Open the Door

Open the Door
Rara hilang


__ADS_3

Hawa dingin dan menakutkan menguar dari tubuh Joko yang kesana kemari mencari Rara yang tidak kunjung ketemu. Sudah seminggu Rara tidak keliatan batang hidungnya. Joko mencari dari tempat kuliah, apartemen barunya, di perumahan mininya dan di daerah rumah Juna namun masih nihil.


Muka Joko terlihat seperti gembel. Kumis dan jenggot mulai tumbuh disana-sini, rambut acak-acak serta lingkaran hitam di kedua matanya. Tubuhnya pun semakin kurus karena terus mencari Rara tanpa Istirahat dan makan.


#Kasihan bnget Joko kayak Suami yang ditinggal Istri ikut prihatin gue, beda sama Juna yang sibuk ngurusin pacarnya Farah... gemez banget gue 😠😠##


Di tempat lain Juna disibukan dengan Farah yang semakin manja dan banyak maunya. Mengekorin kemanapun Juna pergi bahkan ke kamar kecil.


"Ayanxx... kapan kamu nikahin gue??? " kata Farah sambil memeluk manja Juna yang sedang bekerja memeriksa laporan.


"Ahh.. Farah jangan mulai lagi deh!! emang kamu udah nyingkirin orang udik itu, tapi bokap gue yang jadi masalahnya sekarang. Setelah hilangnya Rara Gue diteror bokap gue buat nyari dia. Tiap jam tiap menit gue ditelepon terus. Ditambah kamu yang minta ini itu. Ngerti aku sedikit kenapa!!!!"


"Hikz... hikzzz.. Hweee... Ayanx beb sekarang jahat.."Farah mulai menangis buaya. Hwekkzz palsu banget tangisnya.


Juna yang tadinya jengkel dan marah, melihat Farah menangis menjadi bersalah dan meminta maaf.


"Farah sayang maafin gue, Gue tadi khilaf karena diteken terus sama bokap gue, Kamu tolong ngerti ya sayang?? "


"Ahh... Bodo amat!! Gue dah bantuin lo buat nyingkirin bocah udik itu tpi lo malah nyalahin gue dan bentak gue!! Hweee... kamu tega banget Juna...!! "


"Farah sayang, iya gue salah gue minta maaf.. atau gini aja nanti kamu bisa beli barang yang kamu suka nanti gue anterin!! "


Farah yang tadinya nangis langsung terdiam dan tersenyum manis di depan Juna. 180 derajat beda banget ma tadi. Dasar nenek lampir kalau ada maunya cepet banget berubah. 凸(-_-)凸


"Beneran Ayanxx??? Makasih ya Ayanxx.. šŸ’‹šŸ’‹šŸ’‹..Nanti aku mau ini... dan ini dan itu... ya???


"Iya Apapun sayang yang penting kamu suka," Juna tersenyum tapi dalam hatinya menangis. Karena bakal kering lagi nih kantong dia.


##Syukuriin!! Itu mah pilihanmu, dinikmati aja!! Bakal jadi gembel kamu lama-lama..Wkwkwk😈😈😈##


Juna mengantar kesana kemari Farah berbelanja di mall. Juna seperti kacung yang membawa barang-barang Farah yang menumpuk seperti gunung.


Tiba-tiba terdengar telpon berdering dari Hpnya. Yah bener dari bokapnya lagi yang menanyakan perkembangan Rara.


"Jun gimana perkembangan Rara?? Sudah dapat kabar apa belum?? "


"Belum Pah!! Masih dalam pencarian!! "


"masih belum ada kabar???? Kamu nyari sambil tidur atau bagaimana?? Kamu ini suaminya atau bukan Hah!! "bentak bokapnya sampai serasa air ludahnya muncrat-muncrat ke muka Juna.


"Iya Pah maaf.. ini juga Juna baru usaha nyari Pah!! Sampai Juna Gak tidur mikirin Rara Pah. "Kata Juna sambil menjulurkan lidah karena jijik atas Omongannya sendiri.


"Pokoknya kalau dalam 24 jam ini masih tidak ada kabar rekening kamu aku bekukan..!! "


"Ahh.. Pah jangan!! "


"pokoknya ketemu atau dibekukan titik!!

__ADS_1


"Tuut... tuuut..."


Telepon dimatikan sepihak oleh bokap nya Juna. Juna kesal dan membanting Hpnya ke Lantai ..


"Ini semua gara-gara bocah udik itu!!! Arrrggghhhh....!!!


Farah masih asyik di dunia berbelanjaan nya, tanpa melihat Juna sekilaspun.


