NIKAH KONTRAK WITH THE COLD MAN

NIKAH KONTRAK WITH THE COLD MAN
KEAJAIBAN


__ADS_3

Di sisi lain bima mencoba untuk menenangkan diri nya di sebuah ruangan yang sunyi redup cahaya. Ia terduduk di bangku yang penuh dengan debu


"aku tidak pernah merasakan sesedih ini, hidup ku lebih berwarna ketika senyum dan kekonyolan nya menghiasi hari-hari ku.


Di saat aku mendapatkan sebuah kebahagiaan mengapa itu hanya singkat?." guman bima dalam lamunan nya


Berbeda dengan oppa dan oma, mereka sama-sama merasakan kesedihan yang mendalam dan rasa penyesalan dikarena kan perjodohan ini membuat cleo hendak bunuh diri.


"andai saja kita tidak memaksa mereka menikah tak, mungkin hal seperti ini tidak akan pernah terjadi." kata Oma


"bagaimana mana lagi neng nasi sudah menjadi bubur apa yang mau dikata?." jawab Oppa yang mencoba menenangkan oma


"bagaimana kalau kita mendoakan dia tak, walaupun aku sudah lupa cara berdoa setidaknya kita mau mencoba." tanyak Oma


"baiklah neng, mari kita bersatu di dalam doa tuhan yang baik, tuhan yang bertatah di dalam surga disini kami anak mu ingin meminta pertolongan mu untuk anak kami cleo yang sedang terbaring di tempat tidur nya, biarkan dia pulih kembali tuhan. Kami tau engkau sayang pada nya tapi izinkan kami berbalas budi kepada nya tuhan dan kami janji akan membuat nya bahagia di dunia ini. Demikian lah doa kami tuhan. Didalam nama tuhan yesus. Amin."


"sudah lah neng jangan bersedih ingat rencana tuhan pasti yang terbaik." kata Oppa sambil memeluk oma


"ku tau itu, tapi aku merasa bersalah karna sudah memaksa nya tak. Hiks,,,, hiks,,,." jawab Oma sambil menangis


Oppa hanya bisa menenangkan oma dengan pelukan hangat. Sementara bima masih termenung di ruangan kosong tersebut,


Perlahan-lahan bima bangkit berdiri dan berjalan keluar ruangan tersebut. Kaki nya berjalan menuju ruangan cleo terbaring.


Perlahan bima membuka pintu tersebut dan berjalan mendekati cleo yang terbaring lemas. Bima menatapi cleo dari ujung rambut sampai ujung kaki nya.


"dasar wanita bodo, jelek, sok pekerja keras. Kenapa kamu bodo sekali si cleo". Teriak Bima kepada cleo


Tiba-tiba monitor cleo berubah menjadi tidak normal dan membuat bima cemas dan langsung memanggil dokter


"dokter,,,, tolong suster. Cleo tolong jangan sekarang beri aku kesempatan. Aku minta maaf jika perkataan ku membuat mu marah dan sedih." kata Bima dengan cemas


Tidak lama dokter dan suster datang dan langsung memeriksa keadaan cleo yang kritis. Perlahan-lahan cleo di periksa dengan seksama oleh dokter dan suster tiba-tiba keadan cleo mulai lebih buruk.


"suster siap kan alat pacu jantung nya sekarang." teriak Dokter tersebut


"cleo bangun cleo ingat kamu masih punya keluarga yang harus kamu bahagia kan dan adik-adik mu." teriak Bima dengan cemas


"siap semua nya, satu dua, satu dua, sekali lagi satu dua. " teriak Dokter tersebut


Tiba-tiba monitoring cleo langsung kembali normal dan membuat orang yang ada di sana terkejut melihat keajaiban dari sang pencipta


Pasalnya harapan cleo sudah sangat sedikit sekali untuk dapat hidup dan ini adalah sebuah keajaiban dari sang pencipta.


Perlahan dokter menghampiri bima yang saat itu mematung antara percaya dan tidak percaya melihat apa yang terjadi.


"pak bima saya hanya ingin memberi saran kepada bapak agar berbicara yang di senangin oleh cleo, karna itu akan membangkitkan semangat dia untuk sadar dan jangan Sekali-kali berbicara kasar kepada nya karna itu akan berakibat fatal untuk nya pak." kata Dokter tersebut

__ADS_1


"iya dok, terimakasih atas saran nya." jawab singkat Bima


"baik pak saya tinggal dulu." kata Dokter tersebut sambil pergi keluar dengan suster


Bima terduduk di dekat cleo sambil menarik napas panjang dan membuang nya dengan keras. Bima hanya diam melihat cleo dia tidak berani untuk berkata sedikit pun, takut hal tadi terulang kembali.


