
Ketika
semua nya terbongkar oma dan oppa memutuskan untuk membuat sebuah rencana
rahasia yang akan dapat menyatukan kedua nya. Berbeda dengan cleo dia
memikirkan apa perasaan yang ia katakan adalah rasa yang memang ia rasakan
selama ini. Bima sangat mencintai cleo tapi ia terlalu kaku dan selalu stel cool dengan gaya nya yang seakan-akan
sulit di tebak oleh siapa pun termasuk cleo.
Berbeda
di kantor bima merenungkan apa yang telah terjadi dan apa yang dia harus
lakukan ke depan nya dengan cleo. Dia takut akan terjadi kembali peristiwa tempo
hari yang hampir saja membuat dia kehilangan cleo. Tanpa piker panjang bima
menelpon seketaris TJ untuk dapat memberikan nya masukan untuk hal ini.
“bro tolong lu kemari, ada yang
ingin gue bicarakan sama lo” putus Bima dari teleponnya
Tidak
lama seketaris TJ datang membawakan dua kopi cup yang masih panas dan
meletakkan nya di meja bima sambil duduk menghadap atasan nya.
“why?” Tanya TJ sambil mengilangkan
kaki nya satu
“gue bingung bro, apa yang harus gue
lakukan, gue takut peristiwa tempo hari akan terulang kembali sumpah gua
teromah akut banget bro”
“kalau gue lihat-lihat cleo bukan
wanita yang mudah menerima hal yang semacam itu, you know lah ya.gini bro buat
dia jatuh cinta sama lo biarkan dia yang memulai untuk mencoba jangan lo.
Jangan terlalu memaksa dan pada akhirnya akan terulang kembali. Ya mungkin cuek
dan stal cold bisa buat lo sama dia kagak canggung”
“tapi kenapa, sampai detik ini dia
enggak pernah peka sama perasaan gue ke dia. Ingin banget gue bekap dia sampai
napas nya menipis” geram Bima
“iya itu tadi yang gue bilang sama
lo, jangan terlau terburu-buru dia itu tipe cewek yang langkah, gak mudah
merasakan cinta tapi jika dia sudah kena pasti dia akan setia” jawab santai Tj
****
Di
malam hari cleo menunggu bima untuk menanyakan kepastian tentang bagaimana
surat perjanjian mereka. Cleo tidak ingin melanjutkan perjanjian ini, lebih tepat
nya dia tidak ingin melanjutkan perasaan ini karna dia sadar bahwa dirinya
siapa dan tak layak bersanding bersama bima sampai kapanpun.
Malam
semakin larut mata cleo perlahan-lahan sudah mulai tidak bisa berkompromi
dengan dirinya dan akhirnya dia tertidur di sofa. Tidak lama bima datang sambil
mebawa jas nya dalam tangan nya. Disaat bima melihat cleo rasa marah memucak
dan langsung membangunkan cleo dengan suara berat nya.
“cleo…” panggil keras Bima
Sontak
cleo langsung terbangun dari tidur nya dan mendapati bima yang sedang menatapnya tajam
“anda sudah kembali mister?” jawab
polos Cleo
“ apa mata mu tidak melitat ku
disini, ngapain kamu disini tidur apa kamu tidak melihat di sana ada kasur yang
__ADS_1
lebih empuk dari sofa ini?” kata Bima datar dengan ekpresi marah
“saya lebih nyaman disini mister”
jawab Cleo dengan senyum manisnya
Bima
hanya mengerutkan kening nya sambing menggigit bibir bawah nya.” Terserah kamu
saja sekarang saya juga gak peduli lagi” kata bima sambil meninggalkan cleo
“mister tunggu” panggil Cleo
“iya kenapa?” jawab
“saya ingin mempertanyakan tentang
perjanjian itu. Minggu depan sudah genap 3 bulan saya berkerja denga anda. Saya
hanya ingin mengatakan bahwasanya saya tidak ingin melanjutkan perkerjaan ini.”
Kata Cleo
“jadi apa yang kau inginkan di
akhir-akhir perkerjaan mu?” tanyak bima
“tidak
ada mister, saya hanya berharap anda tidak melakukan kesalahan kedua kali nya
serprti ini.” Jawab polos Cleo
“maksud kamu?.”
“saya harap tidak ada lagi
kebohongan dari ada yang menyebabkan orang pada akhirnya kecewa dengan anda.
