NIKAH KONTRAK WITH THE COLD MAN

NIKAH KONTRAK WITH THE COLD MAN
EKSLUSIF 4


__ADS_3

     Sinar mentari yang terang membangunkan dua


mata yang terpejam, tapi kantuk tidak bisa dibedung lagi hanya menghindar dan


menutupi mata dengan selimut. Cleo yang dari tadi tidur di kasur bima dengan


nyenyak tiba-tiba terbangun dengan suara benda jatuh yang cukup keras. Spontan


langsung membuka mata nya dan melihat sekeliling nya dan mencari-cari sumber


suara tersebut dan ia mulai teringat dimana bima dan bagaimana ia dapat pindah


ke tempat tidur.


Dubraakk…. Suara yang cukup keras


membangunkan cleo dari tidur nya just eyes not body ia pun melanjutkan tidur


nya tapi beberapa detik ia mulai berpikir benda apa itu “ahh paling dari luar


bi irah atau yang lain.” Guman Cleo dan langsung melanjuti tidur nya. Beberapa


detik kemudian ia terbangun dan berkata” bima.”dengan secepat kilat ia pergi


mencari asal suara tersebut, karna ruang kerja paling dekat setelah kamar mandi


ia mencari bima di sana tapi tidak ada orang dan benda jatuh atau pun


tanda-tanda yang lain dan langsung mencari bima di kamar mandi  dan..


 “astaga bima….” Teriak Cleo histeris


Bima yang terbaring di lantai dengan tubuh basah.  Hal pertama yang


dilakukan cleo adalah mengecek napas bima dan nadi nya dan puji tuhan ia masih


hidup. Bergegas cleo langsung menutupi tubuh bima dengan kimono dan membopong


bima ke tempat tidur. Memang sulit untuk membopong nya tapi cleo tidak ada cara


lain cleo masih ingat apa yang di katakana bima kemarin dan juga cleo takut


membuat oraang di rumah histeris.


Dengan sekuat tenaga akhirnya cleo dapat membawa  bima ke tempat tidur


dan langsung mengobati luka bima dengan alcohol dan memperbannya setelah itu ia


melanjutkan memakaikan baju untuk bima denga berat hati mau tidak mau tidak


mungkin ia mintak orang untuk menggantikan pakaian bima hal yang sangat konyol


mengingat bima adalah suami sah nya.


Sebelum nya cleo memberikan


minyak kayu putih untuk bima agar ia dapat segera sadar tapi tidak ada reaksi


dari nya membuat cleo menjadi gelisah, “ biarin aja lah kan dia masih bernapas,


tapi unutUk kedua kali aku memakaikan nya baju. Ooh… tidak.”


Berbeda dari tadi malam ia hanya melihat dada hingga perut sixpack bima yang mulus sangat berbeda dengan


sekarang dia harus melihat seluruh lekuk tubuh pria ini. “oke cleo mata mu


masih sangat suci dan belum ternoda jangan buat dia ternoda, kalau untuk


semalem itu hanya ehm… membantu iya itu lebih ke membantu dan sekarang juga


sama cleo. Kau harus berpikir positif cleo.” Kata-kata semangat dari Cleo


dengan percaya diri nya.

__ADS_1


Pertama-tama cleo mulai menyiapkan pakaian bima dari lemari. Sebuah baju tidur berwarah biru langit


dengan gambar bintang-bintang kecil berhampuran di baju tersebut terbuat dari


kain katun lembut. Sangat cocok untuk badan bima yang dingin. Setelah siap cleo mulai membuka mata nya


tapi ketukan pintu terdengar dan itu adalah bi ira


 Tuk..tuk..tuk.." tuan bima non cleo sarapan sudah siap” panggil bi Irah dari balik pintu


Dengan senang hati “ puji tuhan “ cleo bangkit dari duduk nya dan mendatangi bi irah “iya bi  bentar lagi saya turun. Makasi ya bi udah


ingatin.” Jawab Cleo sambiil menutup pintu


Setelah itu iya kembali ke tempat tidur dan memulai membuka kimono bima tidak lama dering telepon  rumah di samping atas meja berbunyi. Entah


itu sebuah keberuntungan atau sengajaan tapi ia sangat bersyukur dengan


waktu-waktu yang terudur berharap bima cepat sadar dan ia tidak dapat


menggantikan pakaian bima. “oh tuhan engaku tau apa yang hambah butuhkan saat


ini. Thanks god.” Seru Cleo sambil mengangkat telepon tersebut dan ternyata itu


adalah


 “hallo


sayang, ini oma. Kamu dan bima bagaimana di sana?” tanyak Oma dari seberang sana


“ba..ik oma. Oma dan oppa bagaimana di sana?” jawab Cleo tergagap


 “pujituhan baik sayang. Oma dan oppa rencana akan kembali sabtu depan. Apa kamu


ingin sesuatu seperti oleh-oleh atau semacam nya?.” Tanyak Oma


 “tidak usah oma disini sudah lengkap kebutuhan cleo. Cleo hanya ingin oma dan oppa


manis nya


“amin…. Makasi ya sayang. Oma sangat rindu pada mu, jaga bima baik-baik ya.”