Tiba-tiba Sebuah tangan menghantam pipi Juna sampai Jatuh. Yah itu Joko yang dingin dengan aura yang menyeramkan seperti iblis.


"Hei apa-apan kamu?? "Kata Juna berusaha bangkit dan menatap tajam ke arah Joko yang berbaju seperti gembel.


"Loo suami macam apa Hah?? Istri lo ilang malah kamu asyik kencan dengan cewek lain!! Benar-benar hebat!! "kata Joko dengan muka Gahar.


"Elo emang siapanya Hah??? Itu urusan gue emang apa urusannya sama lo??? Hah??


"Kamuu...!!!! "Sambil menonjok lagi Juna sampai bibirnya berdarah.


Kemudian Juna pun melawan dan adu jotos pun dimulai. Tapi masih yang menang Joko, tanpa terluka sedikit pun. Sedangkan Juna babak belur.


"Kamu gembel sialan!!! Kalau lo Suka bawa aja cewek udik itu!! Kalian memang pasangan yang serasi!! "Teriak Juna.


"Oke, kamu ingat baik-baik perkataan loo!! "


""KyaaaakKK.. Juna ada apa dengan kamu!! security... dimana security??


Security datang tergopoh-gopoh ke arah kerumunan terjadinya pertengkaran.


"Baik Bu!! "


Kemudian menangkap dan membawa Joko yang terus meronta ke mobil polisi.


...----------------...


Di lain tempat Siska dan siluman harimau putih masih diperbatasan dimensi yang menghubungkan dunia lain dengan dunianya.


Ternyata tidak mudah melewati nya banyak goncangan dan benturan, yang membuat Siska sampai muntah-muntah ketika sampai di dunianya.


"Gue kapok... kayak gini lagi!! "


"Ahh.. cemen masak gitu aja kapok!! Tinggal minum antimo aja berez!!


"Ahh sok tau loo.. pasti bentuk antimo ja lo gak tau kan!!


"Hehehe... gue cuma dengar dari temen-temen yang lain bilang gitu." Kan Rorin sambil menggaruk-garuk kepalanya dengan cakarnya yang imut.


"Paling lo mikir itu permen nanti!!"

__ADS_1


"Ahh.. masak sihh..?? Gue gak sebodoh itu ya?? "


"Liat aja nanti..!! "Senyum licik menghiasi bibir Siska yang indah.


"Oh ya rin, bantu gue mengurus sesuatu dulu!!


"siap, bozz!!"


"Ok, lets go!! "


Siska dan Rorin berlari ke luar hutan dan terbang ke arah rumah Farah. Dia berniat untuk membuat perhitungan dengannya. Sesampai di Rumah Farah. Rorin dan Siska mengendap-endap ke balkon tempat kamar farah berada.


Tapi tidak disangka, ternyata Juna ada disana juga. Dengan muka babak belur. Farah mengobati lukanya dengan hati-hati.


Siska hanya terkikik tertawa jahat melihat Muka Juna yang tidak berbentuk.


"Kapok..!! Akhirnya lo kena karma juga... Ternyata Tuhan memang adil!! " Kata Siska dalam hati.


"Rin, apa yang bisa kamu lakukan kepada kedua pasangan terkutuk itu??"


"Ehmm.. gue paling cuma bisa bikin mereka kena sial!! "


"Berapa lama?? "


"Tujuh!! "kata Rorin menunjukkan 7 cakarnya.


"Tujuh turunan maksud lo??? "


"Bukan, tujuh hari!! "


"Yaelah tujuh hari... Gue kira tujuh turunan!! Bukannya loo mantan pimpinan dunia lain?? Masak segitu aja kemampuan lo!! "Kata Siska dengan meremehkan Rorin yang kembali ke bentuk kucing persia berbelang.


"Gue di dunia ini hanya bisa memakai 1/3 dari kekuatan penuhku. Dan seumpama aku bisa pun pasti aku bakal kena hukuman langit."Kata Rorin dengan menyedihkan.


Siska yang mendengarkan sedikit iba. dan tidak meneruskan mengejek kucing lucu itu.


"Ok gpp lah, dari pada tidak sama sekali..!! Ok lakukan!! "


Rorin hanya mengangguk. Dan mulai klmat-kamit membaca mantra. Terlihat asap hitam keluar dari tangan Rorin. Lalu Rorin mengarahkan asap hitam itu ke arah mereka berdua.


"Ok, sudah selesai bos!! "


"Baguzz.. Ayok kita lanjut ke rumah teman-teman farah yang lain. "


"Berez..!!"Rorin lalu mengubah wujudnya lagi ke harimau putih dan terbang dengan cepat ke tempat teman-teman Farah.


...****************...

__ADS_1


"


"


__ADS_2