"cleo kamu cantik dan kamu selalu saja membuat saya tertawa dalam diam. Kekonyolan mu membuka mata ku bahwa masih ada wanita yang tampil dengan diri asli nya." guman Bima dalam hati


Bima memberikan sentuhan hangat kepada cleo dengan mengusap rambut cleo dengan lembut dan tiba-tiba handphone bima bunyi.


"ck,,, siapa si ni." kata bima sambil keluar ruangan cleo.


"hallo bro lu lagi dimana ni, gue butuh tanda tangan lo sekarang juga." tanyak Tj


"gue lagi ada di rumah sakit, lu dateng aja kemari." jawab Bima


"siapa yang sakit oma apa oppa?. " tanyak Tj


" tidak. Panjang cerita nya, nanti gue ceritain sama lo." jawab Bima


"oke bro gue ke sana sekarang." kata Tj sambil mematikan telepon nya.


Bima merasa diri nya sangat lapar karna dia belum makan siang sampai sesore ini, dia pun pergi ke kantin untuk makan.


Tidak lama dia berjalan, dia bertemu dengan oppa dan oma di lorong rumah sakit dan langsung menghampiri mereka.


"bima bagaimana keadaan cleo?." tanyak Oma


"puji tuhan, mari kita lihat cleo." kata Oppa


"tidak sekarang oppa karna kondisi cleo masih rentan. Mendingan sekarang kalian pulang karna hari sudah mau malam." kata Bima dengan tegas


"tidak, aku mau disini menjaga cleo, aku tidak mau pulang." teriak Oma


"oma tolong dengerin bima sekali ini saja, kalian sudah tua dan rentan terkena penyakit. Jadi tolong jangan buat bima merasa bersalah untuk kedua kali nya." kata Bima dengan tegas


"iya neng, kita jangan egois kita bisa kemari besok." kata Oppa menenangi oma


"baik lah, tapi tolong kabari kami jika terjadi sesuatu dan kamu juga jaga kesehatan ya bim." kata Oma


"iya oma pasti bima kabari. Jangan pikirin bima karna bima bisa jaga diri sendiri kalian pulang lah dan istirahat." kata Bima


Oma dan oppa pun pulang sedangkan bima pergi ke kantin untuk makan tapi tiba-tiba handphone nya berbunyi.


"hallo bro gue udah nyampe parkiran barat, lu dimana?." tanyak Tj


"okok gue kesana sekarang." kata Bima sambil mematikan telepon nya

__ADS_1


Bima pun menghampiri tj di parkiran walaupun perut nya sangat lapar tapi dia harus proporsional dalam berkerja.


"mana bro yang harus gua tanda tanganin?." tanyak Bima


"ini bro halaman 1 sampai 5." jawab Tj sambil memberikan berkas


"bagaimana meeting bisa lu handle?." tanyak Bima sambil memeriksa berkas tersebut


"aman bro semua nya suka dengan presentasi yang kemarin kita buat. Btw siapa yang sakit?." tanyak T


"cleo, dia hampir saja mati karna mau bunuh diri." jawab Bima sambil memberikan berkas tersebut kepada tj


"what,,,? Kok bisa bro lu ancam apa dia?." tanyak TJ heran


"gue salah ngomong, gue bilang dia,,,." belum sempat Bima selasai ngomong Tj langsung motong


"bro itu bukan nya cleo ya? ". tanya Tj sambil menunjuk cleo


"astaga apa yang sedang dia lakukan." kata Bima sambil menghampiri cleo


"cleo,,, cleo,,." teriak Bima sambil lari menghampiri cleo


Cleo pun yang melihat bima hendak lari tapi dia kalah cepat dari bima. Dengan cepat bima menangkap tangan cleo


"kamu mau ke mana, kamu masih sakit cleo". Kata Bima tegas


Plak,,, tamparan keras di pipi bima membuat dia terdiam dan melihat heran cleo.


Tes, air mata cleo jatuh menatap wajah bima


"untuk apa kamu menyelamatkan aku, aku tidak mau hidup lagi. Apa belum puas kamu lakukan itu kepada ku." teriak Cleo sambil menangis


Langsung bima memeluk cleo dengan erat tanpa berbicara sepatah kata pun


"anda jahat mister, tolong izinkan aku mati dan aku tidak akan menyusahkan mu lagi." teriak Cleo sambil memukul dada bima dengan lemas.


Tiba-tiba cleo pingsan di pelukan bima dan membuat bima cemas


"cleo,, cleo kamu kenapa? Bangun cleo, cleo." teriak Bima sambil menggucang-guncang badan cleo.


Trimakasih atas waktunya


Sudah membaca cerita saya


Dan maaf atas keterlambatan menguploud nya


#lisakuylah

__ADS_1


#bacadariawalbiarpaham


#iloveyouall


__ADS_2