
Makan malan yang indah di taman dekat villa waldemar. Romantic tapi tidak berlebihan, dengan lampu taman yang begitu indah di temani suasana taman yang di penuhi oleh beragam bunga membuat suasana taman itu sangat nyaman untuk di jadikan tempat dinner beromansa romantic.
Cleo yang selalu berbunga-bunga ketika bima sudah mulai romatis kepada nya sedangkan bima hanya ingin menjadi pria yang terbaik untuk cleo.
“mister apa anda selalu seperti ini kepada setiap wanita?.” Tanyak Cleo
“apa itu sebuah pertanyaan atau sebuah tuduhan?.” Tanyak balik Bima pada cleo
“ya mau ku si itu sebuah pertanyaan tapi itu lebih menyakinkan anda seperti itu.” Jawab Cleo sambil tertawa
“apa saya seperti itu di mata mu?.” tanyak Bima
“bukan seperti itu lo mister. Maksud saya mengapa anda begitu romantic sekali menjadi pria?.”
“dan membuat mu jatuh cinta ketika aku selalu romantic pada mu?.”
“tidak.” Jawab Cleo gugup
Bima yang melihat tingkah salting cleo hanya bisa menahan tawa nya. wajah yang membuat bima semakin gemas kepada cleo.
“cleo.” Panggil Bima
“iya. Kenapa mister.”
“apa yang ada di benak mu ketika melihat ku pertama kali di hadapan mu?.” tanyak Bima
“ngebelin. Manusia terdingin di dunia. Sombong banget jadi manusia terus selalu bikin aku kesal sendiri dengan sikap anda.” Ujar Cleo terus terang kepada bima
Bima yang mendengar hal itu hanya diam sambil memotong stik nya. berbeda dengan cleo yang tidak merasa bersalah akan ucapan nya.
“apa hal yang buruk saja yang kamu ingat?.” Tanyak Bima
Cleo yang mendengar perntanyaan dari bima langsung keselek.
“uhuk..uhuk.”
“ini minum.” Ujar Bima sambil memberi air pada cleo
__ADS_1
“jangan terlalu serius sekali. Kalau memang tidak ada tidak usah di jawab.” Ujar Bima pada cleo yang sedang menyusap bibir nya
“ini yang membuat aku deg-degan mister. Perhatian mu yang tidak ada habis nya.” jawab Cleo menatap bima
“aku perhatian karna aku sayang. Bukan untuk setiap wanita hanya untuk wanita yang aku prioritaskan. Jadi berhenti berpikir aku selalu mencari perhatian wanita lain.” Ujar Bima pada cleo
Cleo hanya diam menahan rasa haru nya. untuk berberpa menit tidak ada percakapan di antara kedua nya. hanya ada suara dentuman sendok dan piring. Tapi di dalam hati cleo ada satu pertanyaan yang belum bisa ia pecahkan dengan logika nya.
“mister?. Kenapa anda memilih saya dari beribu wanita yang mengantri untuk anda.” Tanyak Cleo
Bima yang mendengar pertanyaan itu mendekati bangku nya dekat dengan cleo.
“mencari yang cantik itu banyak tapi yang cocok itu sulit..” jawab Bima dengan cool nya
“iya tapi apa ke cocokan kita?. Saya tidak cantik, seksi, glamaor, kaya seper..” ujar Cleo terputus
“CUP.” Ciuman mendarat di bibir cleo. Tidak ada yang berubah ketika cleo mendapati ciuman mendadak dari bima. Wajah yang terkejut serta napas yang tertahan.
“kenapa kamu akhir-akhir ini bergitu cerewet?. Apa kamu takut kehilangan saya.” Tanyak Bima
“CUP. “ satu ciuman mendarat di bibir cleo lagi
“tidak usah di jelaskan. Aku sudah tau semua isi hati mu.” ujar Bima
“ck. Ini tidak adil.” Guman pelan Cleo
“apa kamu sudah selesai?.” Tanyak Bima
“ehhm.” Jawab singkat Cleo
Bima menggedong cleo masuk ke dalam kamar. Cleo yang mendapati hal itu terkejut dan bertanya-tanya apa yang akan terjadi di dalam sana. Apa akan terjadi hal kemarin. Jika ia menolak itu akan membuat bima menjaga jarak padanya. Jika ia menerima nya ia malu untuk memulai nya lagi.
