak ada saya pamit terlebih dahulu masih banyak yang harus kukerjakan di belakang rumah.."


fendo dan anak istrinya melangkah masuk menuju rumah besar di depannya..


.


.


.


Tbc.. !!!

__ADS_1


__ADS_2