
"SI-SIAPA JUGA YANG MA- UUUUUUU AAAAAAAAAAGGGH TOLONG AKU!" teriak Lian Song panik tatkala Xian Lu melompati atap rumah yang satu ke atap rumah yang lain dengan jarak yang sangat jauh.
Xian Lu bahagia bukan main karena bisa mengusili Lian Song hingga-
Swiiing
"Anda bahagia sekali ya, Tuanku. Xian Lu."
.
.
CRIIITT suara rem yang berdecit.
Xian Lu berhenti mendadak dan melihat kesekeliling untuk memastikan keberadaan wanita itu. Sekilas Xian Lu melihat penampakan wanita berambut putih panjang dengan mata silver yang meliriknya dengan tatapan datar, mengutarakan kata demi kata yang terdengar jelas di indera pendengaran Xian Lu.
"Xian Lu? ada apa?" bingung Lian Song.
Sedetik kemudian wanita itu menghilang. Wajah Xian Lu seketika berubah pucat.
Lian Song yang melihat ekspresi yang tidak biasa milik Xian Lu langsung menangkup wajah Xian Lu dan membuatnya untuk melirik wajah Lian Song.
"Sepertinya berjalan di atas atap rumah orang itu tidak baik Xian Lu." kata Lian Song yang rambutnya acak-acakan. "Kali ini aku yang akan membawa motor kerenmu." Jawab Lian Song enteng tanpa rasa bersalah dan tidak bisa melihat kondisi.
Tatapan kosong milik Xian Lu melirik mata hijau terang milik Lian song dan membelai bagian pipinya dan menyentuh kelopak matanya. Membenarkan rambut putih sebatas lehernya agar rapi.
Lian Song heran kenapa Xian Lu bertingkah seperti ini namun dia tidak mau menanyakannya apalagi pasti ini terkait dengan orang yang dikenal oleh Xian Lu. Privasi adalah privasi.
"Apa kau bisa mengendarainya?" tanya Xian Lu dengan ekspresi datar.
"Tentu saja.... Tidak." jawab Lian Song dengan bangga.
Xian Lu tersenyum sambil memukul kepala Lian Song lembut. "Dasar bodoh." katanya.
"Ah! kau tersenyum lagi Xian Lu." ucap Lian Song memerhatikan senyuman kecil di wajahnya.
Xian Lu menghela nafas, "...Aku akan mengajarkanmu mengendarai Modge, tapi hanya satu kali saja. Ayo naik."
Lian Song sedikit low respon dan memiringkan wajahnya ke kiri, "Apa kau tidak bisa turun dari modgenya?"
"..."
"Maksudku, mana mungkin aku berada di depanmu sedangkan kau berada di belakangku."
"Maksudmu apa?"
Lian Song dengan wajah memerah, "...ma-maksudku kau turun dan menahan Modge nya sedangkan aku yang mengendarainya. Ka-kalau seperti ini..."
Xian Lu tahu maksud dari Lian Song bahwa jika Lian Song didepan otomatis Xian Lu berada di belakang memeluk tubuh mungilnya selagi dia mempelajari bagaimana mengendari Modge.
"Jika tidak mau ya sudah, aku saja yang membawanya." Kata Xian Lu dan sedikit meng-gas Modgenya. Kelihatan sekali Xian Lu menggoda Lian Song lagi.
"Eh-h baiklah kalau begitu. Ta-tapi jika kau melakukan yang aneh-aneh aku tidak akan segan menendangmu."
Xian Lu tersenyum jahil. "Coba saja."
.
.
Xian Lu mengajarkan bagaimana menggunakan Modge kepada Lian Song dengan terlebih dahulu mendaftarkan sihir kepemilikan Modge kepada Lian Song sehingga Modge milik Xian Lu juga bisa digunakan oleh Lian Song.
