
DI RS PERMATA WALDEMAR GRUB
Tidak terasa hari sudah malam dan jam sudah menunjukkan pukul 11 malam.
Keheningan yang terjadi di dalam ruangan cleo membuat bima tertidur di samping cleo sambil menggenggam tangan cleo sebagai alas wajahnya.
Tidak lama cleo sadar dari komanya dan melihat bima di samping nya sedang terlelap dalam tidurnya. Bukan rasa senang yang ada di hati cleo melainkan rasa benci dan kecewa melihat bima.
"apa yang kamu lakukan disana mister? Apakah kamu kurang puas menghancurkan ku? Kenapa kamu peduli dengan ku, wanita kumuh ini." guman Cleo dalam hati nya.
Tiss,,, air mata cleo jatuh membasahi pipinya dan tahapan kosong nya mengantarkannya mengingat kejadian yang telah terjadi kepadanya.
"apakah aku layak untuk menjalani kehidupan ini tuhan? Mengapa engkau biarkan hamba mu ini hidup." guman Cleo dalam hatinya
Air mata cleo semakin deras jatuh dan membasahi pipinya, pikirannya sudah kacau. Tak sengaja cleo melihat pisau buah yang terletak dekat dengan meja samping nya. Langsung saja dia mengambil pisau tersebut, tapi usaha nya sia-sia karna tangannya tidak cukup untuk menggapainya.
Di posisi lain bima merasakan hal aneh di dekat dirinya, terasa ada yang ingin melepaskan genggaman tangan nya.
Bima pun terbangun dari tidurnya sontak kaget dia dapati, cleo yang sibuk mengambil pisau sambil menangis histeris membuat bima langsung menghentikan aktivitas cleo.
"apa yang sedang kamu lakukan cleo? Sadar cleo, sadar." kata Bima sambil menarik tangan cleo
"untuk apa kamu peduli dengan ku mister? Biarkan aku mati, aku janji tidak akan menggetanyangin mu mister." teriak Cleo sambil menangis
Bima pun dapat menghentikan aktivitas cleo dan memeluk erat cleo. Walaupun bima memeluk cleo tidak dapat membuat cleo diam dari tangis dan omongannya.
"apa lagi yang kamu inginkan dari ku mister, aku tidak punya apa-apa lagi. Apa belum puas harga diriku yang sudah kau rebut. Hiks,, hiks,,. "teriak Cleo sambil menangis dan memukul-mukul bima.
" mana janji yang kamu katakan kepadaku mister. Janji yang tidak akan menyentuh ku?."teriak Cleo sambil menangis histeris
Bima hanya diam mendengarkan setiap kata-kata yang keluar dari mulut cleo.
"jawab aku mister, apa yang kamu inginkan dari wanita kumuh seperti diriku ini. Berikan aku jawabannya mister?." teriak Cleo
"aku tidak akan menjawab apapun sebelum kamu tenang dulu." jawab Bima dengan suara datarnya.
Tidak lama cleo tenang dan diam, hanya senggugukan tangis nya yang tersisa. Perlahan-lahan bima melepaskan pelukan nya dari cleo dan bima mengusap air mata cleo sambil berbicara dengan suara datar nya
"aku tidak melakukan apapun kepada mu, aku hanya bercanda kepada mu tapi kamu menganggap itu semua benar adanya." kata Bima dengan suara datarnya
"aku tidak percaya, aku perlu bukti." kata Cleo
"baiklah, sebentar aku akan tunjukkan pada mu." kata Bima sambil mengambil handphone nya dari jas nya
"ini lihat lah, video ini adalah keadaan tadi malam, kamu tertidur di pelukan ku sampai pagi hari kamu bangun. Sengaja aku memasang CCTV ini untuk memantau semua orang yang masuk kedalam kamar ku dan rupa nya benda itu berfungsi juga." kata Bima
Cleo yang melihat video itu langsung tak berkutik. Bodoh di campur malu melihat diri nya yang melakukan tindakan Bodoh tanpa mencari tau dulu.
__ADS_1
"bagaimana sekarang apa kamu masih belum percaya? Apa kamu mau saya panggikan dokter untuk mengecek apa kamu masih perawan atau tidak? ." tanyak Bima kepada cleo
"emm,, maafkan saya mister, saya yang bodo terlalu menganggap semuanya serius. Saya hanya takut mengecewakan keluarga saya saja mister. Sekali lagi saya minta maaf." kata Cleo dengan penuh rasa bersalah
"saya tidak ingin hal seperti ini terjadi lagi, dan yang saya ingin sekarang kamu cepat sembuh dan lupakan hal ini." kata bima dengan suara khas datar nya
"baik mister dan trimakasih sudah menyelamatkan saya." kata Cleo
Tidak lama dokter datang bersama suster untuk mengecek keadaan cleo
"selamat malam pak bima." kata Dokter dengan heran
"iya dok, kenapa anda terlihat heran seperti itu? Apa ada yang salah?." tanyak Bima
"saya heran saja pak, bagaimana orang yang hampir meninggal bisa dapat siuman dalam beberapa jam. 13 tahun sayang berkerja sebagai dokter saya belum pernah melihat keajaiban seperti ini. Perkiraan saya sodara cleo ini akan siuman paling cepat 5-6 hari, karna mengingat kritis yang dia alami pak." jawab Dokter tersebut
"apa saya separah itu dok?." tanyak Cleo
"iya, kamu harus bersyukur, karena kamu dalam sehari ini mendapatkan 3 kali keajaiban. Saya saja bingung." jawab Dokter tersebut
Cleo yang mendengar hal itu langsung merasa menyesal telah melakukan hal sebodoh itu dan dia hanya bisa diam.
