
Malam indah yang di temani oleh bulan dan bintang cleo duduk di koridor kamar nya sambil menggenggam surat dari mbok sumi. Surat yang di baluti dengan amplop putih dan bertulisan “untuk cleo..”
Perlahan cleo membuka surat itu dengan pelan seperti rasa terharu yang mendalam ketika pikiran nya kemabali ke wajah mbok sumi.
“apa kabar nak?. Mbok harap kamu baik dan selalu baik. Jika kamu membca surat ini berarti mbok sudah bisa melihat mu. Mbok sangat rindu pada mu nak. Rasa ingin bertemu dengan mu selalu tapi tak kunjung aku melihat mu di hadapan ku. hari berganti hari dan malam berganti malam tapi rindu akan bertemu dengan mu tidak dapat kunjung pudar dari tempat nya. mungkin waktu ku tidak banyak lagi untuk di bumi ini. Jika mbok boleh minta satu permintaan pada mu apakah boleh? Jika boleh maukah kau meneruskan usaha warung mbok karna mbik sudah menganggap mu seperti anak sendiri. Mbok ingin usaha ini tidak berhenti di mbok saja dan satu lagi tolong jaga surep untuk mbok.” Pesan dari Mbok sumi
Cleo lansung mengusap wajahnya dengan tangan ketika bima sedang ingin menghampiri nya dan menyimpan surat itu di kantung celananya.
Bima menghampiri cleo yang sedang memandang langit-langit malam. Bima datang dengan gaya maskulin nya. bima baru saja siap mandi. Ia hanya menggunakan handuk di pinggang dan rambut basah nya. siapa pun yang melihat nya pasti akan terkesima pada nya.
Bima duduk di samping cleo sambil merangkul tubuh cleo. “issh mister pakai dulu baju nya sana nanti masuk angin loh.” Ujar Cleo sambil melepaskan tangan bima
Bima hanya diam dan mentatap cleo dengan tatapan cool nya dan sontak saja pipi cleo lansung merona di buat bima. Apa lagi di tambah dengan harum tubuh maskulin dari bima membuat cleo semakin ke sem-sem sama pria di depan nya ini.
“mister denger gak si. Ya sudah aku ambilin baju untuk kamu ya.” Ujar Cleo sambil pergi meninggalkan bima
Cleo masuk kedalam kamar dan langsung menarik panjang napasnya dan membuang nya dengan pelan. Cleo melakukan nya berulang-ulang untuk menetralkan napasnya karena ulah bima yang buat dia deg-degan.
Setalah siap ia mulai mengambil baju untuk bima dan kembali ke koridor tapi sebelum kembali cleo mangambil napas seperti tadi untuk menghilangkan kegugupan di depan bima.
Cleo menghampiri bima yang sedang duduk santai. Ketika cleo memberikan baju itu kepada bima malah tangan nya yang di tarik dan cleo terjatuh kedalam pelukan bima.
Posisi cleo sekarang ia sedang terduduk di pangkuan bima dan jarak wajah mereka hanya beberapa senti tapi tidak ada respon dari bima. Lagi-lagi bima menatap cleo dengan tatapan cool nya dan langsung membuat wajah cleo merah merona.
“iss mister aku mau duduk lepasin.” Pinta Cleo sambil beranjak dari tempat nya tapi malah bima menahan nya.
“kamu pakai baju dulu nanti sakit. Tuh lagi rambut kamu masih basah gini.” Pintah Cleo sambil merapikan rambut bima yang acak-acakan itu.
Karna tidak ada respon dari bima akhirnya cleo diam dan menatap kesal kearah bima sambil menggigit bibir bawah nya. bima yang tidak tahan dengan ekspresi cleo langsung mencium bibir cleo sekilas. Cleo yang mendapati serangan itu langsung menutup mulut nya dengan tangan nya agar bima tidak lagi mencium nya tapi malah bima mencium terus cleo walaupun tangan nya menghalangi nya.
“CUP.”
“CUP.”
__ADS_1
“CUP.”
“mister…” teriak Cleo.
“CUP.” Bima malah mencium cleo dan lama kelamaan ciuman itu menjadi ******* panjang. Bima melepaskan nya ciuman itu dan menatap intens kepada cleo
“manis.” Ujar Bima sambil tersenyum dan langsung membuat cleo malu dan langsung cleo memukul-mukul dada bidang bima karna bima menyerah ia langsung mendudukan cleo di samping nya.
