NIKAH KONTRAK WITH THE COLD MAN

NIKAH KONTRAK WITH THE COLD MAN
EKSKLUSIF 6


__ADS_3

waktu memang cepat sekali berlalu tanpa kita sadari. membuat kita berpikir apakah selama ini aku sudah benar memakainya?. hal itu yang sedang cleo pikirkan dalam lamunannya. Angin yang begitu syaduh menerpa tubuh nya seorang diri di sebuah koridor kamar nya. Lamunan nya membawa nya begitu cepat waktu berlalu dan tidak terasa kontrak nya dengan bima akan segera berakhir tiga hari lagi tapi perasaan cleo tidak ingin meninggalkan keluarga ini bukan lebih tepat nya ia tidak ingin jauh dari bima. Hati nya merasa hampa ketika ia jauh dari bima tubuh nya rindu belaian dan pelukan hangat dari bima. Lamunan tiba-tiba berpaling pada keluarga nya yang saat ini sedang dalam keadaan susah walaupun mereka tetap mensyukurin apa yang mereka punya walaupun tidak lebih dan kurang. Hanya saja rasa syukur mereka yang membawa mereka dalam kedamaian dan keharmonisan. Hati nya gudang pikiran nya melayang menentukan pilihan yang tepat.


Lamunannya terhenti ketika mendengar suara bima “menyendiri adalah hal paling menyenangkan ketika kita tertimpa semua masalah maupun menenangkan diri dari dunia luar. Ketika mereka semuanya yang kita kenal tidak dapat kita percaya dan pada akhirnya menyediri adalah hal paling tepat untuk mengutarakan semua pada diri kita. Mengoleksi dan mengitropesi diri itu lebih baik dari pada mengometarin hidup orang.”  Kata Bima sambil duduk si samping cleo.


“benar sekali, menyediri dari ramai nya dunia ini membuat kita sadar memberi sedikit waktu untuk diri sendiri itu lebih baik memberikan nya sebuah oksigen agar ia dapat bernapas untuk dapat mendengar jeritan dunia.” Sambung Cleo


   “semenjak orang tua ku di nyatakan meninggal dunia dalam kecelakan pesawat 20 tahun silam semua nya mengasiani aku. Aku tidak suka untuk dikasianin dalam bentuk apa pun semenjk saat itu aku mulai menyendiri dari orang-orang.”


   “dan menyebabkan mu menjadi seorang yang dingin dan tertutup?.” Lanjut Cleo


Bima hanya diam dan menatap bintang-bintang di langit dengan raut wajah nya yang tidak dapat di tebak “aku menyendiri karna itu tempat ternyaman ku, disitu aku curahkan pada tuhan apa yang sedang aku alami. Semua nya ku ceritakan pada nya tenang keluarga ku yang kurang mampu, teman-teman ku yang memiliki alat-alat tulis dan pakaian-pakaian yang bagus-bagus, teman-teman ku yang mempunyai uang jajan dengan meminta pada orang tua nya sedangkan aku? Aku harus berkerja duluh untuk dapat mempuanyi uang tapi ketika aku berkerja dan mendapatkan uang aku tidak rela uang itu untuk ku sendiri. Uang itu aku beri pada ibu ku untuk dapat di gunakan untuk belanja dan selebihnya untuk jajan adik-adik ku. Tuhan tidak memberikan apa yang aku inginkan tapi dia memberikan apa yang sedang aku butuhkan dan hal itu yang selalu aku syukurin dalam diriku ketika aku berseru pada nya.” Curhat Cleo

__ADS_1


     “aku dari lahir hingga sampai sekarang belum perna bersyukur atau pun berdoa, tapi aku selalu mendapati apa yang aku inginkan hingga yang aku butuhkan.”


