
"Ahhh... akhirnya kenyang juga... Urrghh, " Siska bersendawa dengan perut buncit kekenyangan. Begitupula Joko dan Rorin yang terkapar kekenyangan di meja makan.
"Jo...!!! "
"Uhmmm... gimana cintah?? " sambil memangku wajah di meja.
"Kadang gue bingung lo Beneran cowok atau bencong sih??? " kata Siska penasaran.
"Ehmmm... Gak tahu..,"mengangkat bahu acuh tak acuh.
"Tapi waktu kita mandi bareng itumu juga berdiri berarti normal kan kamu?? "
"Ohhh... itukan cuma karena dingin cintah jadi ya begitu!! " kata Joko dengan kemayu dan mengedip-edipkan bulu matanya dengan berlagak tidak bersalah.
Siska dan Rorin jadi muntah pelangi melihat tingkah Joko yang jijay.
"Miauuwww.." Rorin menatap Siska dengan mata sayu dan mengantuk.
"Ah... sepertinya Rorin sudah mengantuk, aku juga dah capek Seharian belum rehat, gue tidur dulu ya Jo!! Oh ngomong-ngomong gue tidur dimana??
Joko berpikir lama mempertimbangkan kamar yang akan di pakai Rara. Di rumah Joko ada banyak kamar tapi dia masih belum ingin berpisah dari Rara.
"Say lo gk mau tidur ma gue? " Joko memeluk Rara dengan genit dan wajah yang memelas.
"Ehmm... tapi lo memang Gak doyan cewek kan?? "
"Huum.. "Joko mengangguk. Yah dia harus tetep berpura-pura, takut Rara pergi menjauh kalau tahu dia cowok tulen.
"Okew... "
"Horeee.. cintah.. makasih ya,"Joko kegirangan dan memeluk Rara dengan sayang. Sampai di tempat tidur pun masih memeluk Rara dengan erat seperti koala.
__ADS_1
Rorin hanya menggelengkan kepala melihat tingkah mereka berdua lalu berjalan pergi ke ruang tamu dan tidur di sofa.
Rorin sebenarnya tahu kalau Joko Hanya berpura-pura jadi banci. Tapi selama dia tidak mengganggu keselamatan tuannya dan masih batas wajar, dia tidak akan mengambil tindakan apapun padanya. Rorin hanya menghela nafas dan tidur dengan nyaman.
Siska melihat Joko yang tertidur lelap hanya tersenyum. Membelai wajahnya yang cekung dan lingkaran hitam di kedua matanya beda dengan terakhir kali mereka bertemu. Siska menghela nafas dan menatap langit-langit kamar dan menerawang jauh.
"Gue gak tau ternyata lo sampai segininya ke gue Jo."kata Siska dengan lirih.
"Keluarga gue aja Gak Sampai segininya ke gue, tapi lo yang cuma temen ternyata lebih mengkhawatirkan gue.. sungguh ironis. " sambil meneteskan air mata mengenang kehidupannya yang lalu, sebelum hari kematiannya.
Siska dulu adalah agen rahasia di kehidupan sebelumnya. Makanya untuk bela diri dia adalah ahlinya, segala macam bela diri dia kuasai. Sebelumnya dia tidak punya penyakit jantung, Tapi diakibatkan oleh obat yang diminumkan oleh kekasihnya yang seorang ilmuwan gila secara paksa. Udin Safron namanya.
Waktu itu dia mendapatkan sebuah misi tentang obat-obatan terlarang yang diciptakan oleh ilmuwan gila. Yang ternyata adalah kekasihnya sendiri. Siska yang terkejut akhirnya melakukan kesalahan dan menginjak salah satu jebakan dan tertangkap.
Udin yang tertangkap basah mencekoki Siska dengan obat buatannya dan menjadikannya sebagai kelinci percobaan. Siska berusaha kabur dengan berbagai cara. Dan akhirnya ketika ada kesempatan, Siska berhasil meloloskan diri dan kembali ke rumah. Namun ketika di rumah Siska memergoki Ayahnya berselingkuh dengan sekertarisnya. Dan memicu Serangan jantung mendadak dan muntah darah. Lalu dia mati.
"Hufh... kehidupan yang menyedihkan!! "Siska lalu menutup mata dan tidur dengan nyenyak.