Penggunaan Modge tidak terlalu sulit, hanya tinggal mentransfer sedikit mana dan energi kita bisa menggerakkannya dan untuk menambahkan kecepatan juga membutuhkan mana dan energi. Selanjutnya hanya keahlian untuk menguasai keseimbangan berkendara saja yang dibutuhkan. Modge menyerupai motor dengan ukuran yang dikategorikan motor besar jika dilihat lebih teliti terdapat 2 roda di depan dan belakang sehingga untuk jatuh dari Modge merupakan hal yang sangat jarang.
Lian Song membawa Modge dengan sangat pelan dan juga santai tentu saja dia baru saja menguasainya setelah 2 jam Xian Lu mengajarinya. Hari semakin sore dan warna langitpun sudah berubah warna menjadi orange. Terkesan biasa namun pemandangan eksotik ini sangat menenangkan.
"Xian Lu, aku bisa mengendarainya." kata Lian Song senang.
"Aku baru tahu, ada anak bodoh yang tidak bisa mengendarai Modge. Aku saja saat berada di kandungan sudah bisa freestyle dengan Modge." balas Xian Lu yang sekarang memegang pinggang ramping kecil milik Lian Song. Memperhatikan helaian putih rambut Lian Song yang bewarna jingga terkena cahaya sore. Pelan namun sangat elegan dan cantik untuk dipandang.
"Kau bercanda bukan."
"Hanya orang bodoh yang mengiyakan."
"Haaahh apa-apaan kau. Dasar Xian Lu." teriak Lian Song dan menambah kecepatan Modgenya. Sontak Xian Lu memeluk tubuh Lian Song.
"Hahahaha, sekarang rasakan pembalasanku Xian Lu. Kau pasti takut kan Hahahahahaha." Tawa Lian Song bahagia membuat Xian Lu memeluknya karena kaget.
Lain, Xian Lu malah tersenyum kecil dan menghirup aroma manis yang menguar dari tubuh Lian Song. Xian Lu sedikit merasa tenang dan bisa melupakan kejadian sebelumnya berkat lelaki kecil dihadapannya.
__ADS_1
"Ahhg aku takut!" teriak Xian Lu mengada-ngada (aslinya tidak takut) dan mengeratkan pelutkannya di tubuh Lian Song dan membenamkan wajahnya di tekuk leher Lian Song
"Hahaha. Itulah yang aku rasakan tadi Xian Lu bodoh hahahaha." Tawa Lian Song bahagia tanpa tahu makna terselubung dari kelakuan Xian Lu.
"Uhm, aku benar-benar takut Lian Song." Xian Lu menambah bumbu di dalam sop.
"Hahaha ... ha.. ha.."
"Hmm? ada apa Shiro? aku masih takut loh." tanya Xian Lu bingung ketika Lian Song berhenti tertawa sedangkan laju Modge masih kencang.
"Aku tidak tahu cara memberhentikannya. AAAGGGHHHHHH!"
.
.
.
.
Istana Kaisar
"Sepertinya Xian Lu tidak berani datang." Ucap seorang lelaki yang memiliki tanda capit yaitu Buan He dengan 7 pengikut Aidjin miliknya.
"Cih! kenapa juga dia harus datang? apakah terkait Goa Giannuang?" tanya lelaki lain yang memiliki tanda laba-laba. Lelaki ini bernama Sandong Kan. Dibelakangnya terdapat 2 orang pria yang merupakan Aidjin miliknya.
Rapat pertemuan kali ini, orang-orang yang datang adalah orang-orang yang memiliki Rank 2 dengan kategori S dengan level 50 keatas. Terdapat beberapa tingkatan Rank berkategori SS (double super) , S (super), R (rare), N (normal) dan di dalam Rank tersebut terdapat tingkatan level yaitu level 9 sampai dengan level 0. Level 0 adalah pemilik sihir Given atau Aidjin terkuat baik itu dari segi Magical, Fighter, maupun Slasher.
Dan pemegang sihir terkuat saat ini adalah Kaisar Magical Han Liu (Rank 0 kategori SS) dengan Aidjin terkuatnya Felmira Wang (Rank 1 kategori R).
