
'uhhh aku harus tetap kuat, kenapa tidak ada orang yang lewat satu pun, ohh tuhan ku mohon datangkanlah malaikat penolong untukku'
dijalan yang sepi dan gelap terlihat seorang wanita tengah sempoyongan berjalan, dengan penampilan yang berantakan, bibir yang berdarah dan ada beberapa bagian tubuh yang lebam.
brukkkk....
sebuah mobil menyerempet dirinya.
"aawwwhh, sakit sekali" ringisnya terdengar sangat lemah.
"apakah anda baik-baik saja nona" tanya seorang pria berjas hitam yang menyerempetnya.
mata gadis tersebut berkaca-kaca, bukan karena sakit terserempet mobil melainkan ia telah menemukan malaikat penolong.
'terimakasih tuhan kau telah menurunkan malaikat penolongku, aku berjanji akan menuruti semua yang diperintahkan dia, apapun itu saya berjanji'.
karena merasa aman gadis tersebut baru menyadari betapa sakit yang ia rasakan, seakan-akan badannya remuk tak bertulang.
"nona apakah anda baik-baik sa..." belum sempat pria tersebut menyelesaikan perkataannya gadis tersebut jatuh pingsan.
pria tersebut berjalan menghampiri mobil hitam yang ia kendarai dan seperti berbicara dengan orang yang berada di kursi penumpang.
tak berselang lama pria tersebut kembali dan membopong gadis yang ia tabrak masuk ke kursi penumpang, Tek berselang lama mobil melaju dengan cepat.
"Roy kau selidiki identitas wanita ini aku ingin tau malam ini juga"
"baik tuan muda"
***
sebelum itu disebuah perusahaan
"Roy sudahkah kamu mencarikan seorang wanita yang akan kubawa pulang malam ini" ucap seorang pria berjas hitam yangkeluar dari sebuah lift khusus CEO.
"maaf tuan muda, tapi wanita seperti yang anda sebutkan sangat Susah dicari, bahkan anak buah saya tidak menemukannya tuan"
" ahh sudahlah, aku sudah mengira bahwa kamu itu tidak akan mampu mencarikan wanita seperti type ku"
__ADS_1
'bukanya tidak mampu tuan, tapi anda memberikan perintah 2 menit yang lalu dimana saya harus mencarinya'
"maafkan saya tuan muda" sambil membukakan pintu mobil
mobil melaju dengan kencang membelah keramaian jalan ibu kota.
" kau itu memang tidak becus dalam mencarikan aku wanita Roy pantas saja kau masih jomblo"
"maaf tuan muda, tapi anda juga belum mendapat jodoh" ucap Roy sembari menahan senyum.
"apa kau sedang mengataiku Roy, bonusmu bulan ini ku potong"
"maafkan saya tuan muda"
bruukkk.... ciiitttttt....
"sepertinya kita menabrak orang tuan muda"
"sialan kau Roy, cepat turun dan lihat apakah dia terluka parah atau tidak"
"baik tuan muda"
"maaf tuan muda, orang yang kita tabrak pingsan"
"haahhh merepotkan sekali, cepat kita antar dia ke rumah sakit, aku tidak mau dipenjara hanya karena menabrak orang"
"baik tuan muda"
Roy menghampiri orang tersebut dan menggendongnya kemudian memasukkan kedalam kursi penumpang.
"kenapa kau taruh disini, taruh dikursi depan saja"
"maaf tuan muda tapi alangkah baiknya jika disini bersama anda, karena kondisinya yang lumayan parah jadi jika di kursi depan maka bisa menyakitinya"
"terserah kau saja"
kemudian Roy kembali ke kursi kemudi.
__ADS_1
"cepatlah kita harus segera pulang sebelum ibuku mengomel karena aku datang terlambat terlebih tidak membawa calon mantu untuknya"
"eheemm.. sebelumnya mohon maaf tuan muda, apakah kita jadi membawa wanita yang kita tabrak ke rumah sakit, ataukah saya mengantarkan anda terlebih dahulu dan baru ke rumah sakit"
"ke kediamanku dahulu saja"
***
sampai disebuah rumah yang sangat mewah terlihat mobil hitam memasuki halaman rumah tersebut.
tampak seorang pria turun dari mobil dan memutari mobil kemudian membukakan pintu penumpang mobil.
"Roy, kamu pulang dan istirahat terimakasih untuk kerja kerasmu hari ini" ucap seorang pria dari kursi penumpang.
"dan untuk gadis ini, biar ku rawat saja, lagipula kau menabraknya dengan mobilku"
dengan menggendong seorang gadis yang nyaris sekertarisnya tabrak ia memasuki kediaman yang megah tersebut.
'aahhh tumben sekali anda tidak menolak dengan seorang wanita, apakah karena wanita tersebut terluka? ahh aku tidak peduli yang penting pulang dan tidur, yaahhh besok masih ada hari yang akan datang'.
"baik tuan muda, terimakasih"
Roy membungkukkan badan dan kemudian berlalu pergi dari kediaman mewah tersebut.
***
didalam kediaman mewah.
"Devan, kamu sudah pulang nak, siapa yang kau bawa?"
seorang wanita paruh baya menghampirinya dan penasaran siapa yang dibawa pulang oleh putranya.
"Dia wanita yang aku bicarakan waktu itu ma, dan aku sudah berjanji kan akan membawanya pulang malam ini, tapi ia menghadapi kemalangan sebelum bertemu denganku, bahkan aku tidak sempat membawanya ke rumah sakit karena teringat janjiku pada mama"
"ya ampun calon mantu mama, cepat kamu bawa dia ke kamarmu, mama akan memanggil dokter untuknya"
"baiklah ma"
__ADS_1
Devan membawa wanita tersebut menuju kedalam kamarnya, padahal ia belum pernah membawa orang asing memasuki kamarnya, bahkan ada pelayan khusus yang ditugaskan untuk membersihkan kamarnya.