"Ehmm... Ahh.. ah" Siska mengerang ketika ada sesuatu yang men***m dadanya dan mer***snya.
Siska yang tertidur lelap jadi bangun seketika. dan melihat Joko meng****m dan mer***s dadanya dengan mata tertutup.
"Ahhh.. Jo hentikan!! Ahh.. Ehmm!! "Siska berusaha melepaskan diri dari Lu*****n Joko yang tidak sadar. Namun Joko semakin menjadi dan berusaha melepas celana dalam Siska.
Siska yang kaget berusaha memberontak. Namun kalah kuat oleh tubuh Joko. Joko menindih tubuh Siska dan mel***t bibirnya dengan buas dan erotis, membuat Siska susah bernafas dan pingsan.
...---------------...
Keesokan harinya Siska terbangun, kemudian teringat kejadin tadi malam dan memeriksa tubuhnya di bawah selimut. Ternyata bajunya masih lengkap. Hufh, ternyata tadi malam hanya mimpi. Untunglah!! Joko juga masih tertidur dengan nyenyak di sampingnya dengan muka kinclong yang menyilaukan mata.
Siska yang teringat mimpi semalam hanya memerah. Kenapa dia bisa bermimpi yang tidak-tidak dengan Joko, apalagi dia bencong. Hadehh ada-ada aja.
__ADS_1
Siska lalu bangun pergi mandi dan menyiapkan sarapan di dapur. Rorin mengikuti dibelakang dengan terkikik. Dan ketika Siska menoleh Rorin kembali seperti biasa dan bersiul tidak jelas.
Setelah Rara bangun, Joko membuka mata dan memerah, teringat perbuatannya tadi malam. Untung dia berhenti tepat waktu dan tersadar dari tidurnya sebelum benar-benar memasukkan adiknya ke sana.
Bau harum tubuh Rara terlalu menggoda, membuat dia jadi lupa diri dan terangsang.
Joko langsung mandi air dingin untuk menenangkan adiknya.
Melihat Rara yang pingsan dengan baju hampir terlepas semua membuat Joko mimisan dan hampir membangunkan adiknya lagi. Joko lalu cepat-cepat memperbaiki dan merapikan baju Rara.
"Hufh... beres!! Semoga Rara gak sadar dan nganggep ini cuma mimpi. "
Ketika keinget kejadian tadi, adiknya langsung terbangun. Malam itu malam yang melelahkan buat Joko karena harus mandi air dingin sebanyak 33x...
##😂😂😂😂 Pa gak Sakit tu bocah.. kasihan.... ##
Siska memasak bubur daging dengan bumbu seadanya tapi masih kelihatan lezat dan enak. Rorin membantu menyiapkan peralatan makan dan menyeduh minuman dengan wujud manusinya.
Rorin sih tidak terlalu khawatir kalau Joko bangun, karena tubuh manusia nya hanya bisa dilihat oleh tuannya yaitu Siska. Beda halnya kalau berbentuk harimau, orang biasa bisa melihatnya dengan mata telanjang.
Rorin membuat teh dicampur dengan irisan buah lemon sesuai arahan Siska.
Ketika sarapan sudah tersedia Siska membangunkan Joko yang masih tertidur. Dibangunkan dengan pelan belum bangun, digelitik juga belum bangun, dicabut bulu kakinya juga belum bangun. Diseret-seret, digulung-gulung juga belum bangun. Ini anak tidur kayak kebo. Susah banget dibangunin. Kemudian Siska mendekati telinga Joko.
"BaaaaAAaaanggggunnn... Joko....!! Ada GemmmPPaaaaa!! "Teriak Siska ditelinga Joko dengan keras.
"GemMMmpaa... eh gempa!!" Teriak Joko lari dengan kaget dan jatuh terguling-guling tersandung selimut.
Siska hanya terkikik melihat tingkah kocak Joko.
Mendengar Rara yang terkikik Joko tersadar kalau dia hanya dikerjai.
__ADS_1
""Hemmmm... Udah puas ketawanya??"Tanya Joko pura-pura jengkel dan mencubit pipinya. Siska hanya menggeleng sambil terkikik lagi.
"Hmmm... hrus dikasih hukuman kamu ya gadis nakal!! "kata Joko dengan pura-pura marah dan menggelitik Siska Sampai dia memohon ampun.