Coba untuk besikap dewasa ,dan saya menyesal menerima perkerjaan ini tapi saya
cukup berterima kasih pada anda karna keluarga anda menerima saya dengan tangan
terbuka.” Jawab Cleo sambil pergi meninggalkan bima yang sedang memantung
“tunggu, saya ingin bertrimakasih
pada kamu dan maaf sudah membuat mu menderita selama ini. Saya ingin kamu
menghadiri acara ulang tahun oma dan oppa minggu depan , pasti mereka sangat
meninggalkan cleo
****
Pagi
hari yang penuh dengan kejutan itu adalah pemikiran ia selalu berdoa agar ia
tidak mendapatkan kesempatan untuk memperluas perasaannya dengan bima. Rumah
terasah sepi dikarenakan oma dan oppa
sudah berangkat ke jerman kemarin pagi. Cleo pun pergi ke bawah meninggalkan
bima yang sedang tidur dengan pulas,ia pun bergegas turun ke bawah dan langsung
menuju ke dapur untuk membantu apa yang dapat ia bantu walaupun semua pelayan
sudah menyuruhnya untuk tidak membantu tapi ia bersikeras membantu. Disaat
sudah tidak ada lagi yang dapat ia bantu cleo langsung ke atas untuk mandi
karna jam sudah menunjukan 5:30 ia pun bergegas naik ke atas dan mendapati bima
yang masih tidur dengan selimut yang menutupi seluruh badan nya. Cleo hanya
melewati bima setelah mengambil baju nya di lemari dan langsung pergi ke kamar mandi tanpa melihat
bima walaupun dari ujung ekor matanya.
30
menit telah berlalu cleo pun keluar dari kamar mandi dengan rambut yang basah
dengan wangi tubuh nya yang segar melangkah mendekati bima yang sedang tidur. Membangunkan
bima adalah tugas nya setiap hari. Cleo pun mendekati bima untuk
membangunkan nya agar bersiap-siap.
“mister bangun sudah pagi.” Sahut Cleo membangunkan
bima dari tidur nya
__ADS_1
Bima
tidak merespon ia terus tidur dengan nafas nya yang panas yang keluar dari
hidung nya, menandakan ia sedang sakit. Cleo langsung menaruh tangan nya
di kening bima dan ternyata dugaan nya
benar bima sedang sakit badan nya panas sekali nafasnya memburu seperti tidak
biasa nya.
“mister apa anda sakit,badan anda
sangat panas. Saya akan memanggil dokter untuk anda tunggu sebentar.” Kata Cleo
sembari ingin pergi
“jangan aku tidak ingin mereka tau
aku sakit, karna aku selalu menyembunyikan jika aku sakit.”
“kenapa kamu harus menyembunyikan
nya?.” Tanya Cleo
“aku hanya butu istirahat yang
cukup. Hanya itu jangan terlalu khawartir kepada ku. Aku baik-baik saja”
Wajah
cleo seketika memerah,wajah nya berubah menjadi salting melihat bima yang
sedang menatap nya sedu khas orang yang sedang sakit. Langsung saja cleo
bangkiit dari duduk nya yang semula dekat pinggir kasur.
“saya akan membuatkan kamu bubur,
tunggu sebentar” kata Cleo terbantah-bantah
Langsung
cleo pergi meniggalkan bima yang sedang terbaring samabil menutup mata nya,
perasaan cleo tak menentu sambil berjalan menuruni tangga dan lamunan pecah
ketika bi irah memanggil cleo untuk sarapan
“non cleo… sarapan sudah selasai”
kata perempuan separuh baya perawakan jawa
“iya bik sebentar lagi. saya ingin
membuat bubur untuk mas bima katannya dia lagi ingin makan bubur soto” jawab
Cleo bohong
“mari biar bibik buatkan”
“tidak usah bik, ini khsusus buat
mas bima bik” jawab Cleo sambil tersenyum memastikan
“baiklah non, kalau ada yang ingin
di bantu jangan sungkan-sungkan ya non. Saya tinggal dulu” kata bik Irah sambil
meninggalkan cleo
Cleo
menggulung baju di lengan nya yang panjang dan menggulung asal-asalan rambut
nya yang basah. Dengan telaten cleo
menyiapkan semua bahan-bahan nya dan mencoba memulai memasak. Semua mata tertujuh ke arah cleo
yang sedang memasak dengan begitu telaten seperti seorang chef lengkap dengan
apron yang di pakai. Masak-memasak sudah hal biasa yang dilakukan nya, semua
sudah ia dapatkan dari mbok sumi. Ia begitu rindu dengan orang tua itu, orang
yang dengan baik hati mau menerima dan membantu cleo dengan tangan terbuka.
Dengan
ketelatenan nya ia dapat menyelesaikan nya dengan cepat, hanya butuh waktu 20 meniti ia dapat menyajikan
bubur kua soto yang harum nya menyebar
ke seluruh penjuru sudut rumah. setelah selesai Ia kembali ke kamar bima
membawa sebuah bubur yang baru ia buat.
__ADS_1