“pasti oma, kirim salam pada keluarga di sana ya oma.”


 “iya sayang, udah duluh ya oma dan oppa mau sarapan duluh. Syaloom.” Kata Oma


menutup panggilan


Hussss…. Hebusan napas cleo yang  melihat wajah bima “kenapa anda


tidak sadar-sadar si.” Guman cleo dan  mendekatkan kuping nya ke dada bima untuk memstika apakah bima masih


hidup atau kah dia vampire atau serigala jadi-jadian. Detak jantung nya normal


segera cleo mengangkat kepala nya dari dada cleo. “oke fine, aku akan ganti


baju nya tapi sebelum aku mengganti nya aku akan menghitung satu sampai


sepuluh, jika dia tidak bangun aku menggantikan nya tapi kalau dia bangun aku


akan pergi mandi iya cleo itu pas.” Kata Cleo


Cleo mulai menarik napas panjang-panjang dari kedua lubang hidungnya dan mengeluarkan nya dengan kencang


sebuah tanda kemenangan akan berpihak padanya. “satu, dua, tiga, empat, lima,


enam.” Cleo mulai menggigit  bibir bawah


nya dan mulai merasa gelisah. “tujuh, delapan, Sembilan, Sembilan


seperdua,Sembilan sepertiga,Sembilan seperempat,Sembilan seperlima,Sembilan


sepertujuh,sembilan seper delapan,sembilan sepersembilan, ohh god…” teriak Cleo

__ADS_1


Perlahan cleo mulai membuka tali pengikat kimono bima dengan pelan-pelan dengan sedikit mata tertutup agar agar


dapat celah untuk menuntunnya untuk membuka kimono bima. Tiba-tiba suara yang


tak asing terdegar di kuping nyA


“kamu sedang apa?” tanyak Bima dengan suara datarnya


Cleo yang yang sedang membukakimono tersebut langsung diam di tempat dan memutar kepala nya dengan pelan


menuju sumber suara tersebut


“ini tidak seperti yang anda bayangkan mister, saya hanya ingin menolong anda. Iya


lebih tepat nya membantu anda meng..” jawab Cleo terbatah-bantah dengan pipi


yang memerah


 “membantu apa?.” Tanyak bima sambil menanikan satu alisnya


 “ehm.. membantu anda untuk ganti baju.” Jawab cleo dengan polos dengan sedikit gugup


 “wharts…?” jawab Bima dengan alis mata yang naik menandakan tidak mungkin ia melakukan hal


tersebut


Spontan cleo langsung berdiri dan berbicara dengan cepat agar bima tidak salah paham “gin…ii mister tadi pagi


saya terbangun dari tidur saya karna ada suara keras entah apa itu dan saya


langsung mencari asal suara tersebut dan pada akhirnya saya menemukan anda di


kamar mandi sudah terlentang dengan luka di kening anda dan saya langsung


membopong anda ke temat tidur untuk mengobati and…”


Tidak sempat cleo menyelesaikan ucapan nya bima sudah menarik tangan cleo dalam pelukannya dan cleo hanyut ke


pelukan bima dengan kaki masih bertumpuh pada lututnya di lantai. Cleo merasa


terkejut dan mata nya melotot merasa tidak percaya.


 “Trimakasih.” Kata Bima penuh haru


Cleo yang mendapatkan prilaku seperti itu lama-kelaman ia hanyut dalam perasaan,hangat nya pelukan dari bima


adalah perasaan yang sering ia rasakan disaat pelukan bima datang padanya tapi


perasaan nya kali ini sangat berbeda ada rasa yang menyebar ke seluruh tubuh


nya membuat dia tidak ingin melepaskan pelukan tersebut. Cukup lama mereka


berpelukan dan pada akhir nya


“ngomong-ngomong kamu udah berapa hari gak cuci rambut?” tanyak bima sambil mencium rambut cleo


Cleo yang mendengar kata tersebut spontan langsung berdiri dan mengerocos kepada bima panjang lebar kali


persegi.”saya baru tadi malam cuci rambut mister, dua kali bilas. Apa hidung


anda bermasalah ini harum sekali.” Jawab dengan kecepatan 10 km/ detik


“apa kamu sedang datang bulan?.” Tanya Bima sambil menaikan satu alisnya


“ehm… bagaimana anda bisa tau?.”  Jawab Cleo dengan


raut wajah yang sedikit merona


“kamu sangat berbeda hari ini, lebih ke sensian sekali. Saya cuman tanyak bukan menuduh


rambut mu bauk.” Kata Bima sambil tersenyum simpul


cleo yang mendapati jawaban dari bima langsung tersipu malu sambil mneggaruk kepala nya yang tidak gatal

__ADS_1


__ADS_2