New World Program

New World Program
4. Aidjin


__ADS_3

Toko yang sebelumnya menampilkan lemari kosong dan puluhan lilin pun berubah menjadi sebuah pemandangan dimana di sana banyak hewan-hewan yang bergerombol baik itu dari hewan pemakan tumbuhan dan hewan pemakan daging.


"Aidjin merupakan sang penerima benih dari para Given yang terbagi menjadi Slasher, Fighter dan Magical."


Feng Sha meniupkan asap rokoknya dan kemudian scene berpindah menampakkan adegan dimana seorang Aidjin memiliki tanda yang terdapat di leher bagian belakang alias tengkuk seseorang. Sedangkan seorang Slasher, Fighter dan Magical memiliki tanda unik di bagian tangannya berupa tato.


Seorang Given mampu mengikat berapapun Aidjin sedangkan Aidjin hanya memperbolehkan satu tuan. Pada Scene yang diperlihatkan Feng Sha diperlihatkan seorang Given memberikan kekuatan berupa mana kepada Aidjinnya dengan saling meletakkan tangannya. Saling bercumbu dan kemudian melakukan sex.


Lian Song yang melihat ini langsung bergidik ngeri karena sekarang status nya adalah Aidjin milik Xian Lu yang berarti mereka juga akan melakukan sex.


Aahhh???!!!!!!!!! tidaaaakk! aku masih normal.


"Tu-tunggu nona Feng Sha... sepertinya ada kesalahan." Lian Song menghentikan scene yang diperlihatkan Feng Sha.


"Hmmm?"


"Aku ini lelaki mana mungkin aku bersama dengannya melakukan hmmm.. apa ya..?" bingung Lian Song karena malu menanyakan terkait 2 batangan yang saling beradu.


Feng Sha seperti kelihatan berpikir, "...biasanya seorang Aidjin perempuan akan memilih tuannya seorang lelaki dan kebalikannya. Namun ada beberapa kasus yang mengambil sesama jenis, seperti aku dan Wana." jelas Feng Sha.


"???" Lian Song memerhatikan tangan kanan Feng Sha yang memiliki tato berbentuk rubah


"La-lalu bagaimana cara kalian mentransfer energi atau apalah itu?" bingung Lian Song


Feng Sha menaikkan alisnya dan kemudian tersenyum, "Wana!" teriaknya


Wana langsung mendekat kepada Feng Sha dan bertekuk lutut.


"Beginilah caraku memberikan energiku kepadanya," praktek Feng Sha dengan menarik tubuh Wana mendekat dan kemudian mengigit leher Wana sehingga Wana sedikit mendesah antara sakit dan nikmat di antara keduanya. Feng Sha kemudian menjilat sudut bibirnya dan kemudian tersenyum usil, "...apa kau ingin melakukan **** dengan Xian Lu? dia memiliki itu yang besar loh." Goda Feng Sha


"Ha??!!!!! mana mungkin!!!!" teriak Lian Song dengan wajah yang memerah.


"Feng Sha lanjutkan terkait roh." kata Xian Lu dengan ekspresi datar.


Feng Sha melirik Xian Lu dan kemudian menghembuskan asap rokoknya memperlihatkan bermacam-macam roh, baik itu roh tikus, rubah, kalajengking, srigala, burung dan sejenisnya.


"Seorang Aidjin nantinya akan memilih roh berdasarkan jiwanya... Wana memiliki roh kucing dan dia adalah satu-satunya Aidjinku." kata Feng Sha sambil membelai pucuk kepala Wana.


"A-ano aku mau tanya, apakah nona Feng Sha memiliki roh juga?" tanya Lian Song sopan


Feng Sha tersenyum, "Seorang Given dan Aidjin memiliki roh mereka masing-masing yang membedakan kita dengan manusia biasa. Dan aku memiliki roh rubah berekor 6."


"Satu lagi, aku mendengar salah satu orang yang dibunuh Xian Lu menyebutkan code atau apalah itu. Itu maksudnya apa?" tanya Lian Song lagi.

__ADS_1


"Code adalah mantra sihir. Nanti kau akan tahu sendiri bagaimana melakukannya." kata Feng Sha menjelaskan. "Biasanya yang menggunakan code adalah teknik element sihir yang tidak berguna untuk Xian Lu."


