
Bell pulang sekolahpun sudah berbunyi. "Gue pulang duluan ya," ucap Nasya lalu meninggalkan kedua temannya.
Dikolidor sekolah Nasya berpapasan dengan Nichol dan Tiara. Nichol sengaja merangkul Tiara untuk memanas-manasi Nasya.
Nasya sengaja menyenggol Tiara
"Ups.. Sorry gak sengaja," kata Nasya dengan tampang tanpa dosanya.
"Lo apa-apaan si Nas?" kata Tiara mendorang Nasya.
"Gue kan udah bilang gak sengaja," kata Nasya santai.
"Gak sengaja apanya?, jelas-jelas lo sengaja nyenggol gue, kenapa lo iri sama gue karena gue udah jadian sama Nichol?" Kata Tiara.
Sedangkan Nichol hanya diam saja mendengarkan pertengkaran dua wanita dihadapannya itu.
"Gue iri sama lo? sorry ya, lagian gue udah gak suka lagi sama cowo yang suka nuduh-nuduh orang sembarang," ucap Nasya sambil melirik Nichol.
"Cuih gue gak percaya," Tiara seolah meludah kebawah.
"Kalian kalau mau berantem terusin aja, gus mau cabut," ucap Nichol males melihat perdebatan kedua wanita itu.
Nichol pergi meninggalkan Nasya dan Tiara
"Tunggu Nic" ucap Tiara menyusul Nichol pergi.
"Terkadang apa yang keliatannya sama bukan berarti yang sebenarnya," ucap Nasya .
Nichol menghentikan langkahnya karena mendengar perkataan Nasya
"Apa maksud dari perkataannya barusan" Batin Nichol
💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜
Dirumahnya Nasya sedang menonton tv sendirian. Orang tua Nasya kemarin pergi ke Surabaya untuk bisnis. Nasya sudah terbiasa sering di tinggal pergi oleh orang tuanya sejak dia kecil.
Bahkan dulu waktu kecil Nasya selalu di titipkan oleh kedua orang tuanya kepada teman papahnya. Berhubung sekarang Nasya udah besar jadi dia tidak dititipkan lagi sama teman papahnya itu.
"Diminum dulu non teh ny,a" ucap bi Narti asisten rumah tangga Nasya.
"Iya bi makasih, bi mom sama dad kira-kira kapan pulangnya ya?". Tanya Nasya.
"Bentar lagi juga datang Non, tadi kata tuan dan nyonya sekarang sedang dijalan menuju rumah,"
__ADS_1
"Yang bener bi?" ucap Nasya senang.
Pintu rumah pun di buka oleh rama dan mona "Halo anak momy yang cantik," mona langsung memeluk anaknya.
"Mom aku kangen," ucap Nasya.
"Baru juga ditinggal sebentar udah kangen aja," celetuk Rama.
Nasya hanya tersenyum saja mendengar perkataan Rama.
"Ini tolong kamu kasihin sama tante Raisa yah bilangin oleh-oleh dari mom," kata Mona memberikan Tote bag untuk Ibunya Nichol.
"Ko aku si mom? males ah, anterin aja sama bi Narti" ucap
Nasya karena dia tidak mau bertemu dengan Nichol.
"Gak sopan dong kalau yang ngasihnya bi Narti, mending kamu aja," bujuk Rama.
"iya deh iya," ucap Nasya pasrah.
💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘💘
Nasya pun mengantarkan oleh-oleh dari momynya itu kerumah Nichol.
"Tante Raisanya ada?" tanya Nasya.
"Ada" ucap penjaga gerbang itu lalu membuka gerbang.
Tok Tok Tok
Nasya mengetuk pintu itu.
"Ngapain lo kesini?" tanya suara bass itu yang membukakan pintu untuk Nasya.
"Gue mau ngasih ini," ucap Nasya menyerahkan paper bag yang di pegangnya.
"Apa ini? Bukan Racunkan?" Tanya orang itu menyelidik.
"Iya racun," jawab Nasya ketus.
"Siapa Nic yang datang?" ujar Raisa yang baru saja mucul dari ambang pintu.
"Eh kamu Sya, ayo masuk," ujar Raisa mengajak Nasya memasuki rumahnya itu.
__ADS_1
Raisa memang selalu memangil Nasya dengan Panggilan Sya bukan Nas. Kata Raisa kalau dia manggil Nas kesannya kaya manggil buah Nanas 😂✌. Jadi dia selalu memanggil Sya.
"Gak usah deh tante" ucap Nasya sambil melirik Nichol.
"Ga usah malu-malu ayo sekalian ikut makan malem" Raisa menarik tangan Nasya supaya mengikutinya.
Nasya hanya pasrah mengikuti Raisa. Sedangkan Nichol menatap tidak suka kepada ibunya karena mengajak Nasya.
"Caper banget tuh anak," ujar Nichol setelah ibunya dan Nasya tidak ada.
Nasya pun ikut makan malam dirumah Nichol, Dan dia kini sedang mendengarkan Raisa bercerita.
"Kamu tadi kesini naik apa Sya?" tanya Raisa.
"Naik taxi tante," ujar Nasya.
"Nic, kamu antarin Nasya pulang yah, kasian loh perempuan pulang sendiri malam-malam bahaya." ujar Raisa.
"Ga usah tante" tolak Nasya sopan karena tidak mau diantar oleh Nichol.
"Kesini aja tadi dia sendiri pulang juga harus sendiri dong ngerepotin aja" ucap Nichol.
"Nichol jaga ucapan kamu" peringat Ridho.
"Dia kan perempun gak baik pulang sendirian malem-malem," ujar Raisa.
"Gak papa tante om aku bisa pulang sendiri ko, lagian aku juga gak mau merepotkan orang lain," ucap Nasya lalu melirik Nichol dia bermaksud untuk menyindir Nichol.
"Papah gak mau tau pokonya kamu harus nganterin Nasya pulang titik," ucap Ridho
"Iya" ucap Nichol pasrah karena tidak mau menentang kedua orangtuanya.
Bersambung...
___________________________________________
Mudah-mudahan tidak ada typo lagi.
Part selanjutnya Nichol & Nasya dimobil.
Jangan lupa kasih votenya yah 😊.
Nelly Nurul Awaliyah
__ADS_1