
DI VILA
Jam sudah menunjukkan 9 pagi dan saat itu mereka baru selesai melakukan ritual mereka.
"aku lapar mister. Apa kita bisa makan dulu?. " tanyak Cleo yang sedang lelah bertempur dengan bima
"tentu saja boleh, tapi apa maksudnya duluh?. Apa kamu ingin melanjutkan nya lagi nanti?." tanyak Bima dengan tatapan menggoda
"aahh,, apa anda ingin membunuh ku mister. Apa kau tidak puas?." jawab Cleo sambil cemberut
"hahaha. Baiklah aku akan Bersih-bersih dahulu. " jawab Bima sambil beranjak berdiri
Bima pergi ke kamar mandi. Cleo merasa perih di bagian vital nya. Ia mulai bangkit berdiri dengan selimut nya. Ketika ia melihat ke arah kasur nya ia langsung teriak.
"haaaaa...." teriak Cleo dengan kuat
Bima yang mendengar teriakan cleo langsung keluar dari toilet dan ketika cleo melihat bima yang bertelanjang dada ia kembali berteriak.
"haaaa... " teriak Cleo sambil menutup mata nya
"kamu kenapa cleo, apa yang sedang terjadi?." tanyak Bima
"itu ada darah. Apa kau terluka?. " tanyak Cleo sambil menutup mata nya
Bima hanya tersenyum melihat ke polosan cleo. Ia terlihat sangat lucu ketika sedang ketakutan.
"kenapa kamu menutup mata melihat ku?." tanyak Bima yang mengalihkan pembicaraan nya
"Pakai lah baju mu." pintah Cleo sambil menutup mata nya
Bima membantu membukakan mata cleo dengan melepaskan kedua tangan nya. Kemudian cleo membuka mata dan melihat ke arah bima
"tubuhku ini milik mu dan tubuh mu ini milik ku. Jadi berhentilah untuk malu menatap nya." ujar Bima sambil menatap cleo lembut
"ia. Tapi jika bukan anda yang terluka lantas darah siapa ini?. " tanyak Cleo polos
"milik mu. Apa bagian vital mu terasa sakit?." tanyak Bima
"iya sedikit. Apa itu berbahaya, apa itu bisa membuat ku dirawat di rumah sakit, apa aku.. " jawab gantung cleo
" CUP. "
__ADS_1
Bima mencium cleo dengan lembut. "jangan buat aku terpesona karna ekspresi ketakutan mu dan tenang saja tidak akan terjadi sesuatu pada mu." kata Bima dengan lembut
Langsung saja membuat wajah cleo memerah karna malu. "iya. Saya mandi dulu." kata Cleo sambil beranjak pergi ke kamar mandi tapi ketika ia mulai melangkah ia sedikit berteriak karena sakit di bagian vital nya.
"aahhkk.. " teriak Cleo sambil memegang bagian vital nya
"apa sakit sekali?. Apa kita kedokter saja?." tanyak Bima dengan cemas
"iya sudah mister tapi saya ingin Bersih-bersih dulu sebelum di chek." ujar Cleo sambil beranjak pergi
Melihat langkah cleo yang terlihat tidak nyaman langsung bima menggedong cleo sak dengan selimut nya.
"ahh,, mister saya bisa jalan sendiri kok. " kata Cleo yang tidak di gubris oleh bima
Bima meletakkan cleo di bathup dengan pelan dan menarik selimut cleo.
"saya bisa mandi sendiri misteri." pintah Cleo sambil menahan selimut nya
"apa kamu ingin melihat ku marah?. Berhentilah untuk malu. Aku sudah melihat nya dan begitu kamu yang sudah melihat semua tubuh ku." jawab Bima sedikit marah
"baiklah mister. " kata Cleo yang sudah pasrah
Bima terlihat biasa saja tapi cleo merasa malu. Ia mulai menutupi tubuh nya dengan kedua tangan dengan pelan. Kemudian bima menyalahkan air dingin untuk menetralkan suhu tubuh cleo.
Bima mulai membantu cleo untuk menyabuni tubuh nya. Cleo terlihat sangat malu, ia tidak berani menatap bima yang terlihat dengan serius menyabuni nya.
