
Wana melirik Xian Lu dan sedetik kemudian langsung mencakar Xian Lu yang membuatnya langsung menarik Lian Song menjauh dari Wana. Lian Song yang tidak tahu apa yang terjadi hanya pasrah di tarik Xian Lu.
“Tuan Lian. Apakah Anda mau masuk ke Goa bersama saya?” ramah Wana.
“Lian..!” sebuah suara lainnya yang berasal dari seorang aidjin dengan rambut hitam yang panjang, Vun Nora. “Ayo masuk bersama denganku.”
“Siapa?” tanya Wana dengan wajah dingin melirik Vun Nora.
“Kau yang siapa.” Balas Vun Nora tak kalah dingin.
“Kau tidak mengenal Tuan Lian dan beraninya kau memanggilnya dengan panggilan sok akrab seperti itu? Dasar sampah.” Umpat Wana
Lian Song yang mendengar Wana yang menjadi dingin hanya melongo memperhatikan dua wanita cantik yang memperebutkan dirinya dan saling membalas dengan perkataan yang menyakitkan.
“Dengar tai kucing. Akulah yang akan masuk bersama dengan Lian.” Ketus Vun Nora.
“Tai kucing? Katamu. Dasar unggas.”
Dan akhirnya Wana dan Vun Nora bertarung sejadi-jadinya. Karena melihat ada perkelahian, orang-orang saling berkumpul dan melihat siapa yang menang.
__ADS_1
“A-apa yang terjadi?” tanya Lian Song yang entah kepada siapa.
“Fwooosh!”
Lian Song kaget tatkala Feng Sha sudah ada dibelakangnya sambil menghembuskan asap rokok. “Aidjin yang tidak merupakan satu keturunan biasanya akan saling berkelahi. Jadi Aidjin dengan Aidjin yang lain tidak akan pernah akur.” Jelas Feng Sha.
“Eh?” bingung Lian Song.
“Ibaratnya para Aidjin berusaha menjadi yang terbaik dimata para Given dengan cara bertarung untuk memperebutkan sesuatu. Kali ini kau yang menjadi pusat perhatiannya Shiro.” Tambah Xian Lu.
“Kenapa kita tidak masuk bersama saja? Nora, Wana.”
“Lian, kau pilih aku atau tai kucing ini?” tanya Vun Nora
“Tuan Lian, lebih aman masuk bersamaku.” Ucap Wana sambil menarik tangan Lian Song.
Trak traaak
Tiba-tiba semua menjadi hening dan udara menjadi berat, Xian Lu yang sedari tadi tidak bereaksi menjadi marah ketika Wana mengenggam tangan Lian Song dan melepaskan kekuatannya sehingga semua orang yang berada disana jatuh bertekuk lutut seakan dihimpit oleh batu yang sangat besar, kecuali para given dan biven yang kuat, termasuk Feng Sha yang masih berdiri walaupun sedikit tergoyahkan.
__ADS_1
“Dia milikku.” Kata Xian Lu dengan mata goldnya yang menyala manahan energinya agar tidak terlalu banyak
yang dikeluarkan.
“Hmmm, Wana, jangan menggoda Xian Lu lagi.” Feng Sha tersenyum dan kemudian melepas sihir yang dilepaskan Xian Lu. “Aidjin Vun... kau sebaiknya pergi bersama given mu.” Ucap Feng Sha dan berjalan pergi.
Mendengar perintah dari Feng Sha, Wana terlihat seperti ingin menolak namun dia mengurungkannya, Wana berjalan ke arah Lian Song yang langsung di tarik oleh Xian Lu. “Tuan Lian Song...” ucap Wana dan kemudian melihat ke pergelangan tangannya yang terdapat sebuah gelang kecil pemberian Wana dan kemudian dia tersenyum sambil membungkuk, “...berhati-hatilah,” kemudian Wana berjalan berdampingan dengan Feng Sha yang juga memerhatikan Lian Song dengan wajah yang tersenyum.
Vun Nora pun juga mengangguk dan menunduk memberikan hormat kepada Feng Sha dan juga Lian Song dan kemudian pergi meninggalkan Lian Song dan juga Xian Lu.
Lian Song yang tidak mengerti terhadap apa yang terjadi hanya menatap Xian Lu dengan penuh tanya, kenapa dia menjauhkan dirinya dari orang-orang yang ada disekitarnya?
“Ayo kita juga pergi, Shiro.” Ucap Xian Lu dingin.
Sebuah sinar yang sangat terang muncul dan kemudian muncul sebuah gerbang yang sangat besar bercorakkan dengan corak 10 hewan mulia. Hewan mulia yang berada di ukuran di tepian dinding adalah seekor naga, diikuti dengan ular berkepala tiga, dibagian puncaknya terdapat elang, dan burung phoenix, dan merak. Pada bagian bawahnya terdapat sebuah daratan dimana terdapat seekor rusa jantan dengan tanduknya yang besar diikuti dengan rubah berekor sembilan, seekor kerbau berbadan manusia, kemudian yang berada di air adalah monster laut kraken dan ikan koi yin yang. Ukiran tersebut di ukir dengan ukiran yang sangat apik menandakan bahwa Goa ini merupakan tempat peningkatan para roh aidjin maupun para given sehingga Goa Tuang Lung merupakan Goa yang sangat ditunggu-tunggu kehadirannya.
Semua orang berbondong-bondong untuk masuk kedalam Goa Tuang Lung untuk mendapatkan tempat yang terbaik untuk mendapatkan item maupun roh yang langka. Goa Tuang Lung akan terbuka selama 1 bulan dalam waktu goib yang berarti hanya terbuka dalam 1 jam dalam dunia nyata, dan harus keluar dalam waktu yang telah ditentukan, jika tidak maka orang tersebut akan terkurung dalam goa Tuang Lung selama 20 tahun lamanya dalam dunia nyata yang berarti lebih dari ribuan tahun di dalam dunia tersebut, untuk itulah diperlukan restu dan perkamen dar kerajaan sehingga nantinya perkamen tersebut yang akan membantu orang-orang tersebut untuk kembali ke portal yang akan mengarahkan kembali ke pintu keluar.
...****...
__ADS_1
^^^Bersambung^^^