"ibu cleo, bagaimana keadaan anda sekarang? Apa yang anda rasakan? Apakah ada yang sakit?." tanyak Dokter tersebut
"tidak ada dok, hanya tangan saya saja yang sedikit ngilu." jawab Cleo
"memang hal itu wajar, dikarenakan goresan di tangan anda sangat dalam mungkin rasa ngilu itu akan hilang 3 sampai 4 hari kedepan buk dan yang paling terpenting minum obatnya secara teratur." kata Dokter
"sama-sama bu, saya pamit dulu pak untuk mengecek pasien lainnya. Mari pak buk." kata Dokter tersebut sambil keluar bersama suster
Bima pun duduk di bangku di dekat samping cleo sambil memainkan handphone nya.
Cleo yang melihat bima merasa bersalah sudah menampar pipi bima
Dengan berani cleo memegang dan mengelus wajah bima dengan lembut
"apakah sakit pipi mu ini, maafkan aku yang sudah menampar mu." kata Cleo sambil mengelus pipi bima dengan lembut
Bima yang mendapati perilaku lembut dari cleo membuat dia kaget dan memandang cleo dengan tanda tanya
"apa kamu sakit mister, mengapa pipi mu memerah." tanyak Cleo
Langsung saja bima menurunkan tangan cleo dan menjauhkan wajah dari jangkauan tangan cleo
"tidak,, aku hanya kecapean saja satu harian ini. Tidur lah kamu harus cepat sembuh untuk menembus utang-utang mu." kata Bima terbanta-bantah
"baik, trimakasih sudah peduli dengan ku mister." kata Cleo sambil menarik selimut nya
__ADS_1
Bima langsung mengambil posisi di sofa untuk beristirahat tetapi dirinya kepikiran terus dengan perilaku cleo yang membuat dirinya deg-gedan.
"apa ini, kenapa jantung enggak beraturan seperti ini. Sabar bim tarik napas dalam-dalam buang enjoy bim." kata Bima dengan pelan
PAGI HARI DI KEDIAMAN WALDEMAR
Tidak seperti biasanya oma dan oppa hari ini diam seribu bahasa tidak ada berantem, Gelud dan hal lain nya.
Oppa selalu mencari kesalahan oma tapi oma selalu diam dan tidak terpancing dengan oppa
Tring,, Tring,, panggilan dari bima di handphone oma
"hallo bim, apa cleo sudah membaik, bagaimana keadaan dia sekarang bim?." tanyak Oma dengan antusias
"datanglah kemari oma, cleo sudah siuman dia merindukan kalian." jawab Bima
"serius bim, puji tuhan. Oma dan oppa akan segera kesana tunggu oma bilang pada cleo." kata Oma sambil mematikan Telepon nya
"botak,,,, dimana kau botak,,, apa kau dengar aku." teriak oma sambil mencari-cari oppa
"apa si neng aku mau mandi, jangan ganggu lah." kata Oppa pura-pura melas
"cleo tak cleo sudah siuman." kata Oma dengan senang
"serius kah, baik lah aku akan mandi dan pergi duluan melihat cucu ku itu." kata Oppa sambil berjalan menuju kamar mandi
"mau ngapain, aku duluan aku tu kan betina lady's first donk." kata Oma sambil menarik kera baju oppa
"ehhh,,,, aku duluan lah neng, kau itu lama sekali mandi. Apa itu betina-betina, kau itu jantan berbentuk betina neng." kata Oppa sambil melawan oma
"dasar akik-akik gak tau diri, jadi kau apa betina berbentuk jantan haa,,,. Lihat itu kecoak,,,." teriak Oma sambil melepaskan tarikanya
"haaaaa,,, mana kecoak nya mana neng." teriak Oppa sambil loncat-loncat
"di peternakan mbah mu." teriak Oma sambil masuk kamar mandi duluan
"boneng,,,,." teriak Oppa kesal
Oppa sangat takut dengan kecoak dari kecik, karna menurut nya kecoak adalah hewan yang paling menggelikan didunia
**Trimakasih sudah membaca cerita saya
Maaf jika ada kata yang kurang baik
Bantu vote ya
#lisakuylah
__ADS_1
#bacadariawalbiarpaham
#iloveyouall**