Never Hate

Never Hate
Calon madu-ku


__ADS_3

"Sayang aku suntuk nih, jalan yuk"


Percakapan dua sejoli yang dimabuk cinta bertebaran kata-kata manis, nada manja yang dilantunkan wanita diujung telpon disambut hangat oleh lelaki yang kini sudah duduk di ranjangnya.


"Apasih yang ngga buat kamu" sahutnya.


"Emang paling baik deh. Yaudah aku tunggu dirumah yah. Daah"


Sesingkat itu obrolan mereka. Tanpa sadar ada seseorang yang menunggu di meja makan dengan perasaan duka.


Sebutan malam pertama untuk pengantin baru terdengar sangat indah, lain dengan kenyataannya. Sejatinya wanita ingin dimengerti, disayang dianggap ada dalam kehidupan suaminya. Layaknya batu di air yang keruh, walau dia kecil air tetap menganggapnya ada.


Dave memandang Teri yang sedang duduk di kursi dengan makanan yang masih utuh dihadapannya. Teri tersenyum melihat Dave turun, ego yang ia kesampingkan demi kelangsungan rumah tangganya harus berbuah manis. Teri tau tidak ada cinta dari Dave untuknya tapi sebagai istri yang baik ia harus berbakti pada suami.


"Makan dulu mas, aku ngga tau kesukaan kamu apa makanya aku cuma bikin sop iga sama salad sayur aja, ini juga ada ikan goreng bikinan bi Inah"


Selembut mungkin Teri berucap. Berharap suaminya akan membalas dengan lembut juga,


"Aku mau keluar"


Hanya itu yang diucapkan Dave sambil berlalu meninggalkan Teri. Perlahan senyum yang Teri buat dengan susah payah, memudar dengan mudahnya. Astagfirullahal'adzim batinnya.

__ADS_1


"Kamu harus kuat Teri, ini baru permulaan. Kamu harus jadi wanita yang tahan banting untuk semua kemungkinan yang akan terjadi nanti".


******


Dikamar Teri berkutat dengan laptopnya, mencari-cari lowongan pekerjaan dari berbagai situs di internet. Tangannya mengambil ponsel di nakas kemudian mengetikkan sebuah nomor yang tertera pada halaman web yang ia buka. Disana tertulis lowongan pekerjaan untuk staf marketing di sebuah bank ternama. Setelah mengamati beberapa syarat yang harus dipenuhi pelamar Teri segera mengumpulkan semuanya. Mulai dari fk ijazah terakhir, ktp, dll.


Mudah-mudahan ini jalan terbaik yang diberikan Tuhan untukku katanya mama doakan aku lirihnya lagi, pelan.


"Hallo assalamu'alaikum"


"Wa', alaikum salam. Ada yang bisa kami bantu? "


"Apa benar anda sedang membutuhkan karyawan? "


"Terimakasih banyak informasinya mbak nanti saya kirimkan berkas-berkasnya"..


Diujung telpon, Teri mengatupkan tangannya didada, kemudian menutup mata dan mengembangkan senyum seperti dulu sebelum menikah.


Setidaknya ini akan membuatku sejenak melupakan kesedihan lirihnya.


Teri beringsut untuk membaringkan tubuh diranjang, mengambil foto dia dan ibunya yang terpampang diatas nakas, tatapan penuh kasih sang ibu dapat menghangatkan hatinya, menghilangkan beban pikirannya, serta menghadirkan kerinduan terdalam dihatinya.

__ADS_1


Ma, belum sampai satu hari aku disini, kerinduanku sudah mencapai langit pertama.


Bukankah jodoh adalah cerminan diri sendiri? Kenapa banyak orang yang berbeda 180 derajat dengan pasangannya? Atau apakah ini yang dinamakan beda orang beda sifat? Lantas dimana letak cerminnya? Seumur hidupnya belum pernah Teri memiliki hubungan dengan seorang lelaki, bisa dibilang dia pemula dalam hal percintaan. Kenapa hatinya dipatahkan saat baru pendekatan dengan namanya cinta, bukankah dia tidak pernah mematahkan hati seseorang.


**


Kemilau gemerlap lampu menghiasi ruangan yang remang-remang, Dave dan Leonna memasuki bar itu, hingar-bingar tak dapat dielakkan saat menginjakkan kaki kedalamnya, bak cacing kepanasan semua orang yang ad didalamnya berjoget tak karuan, laki-laki, perempuan semua berbaur tanpa jarak, jingkrak-jingkrak mengikuti irama lagu yang dimainkan. Kecuali Dave tak ada yang duduk di kursi bartender bahkan Leonna.


Tangan Dave mengambil segelas wine kemudian meneguknya perlahan, matanya mengamati kekasih hatinya yang asik berjoget ria dengan teman-temannya. Tubuhnya seksinya berlenggat-lenggot kian kemari msngikuti irama.


"Sayang ayo" kata Leonna manja lendotan pada Dave.


"Kamu kan tau aku ngga suka joget-joget"


"Ayolah sekali aja" rengeknya.


"Sekali ini aja ya"


Leonna mengangguk. Dengan kakunya Dave menggerakkan tubuhnya tak beraturan, membuat Leonna tertawa geli melihat kelakuan Dave yang menurutnya lucu.


**********

__ADS_1


**Hi readers, gimana suka ngga sama jalan ceritanya?maaf ya kalo masih ada typo. Ini novel pertama author jadi mohon dimaklum.


Jangan lupa vote dan like karya author ya biar semangat ngelanjutin ceritanya*:


__ADS_2