
"Hachhhhhuuuu.....ha.... chuuuu!! "
Siska membersihkan hidungnya yang mulai memerah.
"Hei Cinta!! "
"Oh, lo Jo!! Lo dah kelar kelasnya??
Joko Hanya diam dan mengamati Siska yang pucat pasi dan hidung memerah.
"Lo sakit?? Lo kok pucat banget cintah?? " tanya Joko khawatir.
7"Huum....,"Siska mengangguk dengan imut dan mata yang sayu.
Joko bengong kayak sapi ompong, melihat keimutan Siska yang hakiki. Dan darah menetes dari hidung Joko.
"Eh Jo hidung lo mimisan!! " Teriak Siska yang kaget dan mengelap mimisan Joko yang malah semakin deras dan muka memerah.
"Kayaknya lo yang sakit dwheh Jo.. Yok gue antar ke klinik!! "
Joko Hanya mengangguk dan mengikuti Siska.
Di Universitas ini kliniknya lumayan gede, punya ruang Inap dan dokter jaga juga, yah namanya juga Universitas elit. Siska silau dengan klinik yang bling-bling ini. Beda banget dengan klinik di tempat kuliahnya dulu yang suram dan horor. Muka dokternya aja kayak jin penunggu kuburan. Yang sakit bukannya sembuh malah tambah sakit. Kalau inget bikin ketawa geli.
Joko langsung ditangani dokter dengan cekatan dan diberi obat dan infus. Gue Nemenin Joko sampai tertidur.
"cintah??? Bangoonn Yuukk!! " kata Joko memanggil Siska dengan kemayu. Tapi Siska tidak bergeming.
__ADS_1
"cintah Ayok bangunnnnnn!! klu gak bangun gue cium looo!!"
"....................."
Siska masih tidak bergeming. Joko Hanya menghela nafas dan mengangkat Siska seperti putri.
...----------------...
Joko membawa Siska ke dalam apartemen barunya dan menaruh Siska ke tempat tidur nya yang besar dan mewah miliknya.
Siska Hanya menggeliat di tempat tidur dengan nyaman dan tersenyum senang. Joko geli melihat tingkah imut Rara. Ketika menatap kulit muka Rara yang kecoklatan, tangan joko gatal untuk menghapusnya. Kemudian mulai mengelap dan membersihkan seluruh wajahnya.
Terlihat wajah cantik bak dewi Rara dengan kulit putih dan lembut.
Joko tanpa sadar menusuk pipi lembut Rara, yang lembut seperti pudding dan semakin ketagihan menyentuh wajah Rara yang imut dan cantik.
Joko sebenarnya masih ingin berlama-lama menatap dan menjahili Rara tapi badan udah gatal dan bau asem. Joko langsung pergi mandi di kamar mandi. Setelah 45 menit Joko keluar dari kamar mandi dengan handuk yang terlipat di pinggangnya. Otot kotak-kotak dan rambut basah yang menetes menambah keseksian Joko.
Joko hendak mengeringkan rambutnya kemudian mendengar erangan lemah Rara dari kamarnya.
Joko yang khawatir langsung menghampiri Rara yang sedikit tidak biasa. Dan memeriksa dahi Rara yang panas membara seperti bara api dan keringat dingin membasahi tubuhnya.
"Ngggg.. dingin.. papah.... hikz.. Hikz.. papah!! " Rara bergumam lirih dan menangis.
"Jangan menangis Ra, ada gue disini!! " mengusap air mata Rara yang menetes dan mencium matanya.
Keesokan paginya Rara membuka mata dengan perlahan, mendapati Joko tidur disampingnya dan memeluknya dengan bertelanjang dada. Siska masih bengong menatap wajah tampan Joko dan bulu mata lentiknya. Dan mengiler...
__ADS_1
"Andaikan bocah tampan ini normal gak nyimpang bakal gue makan sampai habis," kata Siska dalam hati dan terus menikmati tubuh Joko yang hot.
"Udah bangun cintah?? " Kata Joko membuka mata hitamnya yang indah dan tersenyum misterius.
Sesaat Rara terhipnotis.
"Hallo cintah??? " kata Joko Sambil melambaikan tangan di wajah Rara.
Eh.. eh iya..!! Ayo kita bangun ntar kita telat masuk kuliah," Kilah Rara tergagap mengalihkan pembicaraan dan langsung ngloyor ke kamar mandi.
Joko Hanya menatap Rara yang melarikan diri dengan tersenyum geli.
"Lo.. kayaknya percaya banget gue bencong!! Ahahaha... kayaknya kesempatan gue buat ngejahilin lo Ra!! " kata Joko dalam hati dan terpampang senyum nakal diwajahnya.
Siska yang di kamar mandi melepas pakaiannya dengan bersiul-siul riang seperti tidak ada terjadi tadi. Yah karena dia percaya Joko Gak doyan ma dia. Jadi Ya tenang aja. Sebenarnya Sih dia mau nanya kok dia cuma pakai Kaos dan Cd doang. Mungkin punya Joko, Ehmmmm..... tapi Cdnya feminim bangetzzz... Warna pink...!!! Jangan-jangan punya bra juga dia.. tapi takut ngeluarin... Ahahaha... lucu beut sih tu bocah..
Tiba-tiba Joko masuk dengan haduk pink terikat di pinggangnya dan bertingkah genit ala bencong.
"Cintah guweh ikutan mandi bareng yaaahh?? Soalnya kamar mandi cuma Atuuh!! "
Tanpa menunggu jawaban Rara Joko langsung mendekati Rara dan sibuk mandi dan melepas handuknya.
Siska yang sedang mandi dengan tubuh basah dan telanjang hanya bengong dan menatap Joko dengan mulut yang mau jatuh dan mata yang mau keluar saking kagetnya.
"Cintah loh mau guweh bantu mandinya?? Kok lo diem-diem bae di situ!! "
"............", Siska masih diam aja.
__ADS_1
Dan mimisan.