"Feng Sha, sepertinya kau sudah menjelaskan apa yang ingin dia ketahui. Sekarang aku pamit." Kata Xian Lu yang kemudian berdiri beranjak untuk pergi.


"Tunggu!" kata Feng Sha dan kemudian mengistruksikan Wana dengan anggukan kepalanya. Wana berjalan mendekati Lian Song dan memberikan sebuah kotak kepada Lian Song.


"Itu adalah alat sihir the orb, yang sepertinya sangat cocok digunakan oleh Aidjin sepertimu." jelas Feng Sha.


Lian Song membuka kotak itu dan menemukan sebuah bola transparan seperti air.


[System: selamat ! Lian Song mendapatkan item langka The Orb.]


[poin +50]


[Jumlah poin 75]


"Terimakasih Nona Feng Sha." balas Lian Song dengan senyuman yang puas.


Feng Sha mengangguk dan balas tersenyum ke arah Lian Song, "Jika kau membutuhkan apapun, kau bisa datang ke tokoku Lian Song, dan kau akan sepenuhnya diterima." tambah Feng Sha.


[System: Karisma +50 poin]


[Feng Sha menambahkan Lian Song sebagai daftar teman]


[intimacy +20 point]


Wah! bagus! terimakasih System. Kalau begini apakah aku bisa menjadi orang yang kuat ya...


"Sampai jumpa lagi tuan." ucap Wana mengantarkan Xian Lu dan Lian Song yang dibalas dengan lambaian ceria dari Lian Song.


Lian Song mengikuti Xian Lu dari belakang dan dia benar-benar kagum dengan postur tubuh yang dimiliki oleh Xian Lu.


Kenapa lelaki seperti Xian Lu ini sangat tampan? owh aku lupa ini bukan dunia nyata tapi dunia dalam program huh, dan juga dia seperti karakter yang lumayan error mengingat dia salah kira aku adalah wanita. Apakah tujuanku yang lainnya memperbaiki sistem error kah? seperti bug?


[System: tidak ada kesalahan dalam New World Program Lian Song]


ha? jika tidak kenapa dia mengira aku wanita? apa kau bisa menjelaskan hal ini System?


[...]


???


[System: Lian Song terlihat seperti wanita kecuali dia memiliki organ vital kecil di bagian selangkangannya]

__ADS_1


A-apa kau bilang??? kecil? punyaku yang asli lebih besar dari ini kau tahu!


"Lian Song!" Xian Lu menarik Lian Song yang hampir tertabrak motor yang berukuran besar yang biasa di panggil Mogde.


"Xi-Xian Lu?" bingung Lian Song karena dirinya sekarang sudah berada di pangkuan Xian Lu.


"Berhenti melamun." katanya sambil menatap Lian Song.


"Te-terima kasih." balas Lian Song dengan wajah yang memerah.


Lian Song memerhatikan tangan kanan Xian Lu yang memiliki tato berbentuk kobaran api tapi ukuran tatonya sangat kecil (bagian punggung tangan) dibandingkan dengan Feng Sha yang ukurannya hampir seluruh permukaan tangan kanannya.


"Xian Lu, habis ini kita mau kemana?" tanya Lian Song


"Apa kau lapar?" tanya Xian Lu melirik Lian Song yang berada di belakangnya.


"Iya!" semangat Lian Song mengingat dia belum makan sama sekali semenjak pertemuannya dengan Xian Lu.


Xian Lu kemudian berjalan menyusuri jalan dengan Lian Song yang mengekor di belakangnya sesekali Lian Song akan celingak-celinguk melirik kesana kemari isi kota beserta orang-orang di dalamnya hanya untuk sekedar mencuci mata dan sebagainya.


Kota yang bagus.


[System: kota Ygdrasiel]


Pemberitahuannya telat oi! dasar System.


[System: Check Point]


check point? apa disini jika aku mati aku bisa hidup lagi?


[System: tidak]


Tidak ada System Respawn gitu?


[System: mati ya mati]


Hah? apa-apaan ini dasar System sial.


...\=\=\=...


**Bersambung....


......\=\=\=......

__ADS_1


Hallo ha, terimakasih bagi teman-teman yang sudah membaca cerita dari NWP. jangan lupa tinggalkan jejak nya berupa like, comment and vote nya supaya aku tahu bahwa teman-teman menyukai cerita aku...


stay toon with NWP guys ^_^/ bye bye**


__ADS_2