N2 (Kisah Sepatu Kaca)

N2 (Kisah Sepatu Kaca)
Kedatangan Sosok Baru.


__ADS_3

Happy Reading.


Jangan lupa kasih vote dan comen yah.


_____________________________________________


Semua murid kelas XI IPA 3 sekarang sedang berada di kelasnya, Termasuk Nasya, Abel dan Ika. Mereka sedang bercerita dan bergosip ria.


"Woi guru fisika datang," ucap ketua kelas yang di ketahui namanya Fatur itu sambil melihat kearah jendela.


Semua murid terdiam di tempatnya masing-masing karena mendengar kata ketua kelas.


"Nanti kita lanjutin lagi ceritanya," kata ika.


"Selamat pagi semuanya," ucap Bu Sari yang baru saja masuk kelas.


"Pagi juga Bu," ucap murid-murid semua.


"Ibu kali ini tidak sendiri, ibu membawa teman baru untuk kalian, silahkan perkenalkan nama kamu," ucap Bu Sari kepada seseorang yang datang itu.


"Pagi teman-teman, Perkenalkan Nama saya Maura Caitlin, saya pindahan dari Amerika, salam kenal dari saya," ucap Maura tersenyum kepada semuanya.


Banyak siswi-siswi yang berbisik-bisik dan menanyakan murid baru itu.


"Oh ya kamu duduk sebangku dengan Ika yah di belakang Nasya," tunjuk Bu Sari kearah bangku Ika


Maura pun mengangguk dan duduk menuju tempat yang di tunjukan Bu Sari tadi.


"Gue gak mimpikan lo beneran pindah kesini," ucap Nasya kepada Maura yang baru aja duduk di bangkunya.


"Kalian udah pada kenal?" tanya Ika bingung.


"Iya kita dulu satu SMP terus dia pindah ke Amerika." Nasya menjelaskan kepada Ika.


"WIH asik kayanya kita bakal punya anggota baru nih," ucap Abel sedikit beteriak.


Semua murid melihat kearah Abel karena berteriak termasuk Bu Sari, dia melotot kearah Abel. Sedangkan Abel hanya menyengir tanpa dosa.


"Maaf bu saya terlalu bahagia dapat teman baru," ucap Abel kepada Bu Sari.


Setalah itu mereka memulai pelajaran yang diajarakan oleh Bu Sari.


πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™πŸ’™

__ADS_1


Waktu istirahat pun telah tiba, Nasya dkk pun pergi ke kantin.


"Kantin yuk," ajak Nasya kepada teman-temannya.


"Tumben banget lo ngajak ke kantin Nas, biasanya juga gak mau," celetuk Ika.


"Gue lagi seneng soalnya kedatang teman lama gue, ayo cepetan kita kesana sebelum gue berubah pikiran," kata Nasya.


Nasya beserta teman-temannya pun sempai di kantin, tetapi tanpa di duga oleh Nasya, Maura lari dan langsung memeluk seseorang.


Semua orang yang bearada disana tercenang melihat orang yang di peluk oleh murid baru itu.


"Gue kangen lo Nic," ucap Maura sambil memeluk Nichol sangat erat.


Nichol juga membalas pelukan Maura, dan itu membuat semua murid yang bearada disana merasa heran, karena Nichol bukan tipe orang yang selalu diganggu apalagi dipeluk secara tiba-tiba seperti itu.


Nasya yang melihat Maura yang tiba-tiba memeluk Nichol dia terlihat biasa saja karena dia tau apa hubungan Maura dengan Nichol.


"OMG Gue gak salah liatkan," kata Abel kepada Nasya dan Ika. Namun tidak mendapat respon dari kedua temanya itu.


"Kaya nya lo bakal punya saingan baru nih," bisik Fika kepada Tiara.


"Gak ada Nasya malah ada dia, siapa si dia?" tanya Tiara kepada Fika yang penasaran kepada murid baru itu.


"Ini gak bisa dibiarain," kata Tiara lalu dia bergegas menghampiri Nichol.


"Ehem" Tiara berdehem kencang agar perempuan itu segera melepaskan pelukannya dari kekasihnya itu.