Kategori Given terkuat
Rank 0 : Han Liu : kategori SS (Lelaki) magical
Rank 1: Lai Trank : Kategori S (lelaki) Magical
Rank 1: Wu Ming : Kategori S (Lelaki) Fighter
Rank 1: Zu Bai : kategori S (Lelaki) Semi Figter (dalam artian figter dan bisa menggunakan magical)
Rank 1 : Duru Bian : Kategori S (lelaki) Magical
Rank 2 : Feng Sha : kategori S (wanita) Magical
Rank 2 : Sandong Kan : Kategori S (lelaki) Semi Fighter Slasher.
Rank 2 : Hyuja Ling : kategori S (lelaki) Magical
Rank 2 : Miyan Gwang : Kategori R (lelaki) Fighter
Rank 2: Chyou Ming: Kategori S (lelaki) Fighter
Rank 2: Xian Lu : Kategori S (Lelaki) Semi Slasher (Dalam artian dapat menggunakan Sihir dan Slasher/kemampuan ilmu pedang)
"Tenang semuanya, Dia pasti datang." kata Feng Sha sambil menyemburkan asap cerutu dibaliknya ada seorang wanita bertelinga kucing, Wana.
"Darimana kau tahu Feng Sha?" tanya Sandong Kan yang beperawakan ganteng dengan hiasan rambut yang lumayan heboh dengan pernak pernik berkilauan miliknya.
"Mau taruhan dengan ku Sandong?" ucap Feng Sha dan melirik Sandong Kan dengan ekor matanya.
"Siapa takut." jawab Sandong Kan memasang taruhannya.
.
.
.
10 menit kemudian
Kreaaakkk
"Kaisar, Tuan Xian Lu sudah datang." Ucap pengawal yang membukakan pintu.
"Ahh! aku menang." ucap Feng Sha dan menghembuskan asap dari cerutu nya ke wajah Sandong Kan.
"Brengsek."
10 milyar Gem hanya untuk bertaruh dengan kedatangan Xian Lu yang notabennya tidak pernah hadir dalam rapat dan biasanya hanya mengirimkan burung pembawa pesan sebagai pengganti kehadirannya, dan burung itupun selalu telat. Sungguh memberikan kesan pemiliknya.
__ADS_1
"Uwaaah aku benar-benar lelah. Dan juga Xian Lu, kenapa kau nggak ingat dimana letak pertemuannya ha?!" umpat seseorang berambut putih dengan tubuh yang basah kuyup, Lian Song.
"Aku belum mengatakan padamu, Aku tidak pernah datang kepertemuan seperti ini." Balas Xian Lu enteng.
"Sudah-sudah. Ayo silahkan duduk, Xian Lu." ucap Chyou Ming yang berperawakan lembut dengan matanya yang bewarna coklat. Chyou Ming memiliki tubuh ramping walaupun dia berasal dari Given Fighter dengan ciri khas rambut panjang selutut yang selalu di kucir.
"Chyou Ming! kau tidak perlu berbaik hati kepada lelaki seperti dia!" Ucap Buan He menatap Xian Lu dengan tatapan tidak suka.
Xian Lu tidak mengubris dan duduk di samping Feng Sha yang di tanggapi Feng Sha dengan senyuman menggoda.
Wajah Han Liu berubah menjadi serius dengan hentakan jarinya, semua yang ada di ruangan berubah total menjadi dimensi miliki Han Liu.
"Kali ini aku mengumpulkan para Rank-up untuk mendiskusikan kemunculan Goa Giannuang yang akan muncul di Gunung Tuang Lung. Informasi ini sudah di pastikan oleh nona Feng Sha." Kata Kaisar Han Liu dengan melirik Feng Sha, dia melanjutkan, "...awalnya informasi ini memang sangat di rahasiakan karena akan banyak sekali para given dan aidjin yang akan memasukinya sehingga yang bisa memasukinya hanya beberapa orang dari Familia Given, dan seperti 20 tahun yang lalu bahwa untuk memasukinya dibutuhkan perkamen dari kerajaan."
