Negeri Empat Matahari

Negeri Empat Matahari
Ch. 13 - Tidak bisa, Ratu


__ADS_3

"Selamat datang, Yang Mulia Ratu Azura," sapa Ezekiel dengan memamerkan senyuman manisnya. Aroma segar tercium dari tubuhnya.


"Jangan terlalu formal, Ezekiel. Kita bukan dalam acara resmi," ujar Ratu. Wanita cantik itu sangat memesona.


Rambutnya yang panjang, ia biarkan terurai. Di atasnya tersemat sebuah tiara mungil yang bertabur batu berlian. Sepasang anting yang senada dengan tiaranya, menambah anggun wanita itu.


Gaunnya cukup terbuka, dengan memamerkan bahunya yang halus. Lekukan tubuhnya tercetak jelas di balik sutera berwarna lilac. Membuat Dewa Ezekiel tidak mampu mengalihkan pandangannya, dari pimpinan tertinggi negeri itu.


"Panggilan itu bentuk perhatianku padami, Azura," kata Ezekiel. Membuat Sang Ratu merona.


"Tetapi ada apa gerangan, sampai Ratu sarapan di sini?" tanya Ezekiel kemudian.


"Tidak ada hal yang khusus. Dewa jarang sekali berkunjung ke Verenian Pallace. Terutama sejak menghilang beberapa waktu lalu," jawab Ratu Azura.


"Baiklah, kita akan sarapan bersama. Para pelayanku sudah menyiapkan hidangan istimewa untuk Ratu," kata Ezekiel. Senyum Ratu Azura mengembang.


"Tetapi aku hanya bisa menemani sarapan. Tidak bisa lebih dari itu. Para siswa dari pelosok negeri telah jauh-jauh datang kemari untuk menuntut ilmu. Aku tidak bisa mengabaikan mereka," ucap Ezekiel tegas.

__ADS_1


Meski Sang Dewa tidak menyebutkan secara langsung, kalau Ratu telah mengubah jadwal Dewa hari ini, Ratu tetap merasa Ezekiel baru saja menyindirnya.


"Aku bukan menolak dan mengabaikan para pelajar itu, Ezekiel. Tetapi memberi waktu mereka istirahat, setelah datang dari tempat yang jauh," kata Ratu dengan tatapan menusuk.


"Lagipula, nanti akan ada Jenderal dan para guru yang menyambut mereka," kata Ratu.


"Tentu saja aku tidak akan tugas mengganggu Jenderal dan para guru. Tetapi aku juga tidak bisa melalaikan tugasku sebagai Dewa, hanya demi menemani Ratu berjalan pagi," balas Ezekiel pula.


Ratu Azura berdecak kesal. Usahanya pagi ini sia-sia. Ezekiel tidak tunduk pada perintahnya.


"Azura, aku tahu kamu wanita yang cerdas dan sangat bijak. Pasti kamu bisa mengambil keputusan yang tepat. Di lain waktu kita bisa berjalan-jalan di tempat yang indah," kata Ezekiel dengan lembut.


...🌟🌟🌟🌟...


"Dasar! Wajahnya memang terlihat polos. Tetapi rupanya dia sama sekali nggak bisa diperintah sembarangan," sungut Sang Ratu ketika telah kembali ke Verenian Pallace.


"Rania, apa benar Ezekiel kehilangan semua ingatannya di masa lalu?" tanya Ratu pada dayang utama.

__ADS_1


"Benar, Yang Mulia Ratu. Ketika ia kembali dari tidur panjangnya, saya hanya memberikan sebagian kekuatan yang ia butuhkan," jawab Rania Wichery.


"Kita harus melakukan sihir itu lagi. Aku harus mendapatkan Ezekiel," kata Ratu dengan gusar.


"Saya tidak berani, Ratu. Ini terlalu berbahaya. Kabut Mighty yang menyelimuti negeri kita, tidak mampu menahan sihir ini dari pandangan Mahadewa," ujar Rania.


"Kita kan tinggal memperkuat sihir, untuk membentuk Kabut Mighty. Tiga matahari yang kita ciptakan lebih dari cukup untuk membuat sihir pelindung itu bertahan lebih lama," desak Ratu.


"Mohon ampun, Yang Mulia Ratu. Sampai saat ini para Dewa Dewi masih belum menyadari, jika tiga di antara empat matahari di langit hanyalah rekayasa kita. Karena kita lebih dulu ada, sebelum mereka dibangkitkan," kata Rania.


"Kemudian mereka juga tidak mengetahui, kalau Dewa Kecerdasan atau Dewa Ilmu Pengetahuan yang bertugas selama ini adalah Black Shade yang menyamar, selama Dewa Ezekiel kita kunci kekuatannya," ucap Rania lagi.


"Nah, kalau kita melakukan sihir lagi dengan gegabah untuk memikat Ezekiel, saya tidak bisa menjamin, para Dewa Dewi akan mudah dikelabui lagi, terutama Mahadewa. Ini bisa menjadi ancaman bagi kita Ratu sendiri," jelas Rania.


Sang Ratu manggut-manggut mendengar penjelasan dari dayangnya. Tetapi ia juga tidak bisa menunggu lebih lama lagi untuk mendapatkan Ezekiel.


Semua hal itu ada alsannya. Ezekiel alias Arsa Dewananda, adalah pria pujaan hatinya sejak tahun 2020, lima tahun sebelum kiamat terjadi.

__ADS_1


(Bersambung)


__ADS_2