
Sinar mentari yang terang membangunkan dua
mata yang terpejam, tapi kantuk tidak bisa dibedung lagi hanya menghindar dan
menutupi mata dengan selimut. Cleo yang dari tadi tidur di kasur bima dengan
nyenyak tiba-tiba terbangun dengan suara benda jatuh yang cukup keras. Spontan
langsung membuka mata nya dan melihat sekeliling nya dan mencari-cari sumber
suara tersebut dan ia mulai teringat dimana bima dan bagaimana ia dapat pindah
ke tempat tidur.
Dubraakk…. Suara yang cukup keras
membangunkan cleo dari tidur nya just eyes not body ia pun melanjutkan tidur
nya tapi beberapa detik ia mulai berpikir benda apa itu “ahh paling dari luar
bi irah atau yang lain.” Guman Cleo dan langsung melanjuti tidur nya. Beberapa
detik kemudian ia terbangun dan berkata” bima.”dengan secepat kilat ia pergi
mencari asal suara tersebut, karna ruang kerja paling dekat setelah kamar mandi
ia mencari bima di sana tapi tidak ada orang dan benda jatuh atau pun
tanda-tanda yang lain dan langsung mencari bima di kamar mandi dan..
“astaga bima….” Teriak Cleo histeris
Bima yang terbaring di lantai dengan tubuh basah. Hal pertama yang
dilakukan cleo adalah mengecek napas bima dan nadi nya dan puji tuhan ia masih
hidup. Bergegas cleo langsung menutupi tubuh bima dengan kimono dan membopong
bima ke tempat tidur. Memang sulit untuk membopong nya tapi cleo tidak ada cara
lain cleo masih ingat apa yang di katakana bima kemarin dan juga cleo takut
membuat oraang di rumah histeris.
Dengan sekuat tenaga akhirnya cleo dapat membawa bima ke tempat tidur
dan langsung mengobati luka bima dengan alcohol dan memperbannya setelah itu ia
melanjutkan memakaikan baju untuk bima denga berat hati mau tidak mau tidak
mungkin ia mintak orang untuk menggantikan pakaian bima hal yang sangat konyol
mengingat bima adalah suami sah nya.
Sebelum nya cleo memberikan
minyak kayu putih untuk bima agar ia dapat segera sadar tapi tidak ada reaksi
dari nya membuat cleo menjadi gelisah, “ biarin aja lah kan dia masih bernapas,
tapi unutUk kedua kali aku memakaikan nya baju. Ooh… tidak.”
Berbeda dari tadi malam ia hanya melihat dada hingga perut sixpack bima yang mulus sangat berbeda dengan
sekarang dia harus melihat seluruh lekuk tubuh pria ini. “oke cleo mata mu
masih sangat suci dan belum ternoda jangan buat dia ternoda, kalau untuk
semalem itu hanya ehm… membantu iya itu lebih ke membantu dan sekarang juga
sama cleo. Kau harus berpikir positif cleo.” Kata-kata semangat dari Cleo
dengan percaya diri nya.
__ADS_1
Pertama-tama cleo mulai menyiapkan pakaian bima dari lemari. Sebuah baju tidur berwarah biru langit
dengan gambar bintang-bintang kecil berhampuran di baju tersebut terbuat dari
kain katun lembut. Sangat cocok untuk badan bima yang dingin. Setelah siap cleo mulai membuka mata nya
tapi ketukan pintu terdengar dan itu adalah bi ira
Tuk..tuk..tuk.." tuan bima non cleo sarapan sudah siap” panggil bi Irah dari balik pintu
Dengan senang hati “ puji tuhan “ cleo bangkit dari duduk nya dan mendatangi bi irah “iya bi bentar lagi saya turun. Makasi ya bi udah
ingatin.” Jawab Cleo sambiil menutup pintu
Setelah itu iya kembali ke tempat tidur dan memulai membuka kimono bima tidak lama dering telepon rumah di samping atas meja berbunyi. Entah
itu sebuah keberuntungan atau sengajaan tapi ia sangat bersyukur dengan
waktu-waktu yang terudur berharap bima cepat sadar dan ia tidak dapat
menggantikan pakaian bima. “oh tuhan engaku tau apa yang hambah butuhkan saat
ini. Thanks god.” Seru Cleo sambil mengangkat telepon tersebut dan ternyata itu
adalah
“hallo
sayang, ini oma. Kamu dan bima bagaimana di sana?” tanyak Oma dari seberang sana
“ba..ik oma. Oma dan oppa bagaimana di sana?” jawab Cleo tergagap
“pujituhan baik sayang. Oma dan oppa rencana akan kembali sabtu depan. Apa kamu
ingin sesuatu seperti oleh-oleh atau semacam nya?.” Tanyak Oma
“tidak usah oma disini sudah lengkap kebutuhan cleo. Cleo hanya ingin oma dan oppa
manis nya
“amin…. Makasi ya sayang. Oma sangat rindu pada mu, jaga bima baik-baik ya.”