(Familia Given adalah sebutan untuk para Given yang memiliki jumlah Aidjin lebih dari 1 dan di dalamnya terdapat Given yang mengikat kontrak dengan Given yang lainnya dalam artian Given tersebut membentuk suatu clan yang cukup besar sehingga bisa disebut keluarga. Contohnya Familia Wu Ming yang memiliki Aidjin lebih dari 89 orang dengan Biven yang mengikat kontrak dengan Wu Ming sebanyak 16 orang. Given yang mengikat kontrak dengan Given lainnya disebut Biven. Walaupun ini disebut mengikat kontrak, para Biven sangat jarang menerima mana dan energi dari Tuannya ibaratnya para Biven adalah bawahan dari tuannya. Karena pada dasarnya Biven merupakan Given yang memiliki mana dan energi yang sangat besar. Biven diibaratkan seorang murid yang berguru kepada Given terkuat.)
Han Liu melanjutkan, "...Namun kali ini, Lai Trank menyatakan bahwa ada kemungkinan iblis juga akan memasuki Goa Giannuang."
"Iblis? " tanya Buan He diikuti dengan para given yang lain.
"Benar, dan salah satu iblis itu pernah datang ke kota Ygdrasiel." jawab kaisar Han Liu.
"Hal ini tidak pernah terjadi sebelumnya, kenapa bisa?" tanya Zu Bai yang memiliki rambut pendek, sekilas dia terlihat sangar karena bekas cakaran di mata kirinya namun dia masih dikategorikan good looking karena tatapan nya yang tajam yang seperti seorang gangster.
"Beberapa saat yang lalu Minotaurus muncul, yang seperti kalian tahu minotaurus biasanya muncul di bagian terdalam hutan terlarang, namun entah kenapa dia bisa muncul di tengah-tengah kota." Jelas Kaisar Han Liu. "...sepertinya, iblis itu sedang mengincar seseorang atau sesuatu."
"Jika memang yang Anda katakan itu benar. Berarti tahun ini untuk memasuki Goa Giannuang kita harus mengirimkan yang terkuat saja? Dan seleksi untuk masuk pun juga harus dipertimbangkan?" tanya Sandong Kan.
"Benar," jawab Kaisar Han Liu.
"Lalu apa tujuanmu membawa kami berkumpul disini, Kaisar Han Liu?" tanya Xian Lu tidak berbasa basi alias langsung pada intinya saja.
Semua orang yang berada di ruangan menatap horor ke arah Xian Lu tidak terkecuali dengan Feng Sha yang malah tersenyum.
Kaisar Han Liu tersenyum, "Aku mengumpulkan kalian dalam rapat untuk saling memperkenalkan para Aidjin kepercayaan kalian sekaligus untuk mendapatkan restuku untuk memasuki Goa Giannuang. Xian Lu, kau tidak berencana untuk masuk dengan menyelinap bukan?" tanya Kaisar Han Liu.
"Cih!" Xian Lu mendecih kesal.
"Oke silahkan perkenalkan anggota yang akan kalian bawa untuk memasuki Goa Giannuang." Kata Kaisar Han Liu.
Semua orang yang ada di dalam ruang rapat langsung mengutarakan siapa saja yang akan masuk kedalam Goa Giannuang. Beberapa dari mereka disarankan oleh Kaisar Han Liu untuk membawa setidaknya yang terkuat di dampingi dengan yang lemah dengan batasan maksimal adalah 10 Aidjin dan 5 Biven dalam satu familia.