Setelah selesai bima menghidupkan air hangat untuk membilas tubuh cleo agar dapat normal. Setelah itu bima mengenai tubuh cleo dan memakaikan nya kimono. Kembali bima menggedong cleo ke kamar dan meletakkan cleo di atas tempat tidur
Kemudian bima mengambil sisir dan mulai menyisiri rambut lurus cleo. Dengan lembut bima menyisiri rambut cleo, seperti menyisiri rambut anak perempuan nya.
"kayak nya saya merasakan dejafu lagilah." guman Cleo dalam hati nya
"iya. Inikan balasan saya ketika saya sedang sakit kamu mengurusi saya dengan lembut." ujar Bima sambil menyisiri rambut cleo
Cleo hanya tersenyum mendengar perkataan bima yang masih ingat dengan hal itu.
Setelah selesai bima memainkan handphone nya. Tidak lama ketukan pintu terdengar
"tuan ini dokter nya." teriak Kepala pelayan itu dari belakang pintu
"silahkan masuk. " jawab Bima
__ADS_1
Dokter itu masuk ke dalam kamar itu. Seorang wanita tua yang masih berparas melangkah mendekati bima.
"selamat pagi tua nyonya, apa bisa saya bantu?." tanyak Dokter itu dengan sopan
"istri saya bagian vital terasa sakit. Apa anda dapat mengobati nya?. " tanyak Bima
" coba saya lihat duluh ya tuan. " ujar Dokter itu sambil mendekati cleo
" maaf ya nyonya biar saya chek dulu. " kata Dokter itu sambil melihat ke alat vital cleo
Tidak lama dokter itu berbicara mengenai yang terjadi. Apa kemarin anda berhubungan intim?." tanyak Dokter itu Kepada bima
"iya dok." jawab Bima
"masalah nya ini sering terjadi ketika berhubungan terlalu lama membuat alat vital menjadi bengkak. Ini tidak terlalu serius. Saya akan memberikan ia obat meredakan sakit nya dan untuk obat luar saya akan memberi salep agar dapat cepat sembuh." ujar Dokter itu sambil mencari obat di tas nya
"ini obat dalam nya dan ini salep untuk obat luar nya. Ini dapat di minum 2 kali sehari setelah makan." ujar Dokter sambil memberikan obat itu ke pada cleo
"trimakasih dok atas bantuan nya." kata Bima sambil bersalaman kepada dokter itu
Kemudian dokter itu keluar dari kamar itu. Setelah itu bima memakai baju nya sedangkan cleo masih duduk di atas tempat tidur memandang bima berjalan Mondar mandir.
"anda kenapa gelisah seperti itu mister?." tanyak Cleo
"apa kita ke rumah sakit saja untuk memastikan keadaan mu?. " tanyak Bima dengan cemas
" saya yang sakit kenapa anda yang begitu cemas?. " jawab Cleo sambil sedikit tersenyum
"apa kamu sudah merasa baikan?." tanyak Bima sambil memegang kedua tangan cleo
"sudah tidak terlalu perih, mungkin akan segera sembuh jika saya makan sop iga." jawab Cleo yang langsung membuatmu bima tersadar bahwa mereka belum makan
"ahh.. Sebentar saya akan panggil mereka untuk membuatkan iga untuk mu. Hanya butuh waktu 10 menit untuk memasak nya untuk mu. Tunggu sebentar. " kata Bima sambil menelepon ke dapur
" tolong buatkan saya sop iga dengan cepat dan tolong antarkan minuman hangat untuk dapat menetralkan tubuh. " pintah Bima sambil mematikan sambungan nya
Tidak lama minuman mereka tiba di bawah oleh pelayan pria yang cukup mudah. Minuman herbal yang dapat membuat kita rilex.
Cleo meminum itu dan seketika ia langsung jatuh cinta kepada minuman itu. "wah... Enak sekali minuman ini mister." ujar Cleo yang menikmati minuman itu
"kamu bisa menikmati nya kapan mu kamu mau, tapi tolong jangan sakit. Aku tidak rela." sambung Bima sambil mengelus pipi cleo
__ADS_1