
Tit,, tit,, suara pesan masuk di handphone cleo, langsung saja cleo mengambil handphone nya di meja dan ternyata pesan tersebut dari Alex.
"morning cleo, maaf mengganggu mu pagi begini. Apa kamu harini ada janji?."
"tidak ada nampak nya, ada apa mister? "
" aku ingin mentraktir mu minum, karna kamu sudah membantu ku tempo hari. Apa kamu mau? "
" tidak usah repot-repot mister, saya iklas membantu anda."
"ayolah,,, saya tidak ingin berlama-lama berhutang budi pada mu, saya ingin impas. Hehhe"
"bagaimana ini apa yang mesti aku jawab." guman Cleo dalam hati
"baiklah, tapi saya tidak janji. Kirimkan saja alamat dan waktunya." kata Cleo
"mahotra cafe, jam 1:30 pm. Aku berharap kamu datang. "
Cleo hanya diam memandang wajah nya di kaca sambil berpikir, bagaimana dia akan permisi keluar untuk bertemu dengan Alex mengingat dia baru saja keluar rumah sakit walaupun keadaan cleo cukup sehat.
" Ayok sarapan." panggil Bima yang memecahkan lamunan cleo
"iya,, mister" jawab cleo sambil menghampiri bima di depan pintu
Langsung bima merangkul cleo sambil menurin tangga, berbeda dengan cleo yang merasa berdebar saat bersama bima apa lagi mencium Parfum maskulin nya yang membuat siapa saja yang dekat dengan nya langsung meleleh.
Tiba di meja makan bima membuka kan bagku untuk cleo.
"morning sayang." kata Oma sambil menyiapkan sarapan di meja
"morning too oma" jawab Cleo
"mana oppa oma, apa belum bangun?." tanyak Bima
"itu lagi nyusun baju nya di kamar bim." jawab Oma
"emang oppa mau ke mana? "
" oh iya bim, oppa dan oma besok mau ke jerman ke tempat Pariban mu itu. Sekalian ajak dia kemari. Karna kan minggu depan ulang tahun pernikahan oma sama oppa."
"jangan bilang agnes oma?." tanyak Bima
__ADS_1
"iya emang dia, gak mungkin angel dia kan masih kecil masih umur 11 bulan. "
" bima males meladenin dia oma, dia terus saja nempel-nempel sama bima. Risih lo oma." rengek Bima
"ya nikmati saja, namanya dia Pariban kamu ya jelas donk dia suka sama kamu melihat muka mu itu yang mirip Tom Cruise. " tawa Oma
Bima hanya diam dan menatapi handphone nya yang tak menyala. Cleo hanya diam dan memandang senyum ke oma dan sesekali melirik bima.
" kenapa kamu senyum-senyum sendiri sayang?, tau oma kamu lebih cantik dari pada oma."
"tidak begitu lo oma, cleo senang saja melihat oma. Cantik nya alami."
"waduh,,,, kau ini cleo kalau bercanda kebangetan sekali. " jawab Oppa sambil duduk di bangku
" heee,,, iri bilang kek. " jawab Oma
" bukan gitu neng, aku takut saja nanti cleo memuji mu terlalu jauh takut nya asma mu kambuh. " ledek Oppa
"gini ni, kalau orang cantik banyak yang iri. Tapi aku selalu ingat anjing tidak akan menggonggong jika tidak lapar dan ini nasi mu." kata Oma sambil memberikan sepiring nasi goreng dengan telur mata sapi
"itu tau, gak sia-sia kita nikah 23 tahun ya neng. " rayu Oppa
Setelah sarapan cleo mengantar bima kedepan seperti biasa nya, mencium punggung tangan bima layak nya suami istri.
" mister, saya boleh keluar bertemu dengan teman saya?. " tanyak Cleo
" itu hak kamu, seperti tertulis di surat perjanjian kita." kata Bima jutek
"baiklah trimakasih mister"
Ketika mobil bima menghilang di jalan raya cleo langsung masuk, tak di sangka oma dan oppa sudah ada di ruang tamu dengan tatapan tanda tanya.
"apa benar nak, kamu menikah atas perjanjian dan akan berpisah jika perjanjian itu sudah selesai?." tanyak Oma dengan mata yang berkaca-kaca
"bukan gitu oma." kata Cleo terbanta-bantah
"jawab oma nak. " tis,, air mata oma jatuh
__ADS_1
"iya oma"
" dan apa benar ada hubungannya dengan kecelakaan mu ini nak?."
"iya oma" jawab cleo
"oh tuhan, maafkan hamba yang tuhan karena hampir menghilangkan nyawa orang. " kata Oma histeris sampai menangis terduduk
"oma maaf kan cleo oma, bukan nya cleo tidak mau jujur hanya saja cleo tidak ingin oma kecewa."
"untuk apa kamu lakukan semua ini nak, jika kamu juga tersisksa"
"itu dulu oma, sekarang cleo sudah mencintai mas bima hanya saja cleo sadar diri siapa cleo dan siapa mas bima. Jika oma ingin cleo berpisah dengan mas bima cleo siap oma." kata Cleo sambil menangis di paha oma
"bukan itu yang oma mintak nak, oma hanya menyesal memaksa kalian dan membuat mu hampir saja mati. Sini duduk lah di atas. " kata Oma sambil menarik cleo ke sofa
"hiks,,, hiks,,," tangis Cleo pecah
"apa kau mencintai nya?." tanyak Oma
"cleo kurang tau oma, tapi jika cleo dekat mas bima cleo merasa nyaman dan senang." jawab polos Cleo
"berarti itu adalah benih cinta yang tumbuh setelah rasa benci dan apakah bima mempunyai rasa yang sama?."
"cleo tidak tau oma"
"ya sudah, mari kita buktikan apakah dia mencintai mu jika tidak mari kita buat dia tergila-gila pada mu. Oma minta pada mu agar selalu terbuka dengan oma dan oppa dan jangan kecewakan oma dan oppa lagi. Kami sangat menyayangi mu cleo. " kata Oma sambil memeluk cleo.
"makasih sudah mau menerima cleo di keluarga ini ya oma oppa."
"kami yang seharusnya berterima kasih pada kamu, kamu sudah banyak merubah kami yang dulu nya hilang dari ajaran agama."
"aduh,,, kenapa ada bawang disini, mata ku mengapa berair." teriak Oppa
"itu mata mu bukan berair tapi berbelek ijo. " jawab Oma ngasal
Setelah terjadi nya drama korea yang menguras air mata mereka bukan kita ya. Mereka pun bubar, cleo pergi ke Cafe Alex mahotra dan oma dan oppa pergi berunding untuk menciptakan sebuah langkah yang akan membawa cicit untuk mereka.
Jika rasa mereka berbeda maka harus ada yang berjuang duluan untuk saling mencinta.
Hanya saja proses nya menjadi ujian buat kita.
__ADS_1