Xian Lu mengutarakan bahwa dia akan membawa Lian Song untuk memasuki Goa Giannuang. Seketika semua orang menatap ke arah punggung Xian Lu dimana ada seorang wanita (lelaki) cantik dengan pakaian yang sangat elegan. Dia menggunakan baju bewarna putih di balut dengan warna hijau terang transparan dengan corak bunga sakura bewarna putih timbul di bagian ujungnya, wanita (lelaki) itu berambut putih sebatas leher dengan mata besarnya bewarna hijau terang seperti giok dengan bibir ranum dan kulit yang putih.
"Xian Lu, kau hanya memiliki satu Aidjin. Itupun tidak memiliki roh. Apakah kau yakin dia akan keluar hidup-hidup?" tanya Buan He dengan nada meledek diikuti dengan tawa tidak jelas dari Given yang lain. "Jika Kau berkenan kau bisa meminta para Aidjinku untuk melindunginya loh, atau kau bisa meminjamnya dari familia Wu Ming, para Biven dan Aidjin mereka kuat-kuat loh." tambah Buan He dengan senyuman yang terpatri di wajah tampannya.
Xian Lu melirik Buan He dengan tatapan dingin, "Jangan remehkan milikku, tanpa roh pun dia bisa mengalahkanmu Given bodoh." balasnya.
"Xian Lu, Goa Giannuang adalah tempat para monsters. Kau yakin? sepertinya ide Buan He tidak terlalu buruk." tanya Chyou Ming.
Xian Lu berdiri dan tidak mengubris ucapan Chyou Ming dan menghancurkan dinding dimensi milik Kaisar Han Liu lalu pergi begitu saja.
"Cih, kasar seperti biasanya." ucap Sandong Kan kesal dengan kelakuan Xian Lu yang bertindak tidak sopan.
"...sepertinya dia tidak menyukainya, hehe." ucap Chyou Ming garing.
"Chyou Ming, jangan terlalu memanjakan Xian Lu." ucap Zu Bai dan menepuk kepala Chyou Ming.
"Habisnya, dia selalu..." Balas Chyou Ming khawatir.
"Yang harus kita khawatirkan adalah Aidjin berambut putih itu. Dia bisa saja dimasuki roh iblis, ataupun iblis itu sendiri." Ucap Felmira Wang yang merupakan satu-satunya Aidjin milik Kaisar Han Liu. Felmira Wang adalah seorang wanita dengan tatapan lembut dengan rambut bewarna orange dengan bulu mata lentik dan tubuh gemoi dan seksi. Telinga Felmira Wang runcing memiliki bulu seperti sayap bewarna orange kemerah-merahan. Felmira Wang merupakan Aidjin yang memiliki roh Phoenix.
"Tujuan ku yang lainnya adalah untuk mengawasi aidjin milik Xian Lu." nada suara Kaisar Han Liu berubah sangat serius. "... karena Minotaurus itu menginginkankan Aidjin miliknya yang berarti hal ini bisa disangkut pautkan dengan kemunculan iblis Minotaurus yang menelan jiwa."
"Seperti yang dikatakan tuan Buan He sebelumnya, Roh milik Lian Song belum muncul alias rohnya belum terbentuk, hal ini sangat jarang ditemukan sebelumnya karena cangkang kosong seperti Lian Song bisa digunakan oleh iblis untuk mendapatkan tubuh bahkan kekuatan yang sangat luar biasa. Apalagi jika yang mendapatkan tubuh Lian Song adalah roh iblis atau iblis itu sendiri yang ingin menguasai Lian Song. Jika itu terjadi..." Kata Felmira Wang dengan tatapan menunduk.
"Dia harus dibunuh." kata Kaisar Han Liu padat jelas dan menggema diseluruh dimensi ruang miliknya.
.
.
.
**Bersambung....
......\=\=\=......
Hallo ha, terimakasih bagi teman-teman yang sudah membaca cerita dari NWP. jangan lupa tinggalkan jejak nya berupa like, comment and vote nya supaya aku tahu bahwa teman-teman menyukai cerita aku...
__ADS_1
STAY TOON DI NWP GUYSSSSSSSS😄🥰**