
Saat ini Farel masih menunggu jawaban dari Wira mengenai tempat tinggal Keluarga dari istrinya. Sudah hampir dua hari lamanya menunggu karena tidak ada yang bisa perbuatnya selain menunggu... Lagi pula farel tidak mengetahui apa-apa mengenai Amsterdam.
Wira yang sudah mengetahui Tempat tinggal dari keluarga Tiara namun permintaan dari anaknya Gery dia berusaha untuk menunda memberitahukan kepada Farel dan Sahabatnya.
Tiba-tiba saja Gery datang kerumah ayahnya.. dan menemui farel yang sudah tampak kacau di lihat dari penampilannya.. Wajah kusut dan gelap hampir mirip dengan kondisi Tiara saat ini..
Farel mendekatinya seraya menyapa dan bertanya tentang keberadaan Tiara..
"Hai... Gey sudah lama kita tidak bertemu"
Ucap farel sedikit senang karena mereka sudah lama berteman.
"Farel.. Kau datang apa yang membuatmu ke Amsterdam..?"pura-pura tudak tau..
"Aku mau mencari keberadaan Istriku Tiara apa kau mengetahui keberadaan dan Kondisinya..?"
"Farel dengarkan Aku.. Tiara sudah Tiada.. Kau jangan pernah mencarinya lagi. Dia sudah hidup lebih tenang jadi percuma jika kau mencari keberadaan Tiara.. "
__ADS_1
Gery tidak ingin jika Farel dan Tiara bertemu kembali jadi di terpaksa berbohong kepada Farel agar Farel kembali ke indonesia dan melupakan Tiara..
Mendengar itu tubuh Farel bergetar air matanya sudah mengalir dengan deras.. Rupanya dia sudah terlambat sudah tidak ada harapannya bertemu dengan Istrinya yang telah mencintainya sepenuh hati. Dirinya sudah tidak sanggup berdiri mendengar bahwa Tiara sudah tiada bahkan membalas semua kebaikan dari istrinya saja sudah hilang.
Namun beda halnya dengan Fendo yang mendengar ucapan dari Gery... Rasanya ada yang ganjal ada sesuatu yang disembunyikan olehnya. Tidak mungkin Menantunya pergi untuk selamanya.. Jika hal itu memang terjadi pasti Toni akan kembali ke indonesia lagi..
"Gery kenapa kau berkata seperti itu kepada Farel..."
Bisik wira kepada anak nakalnya itu beraninya ia mengatakan bahwa Tiara sudah Tiada...
Gery hanya memandangnya wajah tidak terbaca. Bahkan berpura-pura sedih menghibur Farel..
Farel masih duduk tersungkur di lantai tidak menanggapi Gery sama sekali pikirannya melayang-layang mengingat senyuman tiara saat memandang wajahnya saat itu.
"Kenapa kau pergi sayang.. Aku belum sempat membalas seluruh kebaikanmu"
"Aku sangat merindukan senyumanmu itu kau wanita yang paling cantik jika tersenyum."
__ADS_1
membayangka bahwa Tiara sedang memandang ke arahnya.
kondisi farel sangat memprihatinkan membuat kedua orangtuanya merasa sedih melihat anaknya yang sudah tidak punya gairah hidup.. fendo mencoba membantu Farel berdiri dari tempatnya.
"Farel sebaiknya kita mencari yang sebenarnya tidak mungkin istrimu akan meninggalkan orang yang sangat dia cintai... berdirilah.."
"Tapi Gery sudah mengatakan bahwa Tiara sudah tiada.." ucapnya sedih.
"Iya papa juga dengar itu.. namun ada yang ganjal dengan perkataannya kau ingat-ingat dulu."
farel tampak mengingat perkataan gery kepadanya namun pikirannya yang sedang kacau tidak bisa mengingat hal yang ganjal.
mendengar perkataan Fendo... Gery hanya mengegirkan bahunya seraya tidak peduli dan pamit meninggalkan Kediaman dari wira papanya.
Tbc...!!!
Hai para pembaca setia Author..
__ADS_1
kemungkinan Novel "My life with you" episodenya akan sedikit.. tidak sampai 50 episode.. jadi jangan lewatkan episode terakhirnya.. besok malam.. dah.. 👋👋👋