NIKAH KONTRAK WITH THE COLD MAN

NIKAH KONTRAK WITH THE COLD MAN
Episode 31


__ADS_3

Ketika


semua nya terbongkar oma dan oppa memutuskan untuk membuat sebuah rencana


rahasia yang akan dapat menyatukan kedua nya. Berbeda dengan cleo dia


memikirkan apa perasaan yang ia katakan adalah rasa yang memang ia rasakan


selama ini. Bima sangat mencintai cleo tapi ia terlalu kaku dan selalu  stel cool dengan gaya nya yang seakan-akan


sulit di tebak oleh siapa pun termasuk cleo.


Berbeda


di kantor bima merenungkan apa yang telah terjadi dan apa yang dia harus


lakukan ke depan nya dengan cleo. Dia takut akan terjadi kembali peristiwa tempo


hari yang hampir saja membuat dia kehilangan cleo. Tanpa piker panjang bima


menelpon seketaris TJ untuk dapat memberikan nya masukan untuk hal ini.


            “bro tolong lu kemari, ada yang


ingin gue bicarakan sama lo” putus Bima dari teleponnya


Tidak


lama seketaris TJ datang membawakan dua kopi cup yang masih panas dan


meletakkan nya di meja bima sambil duduk menghadap atasan nya.


            “why?” Tanya TJ sambil mengilangkan


kaki nya satu


            “gue bingung bro, apa yang harus gue


lakukan, gue takut peristiwa tempo hari akan terulang kembali sumpah gua


teromah akut banget bro”


            “kalau gue lihat-lihat cleo bukan


wanita yang mudah menerima hal yang semacam itu, you know lah ya.gini bro buat


dia jatuh cinta sama lo biarkan dia yang memulai untuk mencoba jangan lo.


Jangan terlalu memaksa dan pada akhirnya akan terulang kembali. Ya mungkin cuek


dan stal cold bisa buat lo sama dia kagak canggung”


            “tapi kenapa, sampai detik ini dia


enggak pernah peka sama perasaan gue ke dia. Ingin banget gue bekap dia sampai


napas nya menipis” geram Bima


            “iya itu tadi yang gue bilang sama


lo, jangan terlau terburu-buru dia itu tipe cewek yang langkah, gak mudah


merasakan cinta tapi jika dia sudah kena pasti dia akan setia” jawab santai Tj


                                                                        ****


Di


malam hari cleo menunggu bima untuk menanyakan kepastian tentang bagaimana


surat perjanjian mereka. Cleo tidak ingin melanjutkan perjanjian ini, lebih tepat


nya dia tidak ingin melanjutkan perasaan ini karna dia sadar bahwa dirinya


siapa dan tak layak bersanding bersama bima sampai kapanpun.


Malam


semakin larut mata cleo perlahan-lahan sudah mulai tidak bisa berkompromi


dengan dirinya dan akhirnya dia tertidur di sofa. Tidak lama bima datang sambil


mebawa jas nya dalam tangan nya. Disaat bima melihat cleo rasa marah memucak


dan langsung membangunkan cleo dengan suara berat nya.


            “cleo…” panggil keras Bima


Sontak


cleo langsung terbangun dari tidur nya dan mendapati bima yang sedang  menatapnya tajam


            “anda sudah kembali mister?” jawab


polos Cleo


            “ apa mata mu tidak melitat ku


disini, ngapain kamu disini tidur apa kamu tidak melihat di sana ada kasur yang

__ADS_1


lebih empuk dari sofa ini?” kata Bima datar dengan ekpresi marah


            “saya lebih nyaman disini mister”


jawab Cleo dengan senyum manisnya


Bima


hanya mengerutkan kening nya sambing menggigit bibir bawah nya.” Terserah kamu


saja sekarang saya juga gak peduli lagi” kata bima sambil meninggalkan cleo


            “mister tunggu” panggil Cleo


            “iya kenapa?” jawab


            “saya ingin mempertanyakan tentang


perjanjian itu. Minggu depan sudah genap 3 bulan saya berkerja denga anda. Saya


hanya ingin mengatakan bahwasanya saya tidak ingin melanjutkan perkerjaan ini.”


Kata Cleo


            “jadi apa yang kau inginkan di


akhir-akhir perkerjaan mu?” tanyak bima


“tidak


ada mister, saya hanya berharap anda tidak melakukan kesalahan kedua kali nya


serprti ini.” Jawab polos Cleo


            “maksud kamu?.”


            “saya harap tidak ada lagi


kebohongan dari ada yang menyebabkan orang pada akhirnya kecewa dengan anda.


