
Setelah Joko dan Siska memarkirkan Mobilnya di depan rumah, sudah banyak pelayan yang berpakaian ala jepang yang menunggu dan menyambut mereka.
Siska dengan anggun menerima uluran tangan Joko yang membukakan pintu untuknya.
Siska mengernyit bingung.
"Sejak kapan Si Joko Sok gentle kayak begini?"
Joko mengedipkan matanya ke Siska dan tersenyum nakal, memperlihatkan giginya yang putih.
"Ohhh... Pura-pura toh dia, Oke gue bantu lo dengan akting pro gue... "Kata Siska dalam hati.
Siska tersenyum balik ke Joko dan menggandeng tangan Joko dengan mesranya.
Membuat Joko klepek-klepek dan senyam-senyum sendiri.
Para pelayan di sekitarnya terbengong-bengong dan saling menatap, melihat tingkah Joko yang berbeda dari biasanya.
Seorang pelayan laki-laki tampan umur 30 tahunan berpakaian samurai dengan codet di mukanya datang menghampiri mereka, untuk mengarahkan mereka ke tempat orang tua Joko berada.
Joko dan Siska langsung mengikutinya dengan santai. Mereka berjalan lumayan jauh melewati lorong berlantai kristal berpindah ruangan dari satu tempat ke tempat lain dan turun ke bawah tanah.
Di luar dugaan Siska di bawah tanah ternyata lebih indah, Di kanan kirinya terbentang patung-patung dari emas dan berlian.
Siska menahan liur dengan keindahan yang mahal di hadapannya. Joko terkikik melihat tingkah Siska yang lucu.
"Ehhhh... Joo!! "Berbisik ke pada Joko.
__ADS_1
"Apah... Cintah?? "Masih menahan tawa.
"Ini rumah lo Beneran?? Kok kayak musium harta karun!! " Masih berbisik.
"Kaget kan loo?? Jangan nyuri loh ya..!! "
"Ehehehe.... " Sambil meletakkan batu berlian kecil yang disimpannya diam-diam dengan malu.
Joko menggelengkan kepala dengan terkekeh geli.
Setelah berjalan cukup lama mereka tiba di ruangan yang lebih mewah di dalamnya.
Papahnya Joko dan sanak familinya sedang asyik mengobrol. Melihat Joko yang datang, seorang gadis cantik yang semok dan berdada besar datang menghampirinya dengan centil dan memeluk erat Joko.
"Ahhh... Abang Joko lama gak ketemu aku kangen...!! "
"Eitzz... Kamu apa-apaan Sih Sa??" Sambil berusaha melepaskan pelukan Sasa yang super erat. Joko curi-curi pandang ke Siska meminta pertolongan.
Siska kemudian melemparkan kerikil entah darimana ke kepala cewek itu.
"Aduuuhhh...!! " Kepala Sasa jadi benjol dan mundur kebelakang melepaskan pelukannya dari Joko.
Joko menghela nafas lega.
Dasarnya Sasa muka tembok, Gak kapok juga malah menjadi dan menyeret Joko Ke tempat papahnya dengan paksa.
Siska seperti obat nyamuk disini. Dan mengikuti Joko dari belakang.
__ADS_1
"Huffhhh... Sabar... Orang sabar di sayang Tuhan. "Kata Siska dalam hati.
"Pah, Om... Kak Joko dah datang...!! " Kata Sasa Carmuk di depan ayahnya, papah Joko dan sanak saudara yang lain dengan nempel-nempel Gak jelas ke Joko sok mesra.
"Hai nak Joko, Mari sini nak.... Om sudah lama tidak melihatmu!! " Kata ayah Sasa ramah dan bangga melihat aksi anaknya yang lancar.
###Nie otak papahnya agak geser kali ya?? Anak Gak bener malah bangga!!! Hadehhh... pusing pala barbie... ##
Joko Hanya menatap tajam ke arah papahnya.
"Liat aja pembalasanku, Pah!! "Kata Joko dalam hati.
Papahnya Joko berkeringat dingin dan bulu kuduknya berdiri.
"Ehem... Berhubung kamu disini aku kenalkan dengan calon tunangan kamu Sasa Baskoro..!! Ehmmm.... Yang tidak lain teman masa kecilmu Jo...!! Hari ini baru sampai dari Amerika!! "
Joko Hanya terdiam dan bingung. Notabene Sasa Adalah cinta pertamanya dulu dan teman masa kecilnya. Namun semua berubah ketika dia bertemu Siska. Saat ini Siska adalah orang yang paling dicintainya dan dia tidak bisa hidup tanpanya.
"Pah... Maaf tapi sudah terlambat, saya sudah menikah dengan orang yang paling aku Cintai Siska beberapa hari yang lalu. "Joko menarik lembut Siska di sampingnya yang sedari tadi mengikuti dari belakang dengan muka cemberut.
Semua pandangan beralih ke Siska yang cantik jelita bagai dewi. Sampai menyilaukan orang-orang yang ada di tempat itu.
"Jo... Kamu bercanda kan??" Papah Joko masih tidak percaya kepadanya.
"Ini buktinya...!! " Sambil memperlihatkan buku nikahnya kepada papahnya.
"Sesuai janji kemarin, Papah harus merestui kami!! " Kata Joko tegas.
__ADS_1
Papahnya Joko terdiam sesaat. Sasa yang kecewa hanya menggigit jari dengan muka marah.
...****************...