“pasti oma, kirim salam pada keluarga di sana ya oma.”
“iya sayang, udah duluh ya oma dan oppa mau sarapan duluh. Syaloom.” Kata Oma
menutup panggilan
Hussss…. Hebusan napas cleo yang melihat wajah bima “kenapa anda
tidak sadar-sadar si.” Guman cleo dan mendekatkan kuping nya ke dada bima untuk memstika apakah bima masih
hidup atau kah dia vampire atau serigala jadi-jadian. Detak jantung nya normal
segera cleo mengangkat kepala nya dari dada cleo. “oke fine, aku akan ganti
baju nya tapi sebelum aku mengganti nya aku akan menghitung satu sampai
sepuluh, jika dia tidak bangun aku menggantikan nya tapi kalau dia bangun aku
akan pergi mandi iya cleo itu pas.” Kata Cleo
Cleo mulai menarik napas panjang-panjang dari kedua lubang hidungnya dan mengeluarkan nya dengan kencang
sebuah tanda kemenangan akan berpihak padanya. “satu, dua, tiga, empat, lima,
enam.” Cleo mulai menggigit bibir bawah
nya dan mulai merasa gelisah. “tujuh, delapan, Sembilan, Sembilan
seperdua,Sembilan sepertiga,Sembilan seperempat,Sembilan seperlima,Sembilan
sepertujuh,sembilan seper delapan,sembilan sepersembilan, ohh god…” teriak Cleo
__ADS_1
Perlahan cleo mulai membuka tali pengikat kimono bima dengan pelan-pelan dengan sedikit mata tertutup agar agar
dapat celah untuk menuntunnya untuk membuka kimono bima. Tiba-tiba suara yang
tak asing terdegar di kuping nyA
“kamu sedang apa?” tanyak Bima dengan suara datarnya
Cleo yang yang sedang membukakimono tersebut langsung diam di tempat dan memutar kepala nya dengan pelan
menuju sumber suara tersebut
“ini tidak seperti yang anda bayangkan mister, saya hanya ingin menolong anda. Iya
lebih tepat nya membantu anda meng..” jawab Cleo terbatah-bantah dengan pipi
yang memerah
“membantu apa?.” Tanyak bima sambil menanikan satu alisnya
“ehm.. membantu anda untuk ganti baju.” Jawab cleo dengan polos dengan sedikit gugup
“wharts…?” jawab Bima dengan alis mata yang naik menandakan tidak mungkin ia melakukan hal
tersebut
Spontan cleo langsung berdiri dan berbicara dengan cepat agar bima tidak salah paham “gin…ii mister tadi pagi
saya terbangun dari tidur saya karna ada suara keras entah apa itu dan saya
langsung mencari asal suara tersebut dan pada akhirnya saya menemukan anda di
kamar mandi sudah terlentang dengan luka di kening anda dan saya langsung
membopong anda ke temat tidur untuk mengobati and…”
Tidak sempat cleo menyelesaikan ucapan nya bima sudah menarik tangan cleo dalam pelukannya dan cleo hanyut ke
pelukan bima dengan kaki masih bertumpuh pada lututnya di lantai. Cleo merasa
terkejut dan mata nya melotot merasa tidak percaya.
“Trimakasih.” Kata Bima penuh haru
Cleo yang mendapatkan prilaku seperti itu lama-kelaman ia hanyut dalam perasaan,hangat nya pelukan dari bima
adalah perasaan yang sering ia rasakan disaat pelukan bima datang padanya tapi
perasaan nya kali ini sangat berbeda ada rasa yang menyebar ke seluruh tubuh
nya membuat dia tidak ingin melepaskan pelukan tersebut. Cukup lama mereka
berpelukan dan pada akhir nya
“ngomong-ngomong kamu udah berapa hari gak cuci rambut?” tanyak bima sambil mencium rambut cleo
Cleo yang mendengar kata tersebut spontan langsung berdiri dan mengerocos kepada bima panjang lebar kali
persegi.”saya baru tadi malam cuci rambut mister, dua kali bilas. Apa hidung
anda bermasalah ini harum sekali.” Jawab dengan kecepatan 10 km/ detik
“apa kamu sedang datang bulan?.” Tanya Bima sambil menaikan satu alisnya
“ehm… bagaimana anda bisa tau?.” Jawab Cleo dengan
raut wajah yang sedikit merona
“kamu sangat berbeda hari ini, lebih ke sensian sekali. Saya cuman tanyak bukan menuduh
rambut mu bauk.” Kata Bima sambil tersenyum simpul
cleo yang mendapati jawaban dari bima langsung tersipu malu sambil mneggaruk kepala nya yang tidak gatal
__ADS_1