      “mungkin buka anda yang meminta pada tuhan tapi orang tua anda yang selalu mendoakan amda dari surga sana agar kelak anda berbalik arah pada nya dan mengenalnya agar tau ia sangat luar biasa baiknya.” Jawab Cleo sambil menatap wajah bima dengan yakin


     “trimakasih banyak untuk semua nya. Saya banyak belajar dari kamu tentang agama.” Kata Bima dengan senyum yang begitu sempurna


Mereka kembali diam dan menatapi langit yang tidak ada bintang di sana hanya ada awan merah dengan angin yang cukup sejuk menerpa merek berdua


    “apa kamu rindu dengan keluarga mu?.” tanyak Bima


     “cara yang unik. Apa kamu pernah jatuh cinta atau pacaran?.” Tanyak Bima

__ADS_1


     “aku tidak pernah mengenal mereka, semuanya menjahui ku karna kesan ku yang jorok dan seperti tomboy tapi aku mensyukurin semua itu karna pada akhirnya aku tidak akan merasakan yang nama nya sakit hati galau dan semacam itu percis seperti teman cewek-cewek ku.” Jawab polos Cleo


    “beruntung nya jadi diri mu yang tidak pernah merasakan sakit hati dan galau yang berkepanjangan. Aku harap kamu tidak merasakan apa yang aku rasakan."


    “apa anda perna merasakan jatuh cinta.” Tanyak Cleo


            “ehm.. ya dulu. Dulu waktu SMA semua teman ku menganggap aku mayat hidup dan aku selalu di kucilkan tapi aku tidak peduli dengan meraka. Ketika semua nya memandang ku buruk ia mau memberikan tangan nya pada ku untuk dapat menemani ku  keluar dari persembunyian ku. Enam tahun aku dan dia berpacaran aku sangat berubah bersama nya hidupku 360 derajat berubah menajdi bima yang terbuka dan tersenyum. Saya sangat bahagia bersama nya dia selalu ada di saat suka dan duka. Singkat cerita aku akan memberikan nya sebuah kejutan di hari ulang tahun nya pada saat itu di kampus nya karna kami berbeda kampus tapi satu falkultas atau satu jurusan. Disaat kampus mulai sepi aku datangin kelasnya yang biasa di pakai pada hari tersebut. Mata ku berbinar menatap bunga dan sebuah liontin emas dengan permata kecil. Aku berjalan mendekati ruangan tersebut tapi aku mendengar ia berbicara dengan seorang lelaki bahwa dia mendekatiku karna paksaan orang tua karna orang tua nya yang sedang di ambang kebangkrutan dan lebih parah lagi ia bercumbu dengan pria lain tanpa memperdulikan perasaan ku yang sangat hancur pada saat itu. Sejak saat itu aku menjahui nya  dan pada akhirnya dia yang meminta putus pada ku.” Kata Bima panjang lebar


     “aku hanya ingin bilang pada mu. ketika anda mempuanyai masa lalu itu bukan untuk di lupakan. Ketika masa lalu itu indah itu dapat menjadi kenangan dan ketika masa lalu itu buruk itu bisa menjadi pelajaran. Karna ketika kamu membenci hal masa lalu mu itu hanya menyempit ruang kebahagian mu.” jawab santai Cleo


Bima hanya diam mendengar perkataan cleo yang ada benar nya. Bima diam tanpa ekpresi sambil menatap langit. “mister bolehkah saya menjadi seorang istri lebih tepat nya menajdi layak nya seorang istri yang melayani suami nya. Saya ingin di detik-detik saya di sini dapat menjadi berarti dan menjadi sebuah kenangan  untuk anda.” Tanyak Cleo

__ADS_1


      “kehadiran mu sudah membuat memory di pikiran saya. Lakukan apa yang kamu suka.” Kata bima dengan senyum simpul nya smabil mengacak-acak rambut Cleo


            “senyuman apa itu. Ahh… jantung ku kenapa kau tidak bisa berkerja sama untuk saat ini dan auww… kenapa pipi ku  terasah panas?” guman Cleo dalam hati nya 


__ADS_2