
“Mirip dengan siapa?” tanya Lian Song.
“Shiori. Shiori Hanalotus.”
“Lian, aku merupakan Aidjin yang bernaung dibawah Serikat. Aku akan memberikanmu ramuan pelepas segel. Segel ikatan akan putus jika kau meminumnya.”
[System : Chung-Chung memberikanmu Ramuan Putus Hati. Terima -75 point]
[Tolak : -300 point (pilihan tidak tersedia)]
Ha??? Apa-apaan itu terima maupun tolak pointku tetap akan berkurang? System curang!
[System: Selamat Lian Song mendapatkan Ramuan Putus.]
[Jumlah point: 200]
“Kau harus meminumnya Lian Song. Jangan ada lagi korban.” Kata Chung-Chung, “Kau bisa menemukanku diserikat, kita akan bertemu lagi Lian Song. Code: Kenakalan sudah selesai. Chung Ma.” Setelah mengatakan itu Chung-Chung diikuti dengan Vun Nora menghilang.
“Code: Kenakalan sudah selesai. Lian Song.”
Setelah Lian Song merapalkan mantra itu, dia kembali lagi kejalan yang penuh sesak dengan Given dan Aidjin. Lian Song melihat beberapa Aidjin dengan Tuannya yang menyuruh-nyuruh Aidjinnya seperti sampah, memukuli mereka, namun Aidjin itu hanya memberikan senyuman untuk membalas perlakuan tuannya. Namun beberapa ada yang saling menghargai namun selebihnya hanya Given yang semena-mena dengan para Aidjin nya. Pemandangan seperti ini memang sangat biasa di dunia ini, dimana Aidjin yang lemah ber-tuan-kan Given yang jahat dan hanya menilai Aidjin sebagai barang dan alat.
“Nona cantik! Apa kau ingin membeli sebuah item sihir lukisan? Jika anda membacakan mantra code: potret maka apapun yang anda lihat akan terlukiskan di kertas ini. Dan kertasnya bisa di daur ulang dengan mana dan energi, Ayo nona belilah.” Teriak seorang lelaki menjajakan barang dagangannya.
Merasa kagum, Lian Song mendekat. “Apakah ini bisa digunakan lagi dan lagi?” tanyanya.
“Ah! Anda nona yang sangat cantik. Item ini bisa digunakan sebanyak 10 kali dan untuk mengisi ulangnya dibutuhkan kemampuan sihir untuk membuat kertas sihir. Hanya 10.000 gold. Dan ini merupakan barang yang sangat berkualitas.” Kata si penjual yang berpakaian sederhana namun terkesan nyaman memamerkan barang dangannya.
Lian Song melirik tangan lelaki penjual itu namun tidak memiliki tanda Given dan juga hawanya juga bukan merupakan Aidjin.
__ADS_1
Manusia biasa?
[System: selamat Lian Song mendapatkan Skill Pasif deteksi.]
“Apa tidak bisa dikurangi lagi harganya? Karna itu sangat mahal.” Kata Lian Song menawar.
“Wah, barang bagus seperti ini tidak bisa lebih kurang lagi. Nona.”
Lian Song melirik ada giok berwarna hijau menyerupai gantungan kunci dan bentuknya bulat mirip dengan senjata orbnya namun dalam bentuk yang kecil dan juga cantik. “Kalau ini harganya berapa?” tanya Lian Song.
“Ah~ ini 20.000 Gold saja.”
“Kenapa harganya semakin naik?? 10.000 Gold untuk kedua item ini.” Tawar Lian Song.
“Sebelum aku membayarnya aku ingin mencobanya terlebih dahulu.” Kata Lian Song dan kemudian memanggil nama Xian Lu. “Xian Lu.” Rapal Lian Song.
Ha? Tidak terjadi apa-apa? Dia tidak datang kah?
“Code: Potret.”
Srak-Srak Srak. Kertas sihir itu langsung melukis.
Lian Song kagum dan juga kaget ketika di dalam lukisan itu terdapat Xian Lu yang berada di belakang tubuh Lian Song. Pemberian warnanya terlihat sangat asli dan juga seperti yang aslinya.
“Wahh, aslinya sangat bagus.” Jawab Lian Song senang dan memamerkannya kepada Xian Lu yang berada di belakangnya.
__ADS_1
“Kau membuang-buang waktuku hanya untuk ini?” tanya Xian Lu dengan paras yang dingin, si penjual sedikit bergidik ngeri melihat tatapan Xian Lu namun tidak bagi Lian Song yang biasa-biasa saja dan tidak takut sama sekali kepada Xian Lu.
“Haha. Xian Lu. Ini benar-benar keren. Ini uangnya.” Kata Lian Song sambil menyodorkan uang.
“Wah, terimakasih Nona. Aku kira anda adalah manusia biasa yang tertarik dengan sihir namun ternyata anda adalah seorang Aidjin.” Kata si penjual ramah dan tersenyum ragu-ragu. “Dan aku tidak percaya jika seorang Aidjin mau membeli item sihir dari seorang manusia biasa.”
Lian Song hanya tersenyum dan kemudian berjalan menjauh setelah mengucapkan terimakasih, “Xian Lu, maksud orang tadi apa?” tanya Lian Song.
“Kita tidak membeli barang-barang buatan manusia. Tempat kita membeli barang bukan disini. Dan juga kenapa kau berada di tempat manusia?” tanya Xian Lu.
“Ah! Aku juga tidak tahu hahaha.”
Tidak mungkin kan kalau aku bilang kalau aku tiba-tiba saja ada disini setelah bertemu dengan Vun Nora. Aku jadi kepikiran dengan perkataan mereka, apakah benar Xian Lu berniat untuk membangkitkan yang mati?
“....?” Xian Lu bingung karena Lian Song meliriknya, “Kau lapar?” tanyanya
Lian Song tersenyum, “Ayo kita cari tempat makan yang enak!” tawa Lian Song sambil memamerkan gigi putihnya kepada Xian Lu.
Ah~ biarin aja deh, karena aku tahu, aku ada disini karena dibangkitkan dan dimasukkan ke dalam New World Program untuk membantu si pemeran utama. Namun kematian itu sendiri yang membuatku takut. Masa aku harus mati lagi?????!!!! Hah~ mumpung berada di dunia ini aku ingin menikmati hidup saja dan akan kupikirkan lagi untuk menyelamatkan nyawaku sendiri. Dan aku beruntung memiliki NPC seperti Vun Nora dan juga Chung-Chung yang mau membantuku. Sungguh dunia yang aneh. Juga Systemnya yang juga nyebelin seenak jidatnya saja.
.
.
.
......**BERSAMBUNG......
Haloha...
fast upload check
__ADS_1