
Hei System apa kau bisa memberitahuku tentang cerita atau misi yang sebenarnya dari NWP ini?
[System: Tugas Lian Song disini adalah sebagai pemeran pembantu alias Support dari Pemeran utama. Aku hanya bisa menceritakan awalan kepadamu, bisa dibilang aku hanya memberikan Prolog untukmu dan System 1.3 merupakan alat untuk membantumu dalam menyelesaikan misi.]
Hanya itu saja?
[System: Ya. Jalur ceritanya akan berbeda setiap tindakan yang akan kamu ambil Lian Song.]
[System: Kamu harus bijak dalam memilih jalan ceritanya Lian Song]
Apakah ada dimana aku tewas?
[System: rahasia perusahaan -_-]
Haaa!
"Shiro, Kau sudah selesai mandi?"
Lian Song sedikit kaget, "Ah! ya... aku segera keluar!" teriaknya.
Apakah aku bisa menghindari kematian di dunia ini ya?
Lian Song kemudian mencoba menggapai untuk mengambil handuk, dan sialnya dia tidak membawq handuk atau sejenisnya saat masuk ke dalam kamar mandi. Jadinya, Lian Song membuka sedikit pintu kamar mandinya dan melirik ke luar.
"Xian Lu... apa kau punya handuk? atau sejenisnya?" tanya Lian Song dengan tatapan yang mengatakan 'kalau kau berani berbuat macam-macam maka kau akan tewas'.
Xian Lu dengan ekspresi datar memberikan sehelai kain kepada Lian Song tanpa embel-embel menggoda seperti biasanya.
Lian Song langsung mengambil helaian kain itu dan kemudian menutup pintu kembali. Dari luar, Lian Song bisa mendengar Xian Lu melangkah mendekati pintu kamar mandi.
"Shiro! aku akan pergi ke luar sebentar. Kau tetaplah di dalam kamar dan tunggu Wana oke." ucapnya.
Lian Song mengangguk.
Ahh mana mungkin dia bisa melihatku mengangguk!
"Baik!" jawab Lian Song girang namun tidak ada respon dari Xian Lu, menandakan dia sudah pergi.
Lian Song berjalan keluar kamar mandi hanya berbalutkan helaian kain bewarna putih, dan kemudian dia duduk di tepian ranjang. Di bagian kiri ranjang itu terdapat beraneka buah dan juga segelas air yang berada di sebuah mangkuk kecil.
Wusssh
Lian Song kaget ketika seekor kucing muncul entah dari mana dan menatap Lian Song dengan matanya yang bewarna kecoklatan.
"Wana?!" ucap Lian Song dan langsung menggendong kucing cantik itu ke dalam pangkuannya.
"Salam Tuan Song." ucap Wana masih dalam wujud kucing, sedetik kemudian Wana sudah berubah menjadi wanita yang sangat cantik tentu saja bagian dadanya yang kekurangan bahan. "Sesuai dengan permintaan Tuan Lu. Aku sudah membawakan beberapa set pakaian yang bisa digunakan untuk anda."
"Wah terimakasih Wana. Dan kuharap kau bisa memanggilku dengan panggilan Lian hehe."
Wana tersenyum, "Baik Tuan Lian." jawabnya kemudian Wana langsung menunjukkan kepada Lian Song cara menggunakan Code:Inventory jadi Lian Song bisa mengganti pakaian dimana saja tanpa harus melepasnya satu-satu, dengan syarat pakaian itu sebelumnya sudah pernah menempel di tubuh Lian Song
[System: Inventory diaktifkan]
"Pakaian ini anti sihir." ucap Wana selagi merapikan pakaian Lian Song.
"Anti sihir?" beo Lian Song
Wana mengangguk, "Anti sihir bermaksud untuk melindungimu dari 5 element dasar. Seperti Angin, Air, Tanah, Listrik, dan Api. Tapi Anti Sihir tidak berguna dan tidak bisa melindungi mu dari element given-mu alias element yang berasal dari tuanmu."
__ADS_1
"..."
Wana melanjutkan, "Nona Feng Sha juga menyampaikan kepadaku jika Goa Giannuang akan terbuka setelah 20 tahun sekali. Dan Goa itu akan muncul di dekat pegunungan Tuang Lung dalam 2 minggu."
"Goa Giannuang?"
"Benar." Wana mengambil sisir dan kemudian menyisir rambut Lian Song dengan lembut. "Goa Giannuang merupakan Goa sihir yang selalu berpindah-pindah dan kemunculannya sangat jarang di ketahui. Dan biasanya Nona Feng Sha akan meminta bayaran untuk informasi penting ini."
"Be-benarkah?"
"Tapi, Nona Feng Sha memberikan gratis untukmu. Tuan Lian."
Lian Song tersenyum, "Terimakasih Wana. Tapi sebenarnya aku tidak paham."
Wana paham apa yang dimaksudkan Lian Song dan menjelaskan. "Goa Giannuang adalah tempat para Aidjin maupun Given untuk memperkuat roh miliknya maupun mencari jati diri roh mereka disana. Dan hal ini sangat berlaku untukmu Lian Song. Kau harus mendapatkan rohmu disana. Seperti yang sudah dijelaskan Nona Feng Sha beberapa hari yang lalu kepadamu."
Lian Song mengangguk. "A-ano Wana... aku tidak masalah jika kau menyisir rambutku. Tapi..."
"Hmmm? apakah Tuan Lian tidak menyukai aksesoris rambut ini?"