Coba untuk besikap dewasa ,dan saya menyesal menerima perkerjaan ini tapi saya


cukup berterima kasih pada anda karna keluarga anda menerima saya dengan tangan


terbuka.” Jawab Cleo sambil pergi meninggalkan bima yang sedang memantung


            “tunggu, saya ingin bertrimakasih


pada kamu dan maaf sudah membuat mu menderita selama ini. Saya ingin kamu


menghadiri acara ulang tahun oma dan oppa minggu depan , pasti mereka sangat


meninggalkan cleo


 


****


Pagi


hari yang penuh dengan kejutan itu adalah pemikiran ia selalu berdoa agar ia


tidak mendapatkan kesempatan untuk memperluas perasaannya dengan bima. Rumah


terasah sepi  dikarenakan oma dan oppa


sudah berangkat ke jerman kemarin pagi. Cleo pun pergi ke bawah meninggalkan


bima yang sedang tidur dengan pulas,ia pun bergegas turun ke bawah dan langsung


menuju ke dapur untuk membantu apa yang dapat ia bantu walaupun semua pelayan


sudah menyuruhnya untuk tidak membantu tapi ia bersikeras membantu. Disaat


sudah tidak ada lagi yang dapat ia bantu cleo langsung ke atas untuk mandi


karna jam sudah menunjukan 5:30 ia pun bergegas naik ke atas dan mendapati bima


yang masih tidur dengan selimut yang menutupi seluruh badan nya. Cleo hanya


melewati bima setelah mengambil baju nya di lemari dan  langsung pergi ke kamar mandi tanpa melihat


bima walaupun dari ujung ekor matanya.


 


30


menit telah berlalu cleo pun keluar dari kamar mandi dengan rambut yang basah


dengan wangi tubuh nya yang segar melangkah mendekati bima yang sedang tidur. Membangunkan


bima adalah tugas nya setiap hari. Cleo pun mendekati bima untuk


membangunkan  nya agar bersiap-siap.


            “mister  bangun sudah pagi.” Sahut Cleo membangunkan


bima dari tidur nya

__ADS_1


Bima


tidak merespon ia terus tidur dengan nafas nya yang panas yang keluar dari


hidung nya, menandakan ia sedang sakit. Cleo langsung menaruh tangan nya


di  kening bima dan ternyata dugaan nya


benar bima sedang sakit badan nya panas sekali nafasnya memburu seperti tidak


biasa nya.


            “mister apa anda sakit,badan anda


sangat panas. Saya akan memanggil dokter untuk anda tunggu sebentar.” Kata Cleo


sembari ingin pergi


            “jangan aku tidak ingin mereka tau


aku sakit, karna aku selalu menyembunyikan jika aku sakit.”


            “kenapa kamu harus menyembunyikan


nya?.” Tanya Cleo


            “aku hanya butu istirahat yang


cukup. Hanya itu jangan terlalu khawartir kepada ku. Aku baik-baik saja”


Wajah


cleo seketika memerah,wajah nya berubah menjadi salting melihat bima yang


sedang menatap nya sedu khas orang yang sedang sakit. Langsung saja cleo


bangkiit dari duduk nya yang semula dekat pinggir kasur.


            “saya akan membuatkan kamu bubur,


tunggu sebentar” kata Cleo terbantah-bantah


Langsung


cleo pergi meniggalkan bima yang sedang terbaring samabil menutup mata nya,


perasaan cleo tak menentu sambil berjalan menuruni tangga dan lamunan pecah


ketika bi irah memanggil cleo untuk sarapan


            “non cleo… sarapan sudah selasai”


kata perempuan separuh baya perawakan jawa


            “iya bik sebentar lagi. saya ingin


membuat bubur untuk mas bima katannya dia lagi ingin makan bubur soto” jawab


Cleo bohong


            “mari biar bibik buatkan”


            “tidak usah bik, ini khsusus buat


mas bima bik” jawab Cleo sambil tersenyum memastikan


            “baiklah non, kalau ada yang ingin


di bantu jangan sungkan-sungkan ya non. Saya tinggal dulu” kata bik Irah sambil


meninggalkan cleo


Cleo


menggulung baju di lengan nya yang panjang dan menggulung asal-asalan rambut


nya yang basah.  Dengan telaten cleo


menyiapkan semua bahan-bahan nya dan mencoba memulai  memasak. Semua mata tertujuh ke arah cleo


yang sedang memasak dengan begitu telaten seperti seorang chef lengkap dengan


apron yang di pakai. Masak-memasak sudah hal biasa yang dilakukan nya, semua


sudah ia dapatkan dari mbok sumi. Ia begitu rindu dengan orang tua itu, orang


yang dengan baik hati mau menerima dan membantu cleo dengan tangan terbuka.


 


Dengan


ketelatenan nya ia dapat menyelesaikan nya dengan cepat, hanya  butuh waktu 20 meniti ia dapat menyajikan


bubur kua soto yang harum  nya menyebar


ke seluruh penjuru sudut rumah. setelah selesai Ia kembali ke kamar bima


membawa sebuah bubur yang baru ia buat.

__ADS_1


__ADS_2