
Tiara yang melihat kedatangan suami tidak bisa mempercayai matanya sendiri farel tepat berada di hadapannya dengan wajah penuh kerinduan dan juga senyuman yang selalu dirindukan olehnya selama ini.
Ferel pun tidak jauh berbeda dengannya wajahnya tertegun melihat Istrinya berada di depan matanya.
Tidak terasa air mata mereka berdua menetes tanpa disadari oleh keduanya mereka sudah duduk di kamar Tiara.
Tiba-tiba saja Farel memeluk istrinya dengan erat seakan sangat takut kehilangan untuk sekian kalinya Tiara juga membalas pelukan suaminya rasanya seperti mimpi bagi mereka berdua berpisah dalam waktu yang lama dan sekarang mereka berdua sudah saling berpelukan dengan penuh kerinduan.
"Sayang aku mencintaimu tolong jangan pernah meninggalkan diriku sendiri.. Tiara tau kah kau bahwa aku sudah mencarimu selama 1 minggu lamanya di Amsterdam namun tidak pernah membuahkan hasil.. Pada akhirnya kita dipertemukan kembali sayang. "
Ucap farel melepaskan pelukannya sambil menatap wajah istrinya dan mengelus kepalanya.
"Farel aku sangat mencintaimu tolong jangan pernah berpikir untuk berpisah lagi aku tidak akan sanggup menghadapi kenyataan itu "
"Sayang kita akan memulai hidup baru bersama aku tidak akan pernah membiarkan kau merasa sedih lagi . Kita mulai dari awal aku berjanji kita akan hidup seperti pasangan lainnya "
Farel kembali memeluk istrinya seakan sangat takut kehilangan lagi dan lagi.
"Sayang kau makan dulu dong.. Nanti sakit"
Farel membujuk istrinya agar mau makan karena sudah hampir dua hari lamanya Tiara tidak menyentuh makanan bahkan minuman.
__ADS_1
Tiara yang kebetulan sangat lapar meminta agar Farel mau menyuapinya makan.
"Gadis pintar"
Farel memuji istrinya yang berhasil menghabiskan seluruh makanannya dan memberikan minum untuk Istrinya.
Setelah selesai mereka berdua ke sofa dan saling berbagi cerita tentang kehidupan mereka kedepannya.. Tidak lama Tiara merasa sangat mengantuk bahkan sudah beberapa kali menguap Ia tertidur di pangkuan suaminya dengan tenang.
"Tiara aku sangat mencintaimu saat ini dan untuk selamanya kau satu-satunya wanita yang berada di hidupku dan kini aku tidak akan bisa Hidup tanpamu sayang kau adalah Hidupku saat ini hingga akhir hayat"
Guman Farel memandang wajahnya istrinya yang tampak cantik di matanya meski tidak memakai make up sama sekali Tiara tertidur pulas di pangkuanya.
****
Sedangkan di ruangan tamu Toni selalu ingin melihat keadaan adiknya namun selalu saja ditahan oleh Kinan maupun Andy karena akan mengganggu pertemuan Tiara dan Farel.
Beberapa orang yang berada di sana juga tidak jauh berbeda dari Toni yang tampak sangat gelisah.
Sedangkan wira mengajak anaknya untuk berbicara mengenai Tiara.
"Gery sebaiknya kau hilang obsesi bodohmu itu kepada Tiara masih banyak wanita yang akan mencintaimu dengan tulus. Kau lihat sendirikan bagaimana Tiara sangat mencintai Suaminya begitu pula Farel juga sangat mencintai Tiara dengan sepenuh hatinya... "
__ADS_1
Ucap wira kepada anaknya yang sangat terobsesi dengan istri orang lain.
"Papa aku pergi dulu nanti kalau pikiranku sudah dapat menerima kenyataan pahit ini pasti aku akan kembali lagi kesini"
Gery meninggalkan Wira tanpa mau mendengarkan ocehan yang tidak akan ada habisnya.
"Dasar Bocah tengil.. Selalu saja seperti itu jika kau memberikan sebuah nasihat"
Wira kembali bergabung dengan orang yang berada di ruang tamu yang keadaanya tidak jauh berbeda dengan tadi...
.
.
.
.
.
Tbc.. ...!!!
__ADS_1