
Seketika wajah Lian Song memerah dan kemudian memukul dada Xian Lu, "...Mana mungkin Xian Lu idiot! dan juga jangan main nyosor mulu."
"??? nyosor?" bingung Xian Lu.
"Ah itu maksudnya tergesa-gesa mungkin hehe." jawab Lian Song seadanya dan berjalan lebih dulu dari Xian Lu.
Xian Lu hanya menatap punggung Lian Song dengan tatapan tajam seperti ada sesuatu yang mengganjal di pikirannya. Xian Lu memerhatikan Lian Song hingga Lian Song berbalik dan kemudian tersenyum kepada Xian Lu
"Xian Lu coba lihat ini... ada kupu-kupu transparan disekitar ku." Kata Lian Song dengan wajah yang sangat ceria.
Xian Lu kaget sekaligus kagum bagaimana tidak, Mana yang sifatnya tidak beraturan membentuk suatu wujud hanya untuk bermain-main dengan Lian Song. Mana merupakan energi yang digunakan untuk sihir yang biasanya terdapat di alam dan di semesta. Keberadaannya ada disetiap Aidjin maupun Given. Dan ini adalah pemandangan yang sangat langka. Hanya beberapa orang yang bisa menggunakan mana sesuka hatinya dan itulah yang disebut kekasih Mana.
"Aidjin yang dicintai Mana kah?" gumam Xian Lu
"Xian Lu, Ada apa? apa ada yang sakit?" tanya Lian Song yang mendongak untuk menatap Xian Lu.
Mata Lian Song yang bewarna giok terlihat sangat cantik dan mempesona, ditambah lagi wajah lugu nan polos miliknya. "Apa pun yang kau rasakan, kau bisa mengatakannya langsung padaku. Aku tahu aku tidak bisa mengatakan ini kepadamu hanya saja..." Lian Song menunduk dan sedikit murung karena mengingat betapa mengerikan nya wanita itu dan juga Minotaurus yang mengincarnya, jika tadi dia tidak membopong Xian Lu maka bisa di pastikan Xian Lu sudah tewas diinjak.
"..." Xian Lu menunggu apa yang ingin disampaikan Lian Song.
"Aku pasti akan bertambah kuat, Xian Lu. Dan setelah itu aku bisa melindungimu dan tidak perlu berlari karena ketakutan. Walaupun aku hanya seorang support." Lian Song tersenyum walaupun sedikit ragu-ragu.
Mana yang menyerupai kupu-kupu masih saja senantiasa mengelilingi Lian Song dan pada akhirnya Mana itu pergi terbawa arus angin meninggalkan Lian Song yang melambai-lambai ke arah mana.
"Kau tahu Shiro, hanya orang-orang tertentu saja yang bisa melihat mana dan juga merasakan aliran mana. Kau seperti orang gila lo." ledek Xian Lu sambil mencubit hidung kecil Lian Song.
"Apa?!" tanya Lian Song bingung dan kemudian barulah dia menyadari bahwa sedari tadi banyak pandangan aneh yang mengarah kepadanya.
"Dasar bodoh." ledek Xian Lu kemudian dia mengeluarkan sebuah item yang berbentuk miniatur motor gede yang disebut Modge.
"Code:Inventory Modge." Rapal Xian Lu dan muncullah motor hitam berukuran besar yang sudah dimodifikasi. "Ayo naik!"
Lian Song dengan mata berbinar-binar, "Kau juga punya motor keren seperti ini. Waaaahhh kau harus mengajari aku naik motor ini ya."
Xian Lu menyunggingkan senyuman, "Ehhh~ hutangmu masih belum lunas Lian Song."
Cih Sialan! dia masih saja mengingatnya
Xian Lu kemudian menyodorkan tangannya yang disambut Lian Song dengan malu-malu. Sekarang Lian Song duduk dibelakang Xian Lu yang bersiap untuk mengendarai motor besarnya.
[System: Selamat Lian Song! mendapatkan skill pasif baru: Kemampuan ability Lvl 1 di aktifkan]
[Skill pasif : Modal nekat lvl 2]
__ADS_1
[Skill pasif : Zona nyaman lvl 2]
[Selamat Lian Song: Xian Lu menaruh harapan tinggi kepadamu +200 point]
[jumlah point 1025]
[Skill aktif terbuka : Pembentukan Senjata -1000 point]
[system: apakah Lian Song ingin membelinya? ]
A-apa? aku baru saja mendapatkan 1000 point dan harus membeli skill untuk 1000 point?? kau mau memerasku ya System sialan....