Bima hanya tersenyum melihat wajah cleo yang terlihat merah itu rasanya kesenangan melihat wajah malu cleo adalah obat pening nya.
"tenang cleo jangan gugup kalau kamu gugup pria di depan kamu ini malah enggak-enggak kerjaannya ke kamu. " guman Cleo dalam hati nya sambil melihat-lihat kearah langit
Sesekali cleo melirik-lirik kearah bima tapi tatatapan nya masih tertujuh ke pada cleo sambil kepala nya di pangkuwoleh tangan kanan nya dan sontak cleo langsung beralih memandang langit.
" nampanya ini waktu yang pas untuk mintak izin kepadanya. " guman Cleo dalam hati nya
"mister." panggil Cleo
Bima hanya mengangkat kedua alis nya sambil tersenyum kecil, seperti sebuah isyarat tanda tanya dari nya
"ada apa." tanyak Bima
"ehem... Tidak jadi. " jawab singkat Cleo sambil mengalihkan pasangan nya
Bima menyipitkan mata nya dan mulai mendekatkan diri nya pada cleo. Tubuh bima sudah menempel di dekat tubuh cleo dan membuat cleo membulatkan mata ketika melihat bima yang sedang di dekat nya itu.
Bima mulai menyosor leher putih cleo dan memberi ciuman hangat di sana yang menyebabkan tanda merah di leher cleo.
Cleo hanya menggeliat ketika bima menciumi leher nya. "mister udah. Geli tau." ujar Cleo sambil menggeliat
"ini hukuman untuk kamu yang tidak jujur pada ku. " sambung Bima sambil memberikan kissmark di leher cleo
"iya-iya aku jujur." ujar Cleo menyerah sambil mendorong tubuh bima menjauh
__ADS_1
Biar hanya diam dan menatap cleo isyarat untuk cleo cerita langsung ke inti nya.
"aku boleh ya kerja mister?. " pinta Cleo
" tidak. " jawab singkat Bima
"tapi mister ini amanat dari mbok sumi padaku untuk meneruskan jualan nya." kata Cleo melawan bima
"aku tidak mengizinkan dan itu keputusan ku. "jawab Bima dingin
"ya sudah aku juga tidak akan mengizinkan mu untuk menyentuh ku dan aku akan tidur di sofa mulai sekarang." tegas Cleo pada bima
"ya sudah tapi jangankan salahkan saya jika saya di temani banyak wanita seksi di luar sana." ujar Bima
"ohh oke. Jika kamu seperti itu jangan salahkan aku jika ditemani Alex jika aku sendirian. " balas Cleo sambil berkutik di handphone nya
Sontak bima langsung menghempaskan handphone cleo dari tangan nya dan handphone itu berserak di lantai.
Cleo terkaget melihat perilaku bima yang sangat berbeda.
"mister..." teriak Cleo pada bima
Bima langsung melahap bibir cleo dengan kasar dan tidak memberikan ruang oksigen untuk cleo. Bima terus melahap bibir cleo hingga turun ke leher cleo. Cleo terus menghindar tapi tetap tenaga bima lebih kuat dari nya
Karna bima semakin liar cleo dengan sekuat tenaga mendorong bima dari tubuh nya dan menampar bima dengan keras agar bima sadar dari kegilaan nya saat ini.
"hiks.. Hiks.. Kenapa kamu kasar seperti ini si. Aku jadi takut padamu." ujar Cleo sambil menangis
"itu semua Karna aku cemburu cleo dan itu semua kamu yang buat. " sambung Bima dengan raut wajah yang merah padam
" kamu menyakiti ku mister dan sekarang aku takut melihat mu. Aku rindu kamu yang dulu. Hiks...hikss...." kata Cleo sambil menangis
"bukan begitu cleo aku hanya emosi jika kamu menyebut nama lelaki lain di hadapan ku. " ujar Bima sambil menyentuh tubuh cleo
__ADS_1
"jangan sentuh aku. Aku takut padamu mister. Kau bisa berubah sangat manis dan juga kau bisa berubah menjadi manusia yang menakutkan." kata Cleo sambil menepis tangan bima
Cleo meninggalkan bima sendirian di koridor itu. Bima mengacak-acak rambut nya kasar, menyesal karna perilaku nya terhadap cleo