Lian Song memperhatikan ada kelopak bunga sakura yang menjadi jepitan rambutnya membuat dia seakan terlihat seperti seorang wanita imut.
"He... cocok sekali Shiro."
sebuah suara baritone langsung masuk ke dalam indera pendengaran Lian Song. Siapa lagi kalau bukan Xian Lu
Wana tersenyum, "Jika Tuan Lian tidak menyukainya maka aku akan mengubahnya menjadi gelang."
kemudian Wana mengubahnya dan memegang tangan Lian Song. "Gunakan baik-baik ya." ucap Wana dan setelah itu dia membungkuk kearah Xian Lu dan kemudian melompat keluar jendela.
"Se-sejak kapan kau ada disana Xian Lu." ucap Lian Song sedikit memerah.
"Hmm Wana benar-benar hebat dalam memberikan pakaian yang pas untuk mu Shiro. Apa kau lapar?"
...-----...
"Ahh~ kenyangnya..." Lian Song membelai perutnya yang nampak membengkak.
"Kau seperti buntalan karung saja Shiro." ucap Xian Lu sambil menegak minuman keras yang ada digenggamannya.
"Terlebih lagi... kenapa kau sering sekali memanggilku Shiro ha??!! namaku Lian Song!"
"Ya aku tahu, tapi tubuhmu semuanya putih dari ujung kaki sampai pucuk rambutmu. Putih ya Shiro." jelas Xian Lu enteng.
"Kau!" Lian Song malu bukan main mengingat mereka berdua saling berpelukan tanpa busana.
"Terlebih lagi Shiro, Wana pasti sudah menjelaskannya kepadamu kan terkait Goa Giannuang."
Lian Song mengangguk.
"Kita akan berangkat hari ini. Aku sudah menyiapkan segalanya. Untuk mencapai Pegunungan Tuang Lung kita perlu melakukan teleportasi dan hanya membutuhkan waktu sekitar 1 hari untuk kesana. Tapi, aku memiliki ide yang lain yang bagus untukmu."
Lian Song mendengarkan dengan baik penjelasan dari Xian Lu.
"Kita akan berjalan kesana dan kita harus sampai sebelum gerbang Goa Giannuang terbuka. Lebih tepatnya, aku akan membuatmu bekerja keras supaya level up." Serigai Xian Lu sambil menatap Lian Song dengan matanya.
"Baiklah, aku juga ingin bertambah kuat." jawab Lian Song semangat.
Xian Lu tertawa. "Apa kau tidak takut? Shiro. Kau bisa mati loh hahaha."
__ADS_1
"Karena itulah, aku akan menjadi kuat dan kemudian aku pasti akan menendang pantatmu Xian Lu." Ucap Lian Song dengan semangat yang meluap-luap sambil menunjuk kearah Xian Lu.
[System: Selamat Lian Song! Xian Lu tertarik kepadamu +100 point]
[Jumlah Point : 800 point]
"Ya ya, terserah." Xian Lu bangkit dari tempat duduknya dan kemudian meninggalkan satu koin perak dimeja dan kemudian melangkah pergi. "Ayo." ajak Xian Lu.
Lian Song mengikuti Xian Lu dari belakang dengan berlari-lari kecil.
Tidak jauh dari tempat Lian Song dan Xian Lu ada satu orang yang memperhatikan gerak-gerik mereka, setelah dia melihat Lian Song dan Xian Lu pergi. Lelaki yang menutupi seluruh tubuhnya itu pun tersenyum dan kemudian lenyap menghilang tidak bersisa.
.
.
.
Disebuah tempat yang gelap yang tidak diketahui oleh orang-orang terdapatlah seorang wanita yang memiliki rambut bewarna merah dan sayap hitam kecil dibalik punggungnya.
"Hmmm, Kali ini Xian Lu akan mempersembahkan apa ya? Shiori." Wanita itu tertawa dan kemudian membelai pucuk kepala seseorang yang berada di pahanya.
"Akhirnya Anda akan terlepas juga ya Nona." ucap wanita yang memiliki paras yang sangat cantik sambil tersenyum. Wanita itu memiliki rambut putih dengan mata bewarna silver.
"Ah Shiori, setelah ini. Kau tahu tugasmu kan." Kata wanita bersayap itu dan kemudian tersenyum licik.
"Aku mengerti Nona Hyenna." Ucap Shiori dan kemudian memeluk wanita itu.
...^^^\=\=\=^^^...
**Bersambung....
......\=\=\=......
Hallo ha, terimakasih bagi teman-teman yang sudah membaca cerita dari NWP. jangan lupa tinggalkan jejak nya berupa like, comment and vote nya supaya aku tahu bahwa teman-teman menyukai cerita aku...
Pinggiran Author Gaje:
RedOrange: HELLO EVERYONE!
Readers : Lama banget sih thor updatenya-_-
RedOrange : Ahh~ Hehehehe
Readers: *menatap dengan tatapan yang mengerikan*
RedOrange : Anoooooo~ Hahahahaha *kaboorr*
Readers: oi tanggung jawab karena mencemari otak kami Oiiii
Readers: Obornya Kakak!
RedOrange: Se-sebenarnya aku mau bertanya wkwkwk.
Readers: menunggu
RedOrange: apakah ada yang mau memberikan saran terkait seperti apa roh dari Lian Song?
Readers: ....
__ADS_1
RedOrange: Silahkan tulis di komentar ya wkwkwkwk *senyum evil*
stay toon with NWP guys ^_^/ bye bye**