“mister. Kitakan baru siap makan masa kita harus melakukan nya sekarang?.’ Ujar Cleo
“saya hanya menggedong mu. apa itu sebuah permintaan?.” Tanyak Bima sambil menggedong cleo
“bukan itu maksud saya mister. Apa tidak bisa di tunda dulu.”
__ADS_1
“kan itu. Berarti itu adalah sebuah permintaankan?.” Sambung Bima
“mister..” Teriak cleo karna malu
“katanya jika habis makan itu lebih baik karna membuat kedua insane itu lebih bergairah dalam permainan dan dapat membuat banyak ronde dalam semalam.” Ujar Bima pada cleo
Cleo hanya dapat menutup kuping nya karna ia sangat malu mendengar ucapan dari bima yang terlalu vulgar di kuping nya. bima terus saja berbicara tentang hal-hal vulgar yang membuat cleo menjadi malu dan salting.
Tiba di dalam kamar bima meletakkan cleo di atas kasur kemudian bima pergi ke toilet untuk membersihkan diri. Sedangkang cleo masih merasa gelisah di atas kasur itu.
“tenang cleo kamu sudah pernah melakukan nya dengan baik.” Guman Cleo dalam hati nya
“aduh.. kenapa pikiran ku sudah kotor seperti ini si?.” Guman Cleo sambil memukul kepala nya
“kamu kenapa?.” Tanyak Bima dari depan toilet
“ehhm.. tidak. Hanya merapikan rambut ku yang berantakan.” Bohong Cleo
“apa kamu ingin menggoda ku sekarang?.” Tanyak iseng Bima
“eehmm.. tidak. Sumpah mister saya hanya merapikan rambut tidak lebih.” Jawab polos Cleo
Bima berjalan mendekati cleo yang sedang berada di atas tempat tidur. Cleo yang melihat bima dengan tatapan ingin menerkam mangsa nya hanya bisa diam dan menutup mata nya. ketika bima sudah berada di samping cleo, bima berbisik di telinga cleo
“kamu kenapa?.” Tanyak Bima
“emmh.. lagi berhayal saja.” Jawab polos Cleo
“tidur lah sudah malam. Besok kita harus belanja karna lusa kita akan kembali ke Indonesia.” Ujar Bima sambil mengambil angcang-angcang untuk tidur
Cleo merasa diri nya sekarang aman tapi disisi lain ia merasa takut bima menjaga jarak lagi pada diri nya dan memilih untuk tidur di luar karena menahan hasrat nya. cleo melihat bima yang sedang tertidur di samping nya dengan wajah yang seduh.
Cleo akhirnya bergabung tidur bersama bima. Cleo tidur menghadap bima yang sedang tidur dengan napas teratur. Wajah yang sempurna ada pada wajah nya. tidak ada jerawat dan komedo seperti manusia pada umumnya.
Dengan berani cleo meraba wajah mulus bima. Dari mata hidung dan terakhir ke bibir tipis bima. Cleo meraba bibir bima yang seksi itu dengan jemari nya. entah keberanian dari mana yang membuat ia bermain dengan bibir bima yang sedang diam itu.
Setelah puas dengan bibir bima akhirnya cleo tidur sambil memeluk bima. Karna kepala cleo dekat dengan dada bima, cleo medengar suara detak jantung yang sangat cepat tidak seperti manusia normal pada umumnya. Akhirnya cleo memastikan keadaan bima dengan lebih mendekatkan telinga nya ke jantung bima. Ternyata benar jantung bima berdetak dengan sangat cepat.
__ADS_1