Maura yang mendengar deheman pun refleks melepaskan pelukannya.


"Maaf kamu siapa yah?" Tanya Maura bingung.


Tiara mengulurkan tangannya, "Kenalin gue Tiara, gue ketua Osis disini dan gue PACAR Nichol," kata tiara sambil menekan kata 'PACAR'.


Maura pun tersenyum dan mengulurkan tangannya "gue Maura," kata Maura tersenyum ramah kepada Tiara.


Sedangkan Tiara menatap Maura tidak suka, apalagi melihat espresi Maura ketika Tiara mengenalkannya sebagai pacar, Maura terlihat santai saja. Tiara dibuat dongkol olehnya.


"Ternyata lo disini Nic, gue cariin juga," ucap Gino yang baru masuk kantin.


Mendengar suara itu Maura membalikan tubuhnya dan dia mematung seketika.


"Maura," ucap Gino lirih.

__ADS_1


Melihat itu, Nasya langsung menghampiri Maura, dia menepuk pundak Maura.


"Gino juga sekolah disini" bisik Nasya kepada Maura.


Nasya mengajak Maura pergi ke taman. Saat ini mereka sedang duduk berdua, jika kalian bertanya Ika dan Abel dimana mereka masih dikantin. Mereka berdua tidak mengikuti Nasya karena Ika sudah janjian makan di kantin dengan Farhan, sedangakan Abel dia sudah lapar dari tadi jadi dia tidak ikut Nasya ke taman.


"Lo ko gak bilang kalau Gino juga sekolah disini Nas," kata Maura yang terlihat kesal.


"Sorry... sebelumnya gue belum sempet bilang sama lo, lagian lo juga sekolah disini gak bilang dulu sama gue, jadi gue'kan gak bisa ngasih tau Lo kalau Gino juga sekolah disini,"


"Ya gue'kan mau satu sekolah sama lo dan juga sepupuh gue, dan gue gak bilangΒ  sama lo kalau gue mau sekolah disini'kan tadinya biar ngsih lo suprise, tapi ternyata gue satu sekolah juga sama DIA," kata Maura.


"Terus lo mau gimana sekarang, lo mau pindah lagi ke Amerika?"


"Ya kali gue pindah lagi ke sana, baru juga pindah. Tadi gue denger Gino manggil nama Nichol apa mereka dekat?" tanya Maura penasaran.


"Mereka temen satu geng, dan lo gak bisa deket sama Nichol kalau lo masih juga menghindari Gino," kata Nasya.


"Maksud lo apa Nas?" Tanya Maura bingung.


"Ya ampun Maura kamu tuh oon atau kenapa si, mereka satu geng otomatis mereka selalu bersama-sama. Dan kalau lo mau deket sama sepupu lo itu, lo juga harus siap ketemu sama Gino. Lagian lo kenapa si harus hindari Gino?"


"Lo udah tau alasan gue Nas," kata Maura lalu dia berdiri.


"Mau sampai kapan lo hindari Gino kaya gini? Asal lo tau Maura, sejak lo pergi ke Amerika Gino berubah menjadi Palyboy. Dan alasan lo hindarin dia karena lo masih Cinta sama diakan? Dan gue yakin Gino jadi suka mainin perasaan cewe itu karena dia mencari sosok lo di cewe lain. itu artinya Gino juga belum bisa move on dari lo."


"Gue udah terlanjur kecewa sama dia karena dia dulu selingkuhin gue, kalupun dia kaya gitu itu bukan salah gue tapi salah dirinya sendiri."


"Keras kepala banget si lo Maura. Lo gak bisa bohongin diri lo sendiri kalau lo masih Cinta sama Gino," ucap Nasya.


"Lo juga ngebohongin diri sendiri Nas, kalau sebenarnya lo juga masih menyukai sepupu gue Nichol." ucap Maura.


Nasya langsung terdiam seketika, memang benar dia masih menyukai Nichol. Btw Nichol adalah sepupu Maura.


Bersambung...


_____________________________________________


**hai semuanya... jangan lupa kasih vote dan comen yah...


bagiamana kelanjutannya??....


terimakasih**....

__ADS_1


__ADS_2