[System: lebih tepatnya 1025 point]
Tapi... terlalu besar pointnya. Kau fikir aku bodoh ha? dan apalagi itu Skill pembuatan senjata?
[System: skill pembuatan senjata adalah skill yang bisa membuat senjata apapun yang kamu fikirkan selama senjata itu sebelumnya sudah menyentuhmu atau kau menghancurkannya dan senjata itu akan menjadi milikmu dengan status yang sama bahkan bisa mengalami peningkatan tergantung dengan kekuatan mu nantinya Lian Song.]
Hmmm, berarti skill ini hampir sama dengan Copy Paste?
[System: lebih kurang memang seperti itu. ]
Sebelumnya tidak ada skill seperti itu, kenapa sekarang ada?
[System: ada beberapa kejadian yang akan membuka satu cerita ke cerita yang lainnya. Dan kau Lian Song, aku tidak tahu kenapa tapi alur cerita yang tidak bisa ku prediksi terus saja bermunculan. ]
[System: jadi aku pun berharap yang terbaik untukmu.]
Tapi... poin ku akan berkurang sangat banyak.
[System: jadi... Apa kau ingin membelinya Lian Song.]
[System: •///• ]
Hah... baiklah kalau begitu. System aku membelinya.
[System: Selamat Lian Song mendapatkan skill aktif yaitu skill pembuatan senjata -1000 point]
[System : jumlah 25 point]
[System: skill pembuatan senjata bisa digunakan dengan sihir code yang lainnya.]
Hah... aku pengen skill sihir yang nggak perlu pakai perapalan mantra, itu menyebalkan dan nggak terlalu keren.
__ADS_1
[System: Kalau begitu Lian Song harus mendapatkan gelar master sihir untuk bisa menggunakannya.]
Tidak ada yang instan kah?
[System: ada, jika sering berlatih dengan menggunakan sihirmu. Karena sihirmu tergolong unik dan langka.]
Wah, baguslah kalau begitu System. Kau sangat membantu.
[System : -///- ]
[System: kamu nya saja yang idiot Lian Song]
Emoticon apa-apaan itu hahaha.
"Lian Song pegangan." ucap Xian Lu yang secara tiba-tiba langsung memberikan kecepatan yang tinggi sehingga Lian Song kaget dan otomatis memeluk tubuh Xian Lu erat.
"AGHHHH! Xian luuuuu!" teriak Lian Song yang langsung memeluk Xian Lu dengan erat.
Bukannya memperlambat laju kendaraannya tapi Xian Lu semakin menambah kecepatan motornya sambil tertawa bahagia. Xian Lu melirik wajah Lian Song yang ketakutan namun lucu membuatnya tak ayal terus menggodanya
"XIAN LUU! APA KAU TIDAK BISA MENGENDARAI DI JALAN SAJA HA? KENAPA HARUS DI ATAP RUMAH ORANG!" teriak Lian Song yang ketakutan sambil memejamkan matanya tidak lupa pegangannya yang sangat erat di tubuh Xian Lu.
Xian Lu tersenyum puas, "Jika tidak ingin terjatuh kau harus memelukku dengan erat Shiro." ucap Xian Lu santai sambil mengenggam tangan Lian Song.
"SI-SIAPA JUGA YANG MA- UUUUUUU AAAAAAAAAAGGGH TOLONG AKU!" teriak Lian Song panik tatkala Xian Lu melompati atap rumah yang satu ke atap rumah yang lain dengan jarak yang sangat jauh.
Xian Lu bahagia bukan main karena bisa mengusili Lian Song hingga-
Swiiing
"Anda bahagia sekali ya, Tuanku. Xian Lu."
.
.
.
Bersambung....
......\=\=\=......
Hallo ha, terimakasih bagi teman-teman yang sudah membaca cerita dari NWP. jangan lupa tinggalkan jejak nya berupa like, comment and vote nya supaya aku tahu bahwa teman-teman menyukai cerita aku...
__ADS_1
STAY TOON DI NWP GUYSSSSSSSS😄🥰