
Siska dan Joko berangkat bersama ke tempat kuliah, mengendarai Mobil mewah Joko.
Hari ini beda dari biasanya, karena Siska tidak memakai riasan jeleknya, namun wajah aslinya yang cantik.
Coz pura-puranya dia sudah mati diperkosa suruhannya farah.
Ketika jalan di lorong, Siska banyak mendapat tatapan kagum dan terpesona dari cowok-cowok sekampus karena kecantikannya.
Sampai pada ngiler dan kepentok tembok karena ngeliatin Siska yang kayak dewi.
Joko yang melihat itu hanya menatap balik mereka dengan tajam, seperti Setan yang ingin memakan mereka hidup-hidup.
Sebenarnya dikalangan anak-anak cowok, Joko terkenal karena kekejamannya yang gak sungkan-sungkan membalas perbuatan orang yang mengganggu orang-orangnya. Kalau Juna sih Gak tahu karena sibuk dengan urusannya sendiri dan jarang bersinggungan dengan Joko.
Sesampai di kelas, Siska berpisah dengan Joko karena beda angkatan.
Siska duduk dan mengeluarkan buku yang akan di ajarkan dengan santai. Dan ketika dia asyik mempelajari bukunya, dia mendengar anak-anak cewek yang bergosip tentang Farah and the geng, yang tertimpa kemalangan. Dari kejatuhan pot, sampai papan reklame. Dan sekarang baru di rawat di klinik.
Gue dalam hati seneng dengernya.
"Syukurin salah sendiri cari gara-gara ma gue. "
Juna juga gak kalah sial, Katanya karena Gak nemuin gue, papahnya om Indra ngambil semua fasilitasnya. Joko yang kere mendadak, pergi kuliah nebeng farah.
__ADS_1
Sampai beli makan aja dia hutang ke teman dan pacarnya farah.
"Ini belum cukup, kalian harus lebih menderita dari pada ini!! " kata siska dalam hati.
"Rin lo bisa bantu gue gak?? " Kata Siska berbicara berbisik kepada Rorin yang berubah bentuk menjadi Gelang giok di tangannya.
"Apaan Non?? " Kata Rorin sambil menjilat cakar dan bulu-bulunya dengan asyik.
"Lo bantuin gue buat nakut-nakutin Juna, nanti malam!! "
"Ok, itu mah berez bos...!! Keciiiiiilll.....!!" Rorin menyeringai, menampakkan giginya yang putih namun berlubang.
"Ok operasi kita mulai jam 1 malam!! "😈😈😈
...----------------...
Juna Sudah teler di tempat tidurnya dengan muka kuyu dan menyedihkan. Tapi bukan akibat mikirin Siska melainkan karena fasilitasnya yang diambil oleh papahnya.
Kemudian Siska menyetel musik angker dari Hpnya , lalu perlahan-lahan mendekati Juna yang tertidur pulas.
"Kik... kikkkk... Juna.... Juna.... banguuuunnnn!!!... Gue kedinginan Juna.....!!! Gue kesakitan Juna....!!! "Siska tertawa ala mak lampir.
Juna lalu terbangun mendengar suara Siska yang mengerikan dan jungkir balik dari tempat tidur dan nyungsep di bawah tempat tidur.
__ADS_1
"Lo, nga... ngapain kesini??? Pergi... pergi..!!" Kata Juna menggigil ketakutan.
Rorin nambah naikin suhu Ac dan menambah blower di dekat Juna agar menambah suasana dingin mencekam... ditambah membuka tutup Pintu dan jendela.
"Gue sakiitt Juuuunnn... gue mati tidak adil, ini semua gara-gara looo...!!!! "Teriak Siska menakutkan dan rambutnya berkibar.... (diterbangin kipas yang diarahin sama Rorin yang gak keliatan wujudnya sambil ngos-ngosan karena kesana kemari kayak lalat.
"Mau apa loo kesiniiii!!! pergi..!!! disini bukan duniamu..!!!"
"Gue mau lo nyeraiin gue dan berlutut di depan kuburan gue lalu mengakui semua rencana lo dan farah lakuin kepada gue di depan ayahmu!! "
"...... ,"Juna diam aja dan berkeringat dingin membayangkan apa yang terjadi kalau dia ngaku, yang ada dia pasti di gorok atau digantung papahnya.
"Ah bodo amat, daripada gue diteror Setan cewek dekil itu terus, dan Gak mungkin juga papah tega bunuh anak semata wayangnya yang cakep ini!! " kata Juna meyakinkan diri sendiri di dalam hati.
"Ok... ok gue janji!! Jadi lo bisa tenang di alam lo sana!!! "
"Ok... gue tunggu dan liat pertanggung-jawaban lo...!!! Kalau lo gak laksanain liat aja nanti!! "Sambil meragakan leher yang ditebas oleh tangan.
"I... ya... gue janji... suweerrr... werewer!!! "
Siska pun mengedipkan matanya kepada Rorin. Rorin hanya mengangguk dan berteleportasi.
Setelah Siska menghilang Juna terkencing-kencing di celana.
__ADS_1
Kok bisa?? ya karena ketakutan dan menahan pipis dari tadi belum sempet ke toilet. 